Ketua NOC Indonesia Ucapkan Terima Kasih Kepada Menpora Amali Pastikan Pelatnas Jalan Terus Meski SEA Games Ditunda

Senin, 12 Juli 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memaklumi atas penundaan pelaksanaan SEA Games 2021 di Vietnam. Kendala pandemi Covid-19 menjadi alasan bagi tuan rumah mengapa ajang pesta olahraga tersebut ditunda sampai tahun d
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memaklumi atas penundaan pelaksanaan SEA Games 2021 di Vietnam. Kendala pandemi Covid-19 menjadi alasan bagi tuan rumah mengapa ajang pesta olahraga tersebut ditunda sampai tahun d

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memaklumi atas penundaan pelaksanaan SEA Games 2021 di Vietnam. Kendala pandemi Covid-19 menjadi alasan bagi tuan rumah mengapa ajang pesta olahraga tersebut ditunda sampai tahun depan. Negara tersebut masih berjuang untuk keluar dari situasi rumit pandemi.  

“Pagi tadi kami baru seja menggelar rapat (virtual) bersama NOC Indonesia berkaitan pengan penundaan SEA Games. Setelah kami dengarkan pemaparan dari KOI akhirnya kita simpulkan bahwa kita bisa memaklumi alasan tuan rumah melakukan penundaan,” kata Menpora Amali dalam konferensi pers secara virtual di Jakarta, Senin (12/7). 

Menpora Amali menyampaikan, kasus infeksi Covid-19 di Vietnam cukup tinggi. Dengan alasan tersebut, Menpora Amali mencoba memahami, sekaligus meminta NOC Indonesia untuk terus mengawal terkait kepastian tanggal pelaksanaan SEA Games nantinya.

“Kami memahami dan meminta NOC Indonesiq untuk supaya ada informasi kepastian tanggalnya kapan. Kalau sudah ada pemberitahuan tentang itu, segera informasikan kepada kami,” imbuh Menpora Amali. 

Berkaitan ditundanya SEA Games ini, Menpora Amali memastikan atlet tim Merah Putih tetap berlatih. Ini mengingat Indonesia akan mengikuti beberapa kejuaraan kedepannya seperti Asian games 2022 serta lainnya. Oleh karenanya, para atlet dipandang perlu terus berlatih demi terus menciptakan prestasi. 

“Para atlet, pelatih yang sedang dalam pemusatan latihan itu tetap bisa diizinkan untuk melakukan itu. Dalam pembahasan kami bahwa bantuan pemerintah itu dalam rangka peningkatan prestasi dan memungkinkan latihan. Tahun depan ada Asian Games dan lainnya,” terang Menpora Amali. 

“Jadi, pelatnas jalan terus ya. Sasaran utama kita adalah Olimpiade. Sehingga Asian Games, SEA Games jadi sasaran antara, sekaligus juga event tersebut menguji kita untuk Olimpiade kedepannya. Kita harus mempersiapkan itu,” tambah Menpora Amali. 

Sementara itu, Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menyampaikan terima kasih atas respons dari Menpora Amali untuk melanjutkan pelatnas. Dia bilang, ini bukti bahwa pemerintah fokus dalam pembinaan prestasi olahraga. 

“Terima kasih Pak Menpora dan jajarannya atas dukungannya agar atlet kita bisa terus latihan. Penundaan SEA Games, kami masih menunggu pelaksanaannya, dan jika tetap diadakan maka menjadi sasaran antara untuk menuju Olimpiade sebagai sasaran utama,” jelasnya. 

Kemudian, Okto menyampaikan pihaknya cukup keberatan atas penundaan SEA Games 2021. Sebab, kata dia, atlet Indonesia sudah siap untuk bertanding. Namun, karena tuan rumah tengah berupaya mengendalikan laju virus Corona, Okto bisa menerimanya. 

“Kita kecewa atas penundaan ini karena atlet kita sudah siap untuk bertanding. Tapi karena dasar solidaritas Asia Tenggara, kita memberi dukungan kepada Vietnam. Kita bisa menerima untuk penundaan ini dan didukung negara lain,” pungkas Okto.(jef)

Menpora RI Erick Thohir mengapresiasi penyelenggaraan Turnamen Rosiade Padel 2026 Series 3 yang mencatatkan Rekor MURI di Crown Padel Alam Sutera, Tangerang, Sabtu (7/11). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 07 November 2026

Menpora Erick Apresiasi Turnamen Rosiade Padel 2026 Series 3 yang Raih Rekor MURI

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mengapresiasi penyelenggaraan Turnamen Rosiade Padel 2026 Series 3 yang sukses menarik perhatian publik dan resmi mencatatkan Rekor MURI di Crown Padel Alam Sutera, Tangerang, Sabtu (7/11).

Menpora Erick menghadiri pameran foto karya fotografer olahraga senior Tjandra Moh Amin (56) yang bertajuk Spirit de Indonesia di Jakarta, Jumat (6/11). (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 07 November 2026

Hadir di Pameran Foto Spirit de Indonesia, Menpora Erick: Dunia Fotografi Harus Bertransformasi Agar Tetap Bertahan

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menekankan pentingnya bagi para pelaku seni, khususnya fotografer olahraga, untuk terus beradaptasi dengan perkembangan era digitalisasi yang bergerak cepat.

Menpora Erick menghadiri pelantikan Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (PP Hikmahbudhi) periode 2026-2028 di Kemenpora, Jakarta, Kamis (5/11). (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 06 November 2026

Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menegaskan bahwa generasi muda dan organisasi kepemudaan memiliki peran strategis sebagai agen perubahan untuk mengawal pembangunan nasional dan memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.(dok.Gilang/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Kelas Bahasa hingga Beasiswa, Fira Ajak Pemuda Indonesia “Tumbuh”

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Di Indonesia Youth Summit 2026, Jerhemy Owen: Peduli Lingkungan Bukan Lagi Pilihan
Rabu, 04 November 2026

Di Indonesia Youth Summit 2026, Jerhemy Owen: Peduli Lingkungan Bukan Lagi Pilihan

Kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup berhenti pada kesadaran, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata. Pesan tersebut mengemuka dalam rangkaian hari pertama Indonesia Youth Summit (IYS) 2026.

David Chua Dorong Penguatan Peran Pemuda dalam Kepemimpinan Masa Depan
Rabu, 04 November 2026

David Chua Dorong Penguatan Peran Pemuda dalam Kepemimpinan Masa Depan

Pemberdayaan pemuda menjadi salah satu kunci dalam membangun kepemimpinan masa depan. Hal tersebut disampaikan CEO National Youth Council Singapore, David Chua, dalam sesi “Empowering Youth, Strengthening Leadership: Lessons from SIYLEP”.

Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di Indonesia Youth Summit 2026
Rabu, 04 November 2026

Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di Indonesia Youth Summit 2026

Aktris sekaligus host dan wellness enthusiast Fanny Ghassani bersama Psikolog Samanta Clara Elsener mengajak generasi muda untuk lebih mengenali diri sendiri daripada sibuk mendiagnosis diri.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026. Banner website HSP 2026.