Bertemu Menteri PKP, Menpora Erick Bahas Piala Presiden 2026 dan Kerja Sama Program Rumah Atlet
Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menerima Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Pak Maruarar Sirait, di kantor Kemenpora, Kamis (16/4) sore.
Pada pertemuan tersebut, Menpora Erick menyampaikan kehadiran Menteri PKP Maruar Sirait yang juga Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden membahas Piala Presiden ke-8 tahun 2026 dan kerja sama program rumah atlet.
"Memang Piala Presiden yang ke-8 ini harus spesial karena sudah berjalan lama dan Pak Maruar Sirait punya komitmen yang luar biasa mengawal Piala Presiden yang pertama sampai hari ini," ujar Menpora Erick.
Menpora bersama Ketua Steering Committee (SC) Maruar Sirait berpikir bagaimana sepak bola ini tidak hanya dibangun dari grassroot tapi kita juga harus branch marking kualitas klub kita dengan negara-negara lain.
"Jadi salah satu pemikiranya akan ada Piala Presiden yang sekarang sudah berputar dimana juara-juara dari Piala Bupati, Walikota, sekarang sudah mulai ke Gubernur mudah-mudahan sudah selesai semua itu akan tetap ada Piala Presiden untuk memperebutkan klub-klub yang selama ini menjadi bagian dari pembangunan grassroot," kata Menpora.
Menpora Erick juga mengucapkan terima kasih kepada Mentri PKP yang sudah hadir di Kemenpora. Di tengah kesibukanya yang membangun rumah, Menpora berharap ke depan ada rumah untuk atlet.
"Jadi Pak Maruar Sirait datang ke sini suatu kehormatan untuk Kemenpora, semoga nanti ada kerja sama lebih lanjut. Jadi ada dua maksud dan tujuan acara pertemuan ini, satu Piala Presiden dan kerja sama program rumah atlet," pungkas Menpora.
Sementara itu Menteri PKP Maruar Sirait menilai suksesnya Piala Presiden yang sudah berjalan tujuh kali ini berkat konsistensi banyak pihak.
“Nomor satu konsistensi dalam menyelenggarakan sebuah turnamen yang sudah melewati tujuh kali penyelenggaraan. Berkat dukungan semua Bapak Presiden, TNI, POLRI, sponsor, teman-teman media, pemilik klub, pemain," kata Maruar Sirait.
"Jadi konsistensi ini kita mohon doanya agar tetap dipertahankan, karena tidak mudah menjaga reputasi yang sudah berlangsung tujuh kali. Komitmen saya dengan Pak Erick tadi Piala Presiden selanjutnya harus lebih baik lagi. Kita ingin Piala Presiden ini bermanfaat untuk sepak bola Indonesia, karena keberhasilan ini adalah keberhasilan semuanya," pungkas Maruar Sirait. (amr)










