Menpora Erick Buka Turnamen Voli Putri Piala Arie One Cup II, Tekankan Pentingnya Dampak Sosial dan Ekonomi dari Event Olahraga
Bekasi: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, membuka Turnamen Open Voli Putri Piala Arie One Cup II di Lapangan Voli RW 013, Villa Mahkota Indah, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/7).
Pembukaan ajang tersebut ditandai dengan servis bola voli yang dilakukan Menpora Erick, Anggota Komisi VI DPR Kawendra Lukistian, atlet nasional Yolla Yuliana, dan sejumlah pejabat lainnya.
Dalam sambutannya, Menpora Erick menegaskan, bahwa kejuaraan ini memiliki dampak yang jauh melampaui sekadar kompetisi olahraga. Menurutnya, turnamen voli menjadi instrumen penting meningkatkan kesehatan masyarakat, menggerakkan perekonomian lokal, sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama bangsa.
Selain itu, Menpora Erick menilai event olahraga juga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Kehadiran peserta dan penonton menciptakan aktivitas ekonomi melalui pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mulai dari penjualan makanan, minuman, hingga berbagai kebutuhan lainnya.
“Ini adalah event yang luar biasa. Saya melihat kegiatan ini sangat penting karena memiliki banyak manfaat bagi masyarakat. Kegiatan seperti ini menggerakkan UMKM dan ekonomi masyarakat. Masyarakat bertransaksi, membeli makanan, minuman, dan kebutuhan lainnya. Ini patut diapresiasi karena menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru,” kata Menpora Erick.
Lebih lanjut, Menpora Erick juga menyoroti kehadiran Yolla Yuliana sebagai atlet voli nasional, yang dinilainya sebagai inspirasi bagi para peserta turnamen. Menpora Erick ingin para atlet muda menjadikan sosok Yolla sebagai motivasi untuk terus berlatih dan mengukir prestasi.
“Yolla Yuliana adalah salah satu pahlawan olahraga. Saya berharap kalian semua (peserta) akan menjadi pahlawan olahraga masa depan seperti Yolla. Bendera Merah Putih bisa berkibar di dunia internasional bukan hanya saat Presiden melakukan kunjungan kenegaraan, tetapi juga melalui prestasi para atlet Indonesia," ungkap Menpora Erick.
Disamping itu, Menpora Erick mengingatkan agar penyelenggaraan turnamen olahraga tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda.
“Saya harap kegiatan olahraga seperti ini bisa sekaligus membentuk karakter, dan juga semoga fasilitas olahraga disini bisa semakin bagus, menghadirkan lebih banyak event olahraga untuk peningkatan partisipasi masyarakat dalam berolahraga,” jelas Menpora Erick.
Seperti diketahui, turnamen yang bergulir pada 25-26 Juli diikuti 12 tim, diantaranya Arieone VC, Najwa VC, Vollos Serenite, Matador, BPI, Garasi 58, Ratu Nusantara, Pinky, Patriot, Denso, Baramuda Indonesia Ciakar, dan PPOP Jakarta. Klub-klub itu memperebutkan total hadiah 25 juta. (jef)










