Langkah Bersejarah, Kemenpora Teken MoU dengan New York University Demi Bangun Ekosistem Olahraga Indonesia Berkelas Dunia

Rabu, 22 Juli 2026
Bagikan:
Menpora Erick mencetak langkah strategis menjalin kolaborasi dalam bentuk Memorandum of Understanding dengan Preston Robert Tisch Institute for Global Sport, New York University (NYU).(Myaskovsky: Courtesy of NYU Photo Bureau)
Menpora Erick mencetak langkah strategis menjalin kolaborasi dalam bentuk Memorandum of Understanding dengan Preston Robert Tisch Institute for Global Sport, New York University (NYU).(Myaskovsky: Courtesy of NYU Photo Bureau)

New York: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mencetak langkah strategis bersejarah dalam memperkuat kerja sama internasional untuk mengembangkan olahraga Indonesia, dengan menjalin kolaborasi dalam bentuk penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Preston Robert Tisch Institute for Global Sport, New York University (NYU).

NYU merupakan sebuah institusi pendidikan dan riset terkemuka yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan, manajemen, bisnis, kebijakan serta inovasi di bidang olahraga global, pada Selasa (21/7) waktu setempat.

Penandatanganan kesepahaman ini dilakukan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dan Angie Kamath selaku Dekan NYU School of Professional Studies. Lahirnya kesepakatan ini menjadi tonggak penting bagi kedua institusi dalam membangun kolaborasi di bidang diplomasi olahraga, pendidikan manajemen olahraga, pengembangan kepemudaan, serta riset inovatif di bidang olahraga.

MOU ini juga membuka peluang kerja sama dengan Kemenpora untuk mengirimkan atlet berprestasi mengikuti pendidikan di Preston Robert Tisch Institute for Global Sport, New York University.

Menurut Menpora Erick, sejak mendapat amanah sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, salah satu prioritas utamanya adalah menciptakan lingkungan yang memungkinkan ekosistem olahraga Indonesia berkembang secara berkelanjutan., agar terwujud kedigdayaan bangsa melalui peningkatan prestasi olahraga, sekaligus menjadikan sektor olahraga sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

“Ketika Presiden Prabowo menunjuk saya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, salah satu prioritas utama saya adalah menciptakan lingkungan yang memungkinkan ekosistem olahraga Indonesia berkembang,” ujarnya.

Menpora menegaskan bahwa paradigma pembangunan olahraga harus diperluas, tidak lagi dipandang hanya sebagai sarana mencetak prestasi, tetapi juga sebagai sektor industri yang memiliki dampak ekonomi yang besar.

“Olahraga bukan sekadar tentang mengembangkan potensi atlet dan memenangkan kompetisi. Olahraga juga telah menjadi industri yang kuat yang menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mempromosikan masyarakat yang lebih sehat,” terang Menpora Erick.

Karena itu, Kemenpora terus mendorong terciptanya ekosistem olahraga yang semakin terbuka terhadap investasi dan mampu mengembangkan industri olahraga nasional, termasuk sport tourism.

“Tujuan kami jelas, yakni menciptakan ekosistem olahraga yang lebih terbuka dan ramah investasi, mendorong pertumbuhan industri olahraga dan pariwisata olahraga, serta mengubah cara pandang masyarakat Indonesia terhadap olahraga. Olahraga tidak lagi dipandang sebagai sumber pengeluaran, tetapi sebagai mesin pertumbuhan ekonomi sebagaimana telah terbukti di Amerika Serikat,” jelasnya.

Selain kerja sama di bidang riset dan pengembangan olahraga, Menpora juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan New York University melalui pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.

Menpora berharap NYU dapat menjajaki peluang pendirian program studi profesional di Indonesia, khususnya pada bidang bisnis olahraga, manajemen olahraga, dan disiplin ilmu terkait yang saat ini semakin dibutuhkan seiring pesatnya perkembangan industri olahraga nasional.

“Indonesia memiliki kebutuhan yang terus meningkat terhadap tenaga profesional di bidang bisnis dan manajemen olahraga. Saya percaya New York University dapat memainkan peran penting dalam menyiapkan generasi baru pemimpin olahraga Indonesia.”

Menpora menegaskan, Kemenpora siap memfasilitasi berbagai langkah yang diperlukan apabila NYU berminat mengembangkan program akademik tersebut di Indonesia.

“Jika New York University tertarik menjajaki peluang ini, pintu kami selalu terbuka. Kami akan dengan senang hati membantu memfasilitasi proses tersebut dan menghubungkan dengan berbagai mitra strategis di Indonesia,” ujar Menpora.

Melalui kerja sama ini, Kemenpora berharap transfer pengetahuan, pengembangan sumber daya manusia, serta kolaborasi riset dan inovasi dapat semakin memperkuat transformasi ekosistem olahraga Indonesia menuju industri olahraga yang modern, berdaya saing global, dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.(thi)

Wamenpora RI Taufik Hidayat menyampaikan apresiasi atas kehadiran perwakilan klub olahraga dan atlet dalam Champions Stage by INA Sports pada ISS di JICC, Minggu (13/9) sore.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Minggu, 13 September 2026

Wamenpora Taufik Apresiasi Klub Olahraga dan Atlet Berbagi Kisah Menjadi Juara dalam Champions Stage ISS 2026

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI Taufik Hidayat mewakili Menpora Erick Thohir menyampaikan apresiasi atas kehadiran perwakilan klub olahraga dan atlet dalam Champions Stage by INA Sports pada Indonesia Sports Summit di Jakarta International Convention Center (JICC), Minggu (13/9) sore.

Federasi sepak bola Indonesia (PSSI) dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menjalin kerja sama dengan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), Minggu (13/9) siang. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Minggu, 13 September 2026

Satukan Dunia Olahraga dan Industri Kreatif, PSSI-PT LIB Jalin Kerja Sama dengan LMKN di Panggung ISS 2026

Federasi sepak bola Indonesia (PSSI) dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menjalin kerja sama dengan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), Minggu (13/9) siang. Kerja sama ini ditandai penandatanganan memorandum of understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman dalam panggung Main Forum Indonesia Sports Summit 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).

Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 resmi berakhir di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Penutupan berlangsung meriah dengan penampilan Tulus yang sukses menghibur ribuan pengunjung. (dok.Gilang/Kemenpora)
Minggu, 13 September 2026

Penampilan Spektakuler Tulus Tutup Indonesia Sports Summit 2026 di JICC

Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 resmi berakhir di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Penutupan berlangsung meriah dengan penampilan Tulus yang sukses menghibur ribuan pengunjung.

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Saskia Mayesa, anak umur 4 tahun yang menginspirasi pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.(dok.Suci/Kemenpora)
Jumat, 11 September 2026

Kehilangan Orang Tua di Usia 2 Tahun, Semangat Belajar Saskia Tak Pernah Padam

Saskia Mayesa, 4 tahun, yang dengan penuh percaya diri mampu melafalkan Surat Al-Fatihah di hadapan para tamu undangan pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.

Menjadi atlet profesional bukan berarti harus mengesampingkan pendidikan. Justru, pendidikan menjadi bekal penting bagi atlet untuk menghadapi kehidupan setelah karier olahraga berakhir. (foto: Bagus/Kemenpora
Kamis, 10 September 2026

Pesan Cokorda Raka untuk Anak Muda: Olahraga dan Pendidikan Harus Jalan Beriringan

Menjadi atlet profesional bukan berarti harus mengesampingkan pendidikan. Justru, pendidikan menjadi bekal penting bagi atlet untuk menghadapi kehidupan setelah karier olahraga berakhir.

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.
Rabu, 02 September 2026

Kenzie Bawa Isu Hankam Lebih Dekat ke Anak Muda

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.

Menpora Erick Dampingi Presiden Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026
Rabu, 09 September 2026

Menpora Erick Dampingi Presiden Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026

Pelepasan ini menegaskan dukungan penuh negara kepada Tim Indonesia untuk memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama bangsa di Asian Games 2026.

Menpora Erick Hadiri Upacara Pengukuhan 430 Atlet Kontingen Indonesia yang Bertanding di Asian Games 2026
Rabu, 09 September 2026

Menpora Erick Hadiri Upacara Pengukuhan 430 Atlet Kontingen Indonesia yang Bertanding di Asian Games 2026

Pengukuhan ini menjadi penanda dimulainya perjuangan resmi Tim Indonesia di Asian Games 2026, sekaligus wujud komitmen bersama untuk menorehkan prestasi yang lebih baik dari edisi-edisi sebelumnya.

Kemenpora Gelar Upacara Memperingati Haornas Ke-43
Rabu, 09 September 2026

Kemenpora Gelar Upacara Memperingati Haornas Ke-43

Peringatan Haornas ke-43 menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa untuk bergerak bersama membangun budaya hidup aktif dan bugar sebagai bagian dari pembangunan nasional.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop ISS 2026 Banner mobile ISS 2026