Perluas Akses Pendidikan Insan Olahraga, Kemenpora bersama LPDP Sosialisasikan Beasiswa S2 dan S3 Bidang Keolahragaan
Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) bekerjasama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menyelenggarakan Webinar Sosialisasi Beasiswa Bidang Keolahragaan Tahap II (dua) Tahun 2026. Beasiswa keolahragaan ini sebagai wujud komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi insan olahraga di tanah air.
Asdep Olahragawan Elit Kemenpora, Budi Ariyanto Muslim yang membuka webinar menyampaikan, adanya beasiswa keolahragaan itu sebagai wujud komitmen pemerintah dalam hal pendidikan bagi pelaku olahraga. Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program beasiswa itu berjalan baik.
"Kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LPDP atas dukungan selama ini dalam mensukseskan program beasiswa keolahragaan dan terima kasih kepada seluruh pihak lain dalam mendukung program ini untuk pengembangan SDM olahraga Indonesia melalui pendidikan," ujarnya di Jakarta, Kamis (9/7).
Pembangunan olahraga tidak hanya berbicara mengenai prestasi tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia olahraga yang harus memiliki kompetensi dan wawasan yang berkelanjutan. Olahragawan, mantan olahragawan, tenaga keolahragaan sebagai pelaku olahraga merupakan bagian penting untuk memperkuat ekosistem olahraga nasional. Untuk itu pelaku olahraga perlu terus mengembangkan kompetensinya, salah satunya melalui pendidikan.
"Hadirnya beasiswa bidang keolahragaan ini tentunya sebagai hal yang baik bentuk komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi insan olahraga Indonesia. Program ini memberikan kesempatan bagi pelaku olahraga untuk melanjutkan pendidikan jenjang magister (S2) dan doktor (S3) melalui dua skema yakni jalur penghargaan prestasi dan jalur peningkatan prestasi," imbuhnya.
"Saya mengajak kepada seluruh pelaku olahraga untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, persiapan dengan matang baik dari sisi administrasi, rencana studi maupun kesiapan mengikuti seluruh tahapan seleksi. Jadikan beasiswa ini sebagai sarana meningkatkan kapasitas diri dan memberikan kontribusi bagi kemajuan olahraga di Indonesia," pungkasnya.
Kepala Subdivisi Kerja Sama Beasiswa LPDP Azman Muammar, menyampaikan, LPDP ingin terus terlibat dalam hal pengembangan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.
"Beasiswa keolahragaan ini menjadi salah satu bukti bahwa kami ingin mendukung ekosistem menuju Indonesia Emas 2045. Hingga tahun 2026 ini, LPDP memiliki beragam dana abadi pendidikan yang salah satunya digunakan untuk mendukung kegiatan beasiswa-beasiswa yang kita kerjasamakan dengan mitra-mitra strategis k/l termasuk di Kemenpora," ujarnya.
Alokasi dana abadi pendidikan, lanjutnya, total dari seluruh penggunakan dana abadi yang sudah disalurkan oleh LPDP yakni kepada 98 ribu orang lebih untuk program bergelar dan 586 ribu orang lebih untuk program non-degree yang tersebar dalam beberapa program dana abadi.
"Kami mengapresiasi dan mendorong para insan olahraga untuk dapat memanfaatkan skema beasiswa keolahragaan ini kerjasama Kemenpora dan LPDP. Semoga program ini akan memberikan manfaat dan dampak yang baik bagi dunia olahraga kita. Dua jalur beasiswa ini adalah bentuk apresiasi pemerintah dalam rangka penguatan kapasitas SDM dan memperkuat ekosistem keolahragaan nasional untuk mengharumkan nama bangsa di mata internasional," tutup Azman.
Sebagai informasi, pendaftaran seleksi (LPDP) akan berlangsung pada 30 Juni hingga 31 Juli 2026. Untuk informasi selengkapnya mengenai webinar ini dapat diakses melalui kanal youtube resmi di KEMENPORA RI. (ben)










