Timnas Basket Kursi Roda Putra 3x3 Siap Lawan Malaysia di Perebutan Peringkat Tiga Asean Para Games 2025 Thailand

Senin, 19 Januari 2026
Bagikan:
Tim nasional basket kursi roda putra Indonesia 3x3 harus mengakui keunggulan tim basket Thailand pada laga semifinal Asean Para Games 2025 Thailand di Hall lantai 4 Terminal 21, Nakhon Ratchasima, Thailand, Senin (19/1).(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Tim nasional basket kursi roda putra Indonesia 3x3 harus mengakui keunggulan tim basket Thailand pada laga semifinal Asean Para Games 2025 Thailand di Hall lantai 4 Terminal 21, Nakhon Ratchasima, Thailand, Senin (19/1).(foto:Andre/kemenpora.go.id)

Nakhon Ratchasima: Tim nasional basket kursi roda putra Indonesia 3x3 harus mengakui keunggulan tim basket kursi roda tuan rumah Thailand pada laga semifinal Asean Para Games 2025 Thailand yang digelar di Hall lantai 4 Terminal 21, Nakhon Ratchasima, Thailand, Senin (19/1).

Danu Koswantoro dan kawan-kawan tak mampu berbuat banyak usai laga berakhir dengan skor 5-14. Pelatih timnas basket kursi roda Indonesia, Salim Nurjadin mengatakan anak-anak didiknya akan fokus memperbaiki mental bertanding.

"Hasil yang kita dapat di penyisihan kali ini memang sangat kurang maksimal, kita mengalami kekalahan di semua permainan. Tapi, setelah ini kita akan fokus dan fight keras di perebutan juara tiga nanti melawan Malaysia," ujarnya usai pertandingan.

Sepanjang pertandingan, I Komang Suparta dkk terlihat beberapa kali shooting tak akurat bahkan tak mengenai ring basket. Tim Indonesia kesulitan meladeni permainan lawan. Thailand tampil dominan dan menekan Indonesia dengan permainan cepat dan shooting-shooting akurat.

Tim nasional basket kursi roda putra Indonesia 3x3 harus mengakui keunggulan tim basket kursi roda Thailand pada laga semifinal Asean Para Games 2025 Thailand di Hall lantai 4 Terminal 21, Nakhon Ratchasima, Thailand, Senin (19/1).(foto:Andre/kemenpora.go.id)

"Mungkin mereka masih jetleg dan kena demam panggung, karena ini hari pertama dan memang game yang cukup padat. Tapi kita ngga bisa jadikan itu alasan karena 3x3 dimanapun pasti padat di wheelchair maupun basket konvensional," ujarnya menambahkan.

Salim berharap Danu Koswantoro dkk akan lebih baik saat di laga terakhir yang tersisa melawan Malaysia. Beberapa kekurangan di lapangan, finishing dan mental harus cepat mendapat perbaikan.

"Jadi, kita akan coba konsen untuk komunikasi tim dan finishing yang harusnya tenang, kita lihat akurasi mereka menurun saya rasa karena kurang tenang, dan lambat ambil keputusan, shootlock keburu habis di detik terakhir, jadi mereka terpaksa harus menembakan tembakan jadi konsentrasinya menurun," paparnya.

"Untuk hadapi Malaysia nanti kita akan keras dari awal, waktu penyisihan tadi bisa dibilang kita 'terpeleset' karena dari awal kita sempat tertinggal tapi sempat comeback dengan unggul dua bola. Saya harap nanti di perebutan juara 3, anak-anak lebih pintar ambil keputusan. Kita optimis menang," pungkasnya.

Di tiga laga sebelumnya, timnas basket kursi roda Indonesia 3x3 juga harus menelan pil pahit atas keunggulan dari timnas Thailand, Filipina dan Malaysia. Melawan Filipina di babak penyisihan, timnas basket kursi roda Indonesia kalah dengan skor telak 3-20. 

Berhadapan dengan timnas Malaysia, Kasep Ayatulloh dan kawan-kawan harus kalah dengan skor akhir 6-10.  Bertemu tuan rumah Thailand pada penyisihan timnas Indonesia juga kalah 6-16.

"Laga hari ini memang perlu banyak evaluasi, khususnya antar pemain di dalam lapangan seperti finishing kurang bagus, defend kita juga kurang kuat, mental, ketenangan dan jam terbang. Belajar dari hari ini jadi modal saat perebutan perunggu nanti, kita optimis bawa pulang medali," tutur I Komang Suparta. (ben)

Menpora Erick mencetak langkah strategis menjalin kolaborasi dalam bentuk Memorandum of Understanding dengan Preston Robert Tisch Institute for Global Sport, New York University (NYU).(Myaskovsky: Courtesy of NYU Photo Bureau)
Rabu, 22 Juli 2026

Langkah Bersejarah, Kemenpora Teken MoU dengan New York University Demi Bangun Ekosistem Olahraga Indonesia Berkelas Dunia

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mencetak langkah strategis bersejarah dalam memperkuat kerja sama internasional untuk mengembangkan olahraga Indonesia, dengan menjalin kolaborasi dalam bentuk penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Preston Robert Tisch Institute for Global Sport, New York University (NYU).

Atlet muda panjat tebing Indonesia Haddan Malik Baqmuhyibar sukses meraih medali perak dalam kompetisi World Climbing Youth Championship Arco, Italia, Rabu (22/7) dini hari. (dok/FPTI)
Rabu, 22 Juli 2026

Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Haddan Malik Sukses Raih Perak di World Climbing Youth Championship Arco Italia

Atlet muda panjat tebing Indonesia Haddan Malik Baqmuhyibar sukses meraih medali perak dalam kompetisi World Climbing Youth Championship Arco, Italia, Rabu (22/7) dini hari.

Kemenpora RI mengapresiasi Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) Komite Olimpiade Indonesia Tahun 2026 sebagai langkah nyata mewujudkan prestasi olahraga yang lebih gemilang di pentas dunia.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Senin, 20 Juli 2026

Apresiasi RALB KOI 2026, Kemenpora Yakin Kolaborasi yang Kuat Akan Tingkatkan Prestasi Indonesia di Panggung Dunia

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mengapresiasi Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) Komite Olimpiade Indonesia Tahun 2026 sebagai langkah nyata mewujudkan prestasi olahraga yang lebih gemilang di pentas dunia.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Kemenpora Apresiasi RALB KOI 2026, Yakin Kolaborasi yang Kuat Akan Tingkatkan Prestasi Indonesia di Panggung Dunia
Rabu, 22 Juli 2026

Kemenpora Apresiasi RALB KOI 2026, Yakin Kolaborasi yang Kuat Akan Tingkatkan Prestasi Indonesia di Panggung Dunia

Momentum rapat ini penting untuk memastikan setiap keputusan organisasi berjalan sesuai mekanisme yang telah disepakati

Menpora Erick Raker dengan Komisi X DPR RI, Siapkan Blueprint Kepemudaan 100 Tahun ke Depan
Senin, 20 Juli 2026

Menpora Erick Raker dengan Komisi X DPR RI, Siapkan Blueprint Kepemudaan 100 Tahun ke Depan

Komitmen Menpora Erick Thohir untuk mengembangkan potensi pemuda tanah air

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile