Konsisten Bergerak, Kemenpora Kembali Sukses Gelar Gemar CFD di Kabupaten Semarang

Senin, 13 Juli 2026
Bagikan:
Kemenpora kali ini menggelar rangkaian program nasional GEMAR (Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar) dengan Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Bung Karno, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.(dok/deputi2)
Kemenpora kali ini menggelar rangkaian program nasional GEMAR (Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar) dengan Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Bung Karno, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.(dok/deputi2)

Semarang:  Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus konsisten melanjutkan safari bugar ke berbagai wilayah di tanah air demi mewujudkan masyarakat yang aktif dan sehat. Setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di beberapa titik di Indonesia, kali ini rangkaian program nasional GEMAR (Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar) kembali hadir dan memadati momentum Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Bung Karno, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Acara yang berlangsung meriah sejak pagi hari ini dihadiri langsung oleh Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, serta Analis Kebijakan Ahli Madya pada Asisten Deputi Olahraga Masyarakat Kemenpora, Yuslan. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan menggunakan alat hitung (hand counting), tercatat sebanyak 14.832 masyarakat tumpah ruah memadati area Alun-Alun Bung Karno untuk berolahraga bersama. Tidak hanya itu, gelaran ini juga diramaikan oleh sedikitnya 100 pelaku UMKM lokal yang turut menggerakkan roda ekonomi daerah.

Dalam sambutannya, Ngesti Nugraha menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dipilihnya Kabupaten Semarang sebagai salah satu titik prioritas pelaksanaan program Gemar. Ia menyampaikan bahwa kegiatan CFD ini rutin dilaksanakan setiap hari Minggu di Alun-Alun Bung Karno. Ke depan, pemerintah daerah juga berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan secara bertahap di wilayah lain seperti Ambarawa, Suwono, hingga Tengaran.

"Kita berharap gerakan olahraga ini terus menggema di seluruh penjuru Kabupaten Semarang yang kita cintai ini. Melalui olahraga, kita harapkan seluruh masyarakat sehat, panjang umur, dan selalu diberkahi Allah SWT," ujar Ngesti Nugraha sembari membuka acara secara resmi. Beliau juga mengajak seluruh warga untuk menyambangi dan mendukung produk-produk UMKM yang hadir di sekitar lokasi.

Sementara itu, Yuslan menegaskan bahwa program Gemar merupakan komitmen berkelanjutan dari Menpora guna memaksimalkan potensi area CFD di berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, pemanfaatan ruang publik untuk aktivitas fisik masih perlu dioptimalkan agar tidak sekadar menjadi zona pengurangan emisi karbon.

"Pak Menteri melihat ada peluang besar untuk memanfaatkan area CFD ini agar masyarakat lebih aktif berolahraga. Melalui Deputi Pembudayaan Olahraga, khususnya Olahraga Masyarakat, sasaran utama kami ada tiga, yaitu peningkatan partisipasi masyarakat dalam berolahraga, peningkatan kebugaran, dan penggerakan ekonomi masyarakat dari sektor olahraga melalui UMKM," jelas Yuslan.

Ia juga menambahkan bahwa Kemenpora, bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri melalui edaran resmi, terus mendorong seluruh kabupaten/kota untuk menambah jalur CFD sebagai ruang gerak masyarakat. Guna mengukur efektivitas program, tim pendataan dari Dispora Kabupaten Semarang yang dipimpin oleh Kabid Pembudayaan Olahraga turut diterjunkan langsung untuk mendata partisipasi masyarakat serta perputaran UMKM selama acara berlangsung.

Antusiasme Warga dan Dampak Positif Ekonomi UMKM

Kehadiran program Gemar Kemenpora di area CFD ini disambut dengan antusiasme yang luar biasa oleh warga sekitar. Salah satu pengunjung CFD, mengungkapkan bahwa ia dan keluarganya hampir setiap minggu meluangkan waktu bersama untuk berolahraga di Alun-Alun Bung Karno.

"Biasanya kalau pagi kami jogging biasa, terus habis itu nyari sarapan favorit, biasanya soto. Aktivitas favorit utama ya jogging sama main bola bersama anak-anak," ujarnya.

Ia juga memberikan saran agar kebersihan area CFD tetap dijaga bersama. "Mari kita sama-sama meningkatkan kebersihan, karena masih banyak yang membuang sampah sembarangan padahal sudah disediakan tong sampah. Harapannya semua sadar saling menjaga kebersihan," tambah Langgeng Putra.

Dampak positif dari membeludaknya pengunjung CFD kali ini juga dirasakan langsung oleh para pelaku UMKM yang berjualan di sekitar alun-alun.(dok/deputi2)

Dampak positif dari membeludaknya pengunjung CFD kali ini juga dirasakan langsung oleh para pelaku UMKM yang berjualan di sekitar alun-alun. Sriyanti, seorang pedagang jajanan pasar dan nasi jagung asal Ambarawa, mengaku meraup keuntungan yang jauh lebih besar berkat adanya acara dari Kemenpora ini.

"Kalau setiap ada acara seperti ini, ya lumayan pengunjungnya jauh lebih banyak daripada hari Minggu biasa. Rasanya seperti ada pasar malam, jadi lumayan lebih ramai. Alhamdulillah, hari ini rame banget," kata Sriyanti dengan wajah semringah.

Ia menjelaskan bahwa dagangan kulinernya dijual dengan harga berkisar Rp5.000 hingga Rp8.000 per porsi. Sriyanti mengaku bisa mengantongi omset hingga kisaran Rp1.000.000 sebelum menutup lapaknya pada jam 10 pagi saat cuaca mulai terik. "Harapan ke depannya, maunya kalau bisa acara seperti ini diadakan setiap minggu, biar ramai terus," harapnya.

Rangkaian acara Gemar ditutup dengan sesi foto bersama, senam kebugaran jasmani, serta peninjauan stan UMKM. Melalui kelanjutan sinergi ini, Kemenpora optimistis tingkat kebugaran masyarakat Indonesia di berbagai daerah akan terus meningkat demi terciptanya generasi yang produktif dan sehat.(dok)

 

Peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 mengunjungi Kampung Pramuka Cemara di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10), untuk mempelajari pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.(dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

Tabungan Sampah Bisa untuk Bayar Sekolah, Peserta Wirasena Youth Camp Belajar dari Kampung Pramuka Cemara

Peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 mengunjungi Kampung Pramuka Cemara di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10), untuk mempelajari pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, peserta melihat langsung praktik pengolahan sampah melalui bank sampah, pemanfaatan sampah organik, hingga sistem pembayaran biaya pendidikan anak usia dini (PAUD) menggunakan sampah.

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui kunjungan edukatif ke tiga lokasi di Jakarta, Minggu (25/10). (dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

Wirasena Youth Camp 2026 Ajak Peserta Belajar Patriotik, Gigih, dan Berempati Lewat Tur Jakarta

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui kunjungan edukatif ke tiga lokasi di Jakarta, Minggu (25/10). Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat nilai patriotik, gigih, dan berempati melalui pengenalan inovasi lingkungan, sejarah dan budaya, serta perjuangan bangsa Indonesia.

Ratusan warga memadati Jalan Sudirman, Kota Bogor, Minggu (25/10) pagi, untuk mengikuti Car Free Day (CFD) yang berlangsung pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.(dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

CFD Jalan Sudirman Bogor, Warga Bergerak Bersama Wujudkan Hidup Aktif dan Bugar

Ratusan warga memadati Jalan Sudirman, Kota Bogor, Minggu (25/10) pagi, untuk mengikuti Car Free Day (CFD) yang berlangsung pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus membangun kebiasaan hidup aktif dan bugar.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026