Tampil di Poomsae Master, Ade Fitra Jaya Dorong Taekwondo Dikenalkan Sejak Dini

Jumat, 11 September 2026
Bagikan:
Master Ade berfoto dengan peserta Poomsae Master yang menjadi salah satu sajian menarik dalam Taekwondo Challenge pada ajang Indonesia Sport Summit 2026. (foto: Surya/Kemenpora)
Master Ade berfoto dengan peserta Poomsae Master yang menjadi salah satu sajian menarik dalam Taekwondo Challenge pada ajang Indonesia Sport Summit 2026. (foto: Surya/Kemenpora)

Jakarta: Poomsae Master menjadi salah satu sajian menarik dalam Taekwondo Challenge yang berlangsung pada ajang Indonesia Sport Summit 2026. Sebanyak sembilan master tampil dalam eksibisi eksklusif tersebut, salah satunya Ade Fitra Jaya dari Revolution Taekwondo Club (RTC) Jakarta.

Bagi Ade, keikutsertaannya dalam Poomsae Master bukan sekadar kesempatan untuk kembali tampil di arena taekwondo. Master kelahiran 1971 tersebut mengaku ingin memberikan contoh langsung kepada para junior dan pemula yang tengah belajar taekwondo.

"Saya ingin menjadi leader by example untuk junior-junior dan pemula-pemula," ujar Ade.

Ade sendiri telah aktif menekuni taekwondo sejak 1985. Meski telah puluhan tahun berkecimpung di dunia taekwondo, keikutsertaannya dalam kegiatan seperti ini bukanlah pengalaman pertama. Namun, Poomsae Master dalam Taekwondo Challenge menjadi pengalaman pertamanya di Indonesia Sport Summit 2026.

Ia mengaku senang dapat menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran para master di tengah peserta dari berbagai kelompok usia dapat memberikan gambaran bahwa taekwondo merupakan olahraga yang dapat dipelajari dan ditekuni dalam berbagai tahapan.

Selain menjadi ruang untuk menunjukkan kemampuan para master, Taekwondo Challenge juga menghadirkan kategori poomsae bagi pemula, termasuk peserta usia dini. Kondisi tersebut mendapat perhatian Ade yang menilai pengenalan taekwondo sejak usia dini memiliki manfaat penting bagi perkembangan anak.

Menurut Ade, latihan taekwondo dapat membantu perkembangan kemampuan motorik anak, termasuk dalam membangun dasar gerak dan pijakan kaki yang kuat. Setelah memiliki dasar tersebut, taekwondo dapat dikembangkan lebih lanjut, baik untuk tujuan prestasi maupun sebagai bagian dari proses pembelajaran.

"Untuk usia dini juga penting. Motorik anak bisa dilatih, terutama supaya tatakan kakinya kuat. Nanti bisa diarahkan untuk prestasi ataupun sekadar pembelajaran taekwondo," kata Ade.

Kehadiran peserta usia dini dalam Taekwondo Challenge pun menjadi bagian dari upaya memperkenalkan olahraga bela diri tersebut kepada generasi berikutnya. Bagi Ade, semakin dini anak mengenal taekwondo, semakin terbuka pula kesempatan bagi mereka untuk menemukan minat dan mengembangkan kemampuan di olahraga tersebut.

Melalui keikutsertaannya di Poomsae Master, Ade berharap taekwondo semakin dikenal masyarakat, khususnya oleh anak-anak usia dini. Ia juga berharap semakin banyak anak yang mendapatkan kesempatan untuk mengenal taekwondo sejak awal, baik untuk pengembangan diri maupun membuka jalan menuju prestasi olahraga. (Aul)

Pelari Indonesia, Partin Muhlisin menutup pertandingan cabor para atletik di Asian Para Games 2026, Jumat (23/10/2026) dengan raihan medali emas. (foto:agung/NPC Indonesia)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Medali Emas Penutup Para Atletik di Asian Para Games 2026, Kemenangan Emosional Partin

Pelari Indonesia, Partin Muhlisin menutup gelaran pertandingan cabang olahraga (cabor) para atletik di Asian Para Games 2026, Jumat (23/10/2026) dengan raihan medali emas. Hasil ini menggenapkan perolehan emas Indonesia menjadi 14 keping.

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Mentalitas Juara Subhan/Rina Marlina Berbicara di Asian Para Games 2026, Sukses Lawan Rasa Sakit dan Trauma Paris

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina, menunjukkan mentalitas juaranya ketika berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026.

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Naik dari Medali Perunggu ke Perak, Fredy Setiawan Bidik Paralimpiade

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026