Kemenpora Berkontribusi Kirim ASN Ikuti Latsarmil Komcad TNI Gelombang Pertama Tahun 2026

Rabu, 22 April 2026
Bagikan:
Kemenpora RI ikut berkontribusi dalam program latihan dasar militer (Latsarmil) Komcad TNI yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan pada Rabu (22/4) pagi di Lapangan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Kemenpora RI ikut berkontribusi dalam program latihan dasar militer (Latsarmil) Komcad TNI yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan pada Rabu (22/4) pagi di Lapangan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma.(foto:Andre/kemenpora.go.id)

Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI ikut berkontribusi dalam program latihan dasar militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) TNI yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI. Sebanyak enam aparatur sipil negara (ASN) Kemenpora menjadi bagian dalam Latsarmil Komcad yang resmi dibuka pada Rabu (22/4) pagi di Lapangan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma.

“Upacara pembukaan Latsarmil Komcad diikuti oleh perwakilan ASN Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai bagian dari upaya pertahanan negara dan pembangunan sumber daya manusia sebagaimana diamanatkan dalam ketentuan perundang-undangan,” sebut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro (Karo) Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) Kemenpora Rizki Kurniawan seusai mengikuti upacara pembukaan.

Dijelaskan, Kemhan menyediakan kuota 2.000 orang untuk mengikuti gelombang pertama Latsarmil Komcad ini. Dari kuota tersebut, sebanyak 1.773 dinyatakan lulus untuk mengikuti gelombang pertama Latsarmil, dengan enam di antaranya merupakan ASN dari Kemenpora.

Menurut Plt Karo, ASN di Kemenpora terbilang antusias dalam mengikuti program Komcad. Hal ini terlihat dari proses pendaftaran, di mana para ASN Kemenpora mendaftar secara mandiri.  

“Mereka mengusulkan diri pada saat persiapan pendidikan sampai dengan pembukaan, teman-teman sangat antusias dan semangat. Mereka sangat semangat untuk mengikuti proses Komcad ini yang insyaallah berlangsung selama 45 hari ke depan,” terang Plt Karo Rizki.

Disampaikan, Kemenpora akan berkontribusi kembali mengirimkan ASN-nya pada gelombang selanjutnya dari pelaksanaan Latsarmil Komcad. Saat ini Kemenpora tengah mempersiapkan untuk gelombang kedua, yang diharapkan bisa makin memperkuat pertahanan negara, khususnya dalam mewujudkan Indonesia Maju dan Indonesia Emas.

“Mudah-mudahan dengan hasil pendidikan Komcad ini bisa memberikan dan menularkan kontribusi atas pengalaman atau pendidikan, pengetahuan yang mereka dapatkan selama Komcad kepada teman-teman yang ada di ASN kemenpora,” harap Plt Karo.

“Sehingga Kementerian Pemuda dan Olahraga punya kontribusi yang besar juga terhadap pertahanan negara dan juga untuk Indonesia Maju dan Indonesia Emas tahun 2045,” imbuh Plt Karo Rizki. 

Latsarmil ini sendiri dibuka oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Letjen TNI Gabriel Lema mewakili Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin. Proses pembukaan meliputi pemeriksaan pasukan, penyematan tanda kepesertaan, hingga atraksi dari 1.773 peserta Latsarmil Komcad gelombang pertama tahun 2026. Para peserta terbagi dalam enam lokasi pelatihan yaitu Puskombelneg, Rindam Jaya, Pusdikkes Puskesad, Brigif I Pasmar I, Pusbahasa Kodiklatau, dan Wingdik 500 ATS. (luk)

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Mentalitas Juara Subhan/Rina Marlina Berbicara di Asian Para Games 2026, Sukses Lawan Rasa Sakit dan Trauma Paris

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina, menunjukkan mentalitas juaranya ketika berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026.

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Naik dari Medali Perunggu ke Perak, Fredy Setiawan Bidik Paralimpiade

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, di kampung halamannya di Sumsel justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata.(dok.Beny/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Dari Desa untuk Indonesia Emas 2045, Misi Irfan Bangun Generasi Melek Digital di Wirasena Youth Camp 2026

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, kenyataan yang ia temui di kampung halamannya di Sumatera Selatan justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata, keterbatasan fasilitas komputer, hingga penggunaan gawai yang belum sepenuhnya produktif.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026