Menpora Erick Harap Olahraga Domino Berkembang Untuk Tingkatkan Sport Industry di Indonesia

Kamis, 08 Januari 2026
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI) Erick Thohir, menghadiri Deklarasi dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) periode 2026-2030.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI) Erick Thohir, menghadiri Deklarasi dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) periode 2026-2030.(foto:Andre/kemenpora.go.id)

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI) Erick Thohir, menghadiri Deklarasi dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) periode 2026-2030. Dalam sambutannya, Beliau mendorong olahraga domino untuk terus berkembang sehingga berperan meningkatkan pertumbuhan perekonomian nasional melalui sport industry dan sport tourism.

"Cabang olahraga sekarang berbagai macam ada olahraga prestasi, olahraga masyarakat dan olahraga industri. ORADO ini menjadi bagian sport industry yang memang bisa mendorong perputaran ekonomi secara menyeluruh," ujar Menpora Erick di Ballroom Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Rabu (7/1) malam. 

“Saya senang sekali ketika di Indonesia, sport industri menjadi wadah pengembangan olahraga yang mengandung nilai ekonomi. Apalagi kalau kita lihat sport industry ini terus tumbuh. Angka pertumbuhannya bahkan mengalahkan pertumbuhan ekonomi di banyak negara. Saya mengapresiasi ORADO yang lahir sebagai salah satu olahraga untuk meningkatkan sport industry kita. Saya berharap semakin besar dan kejuaraan dunianya juga digelar di Indonesia, karena dengan begitu juga berdampak meningkatkan sport tourism dan pastinya membawa efek domino positif untuk roda perekonomian tanah air," imbuhnya.

Menpora Erick mewanti-wanti serta berpesan agar usai deklarasi ini, ORADO tidak ada dualisme kepengurusan dikemudian hari, karena hal itu akan menghambat pertumbuhan prestasi dan atlet yang akan mengalami dampak negatifnya. 

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI) Erick Thohir, melakukan konferensi pers pada acara Deklarasi dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) periode 2026-2030.(foto:Andre/kemenpora.go.id)

"Kembali saya melihat KONI, KOI yang mendapatkan endorsement (bentuk dukungan/rekomendasi) saya hanya hadir mendukung saja. Tetapi, saya harap dualisme olahraga jangan sampai terjadi, kemarin saya apresiasi takraw sudah selesai mudah-mudahan olahraga lain bisa konsolidasi," tegas Menpora Erick pada acara yang juga turut dihadiri Ketum KONI Pusat Marciano Norman, Sekjen NOC Indonesia Wijaya Noeradi serta beberapa artis dan tokoh nasional.

Sementara, Ketua Umum ORADO Yooky Tjahrial menyampaikan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi menyeluruh ke seluruh 38 pengprov ORADO di Indonesia termasuk menggelar seleknas atlet domino. Menurutnya, saat ini ORADO baru mendapatkan rekomendasi dari KONI, KOI dan Kemenpora.

"Kita akan menyeleksi atlet dari daerah naik ke provinsi hingga adanya kejurnas di tahun ini (2026). Besok kita langsung Rakernas lanjut pelatihan wasit dan sosialisasi segala peraturan dan regulasi dan pengprov juga saya harap berlomba-lomba membuat turnamen," katanya.

"Kita baru mendapat rekomendasi dari KONI, KOI dan Kemenpora untuk menjadi resminya tentu kita harus memenuhi persyaratan yang ada, jadi kita akan penuhi itu. Yang penting kita akan menghapus stigma negatif di masyarakat dan membuat domino naik kelas tahap demi tahap," jelasnya. 

Deklarasi dan Rakernas I ORADO periode 2026-2030 mengangkat tema, 'Konsolidasi dan Penguatan Fondasi Organisasi ORADO sebagai Federasi Olahraga Domino yang Profesional dan Berprestasi'. Diikuti para peserta daru Pengurus Besar ORADO, 38 Pengurus Provinsi ORADO, 309 Pengurus Kabupaten/Kota ORADO serta 45 Perwakilan Wasit. (ben)

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 menjalani sesi terakhir di ruang kelas bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10). Agenda ini, yaitu refleksi dan Deklarasi Wirasena Community, berlangsung di keempat kelas dengan fasilitator. (dok.Bagus/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Sesi Terakhir Wirasena Youth Camp 2026 di Ruang Kelas: Peserta Tulis Komitmen Nyata sebagai Penggerak

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 menjalani sesi terakhir di ruang kelas bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10). Agenda ini, yaitu refleksi dan Deklarasi Wirasena Community, berlangsung di keempat kelas dengan fasilitator masing-masing. Di Kelas 1 yang bertempat di Artotel Taman Ismail Marzuki (TIM), peserta menuliskan perasaan selama kegiatan dan komitmen yang akan dibawa pulang sebagai penggerak di daerah masing-masing.

Para peserta Wirasena Youth Camp 2026 memanfaatkan jeda antarkelas untuk berlatih pertunjukan yang akan tampil pada Malam Inagurasi Wirasena Youth Camp.(dok.Suci/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Di Sela Kelas, Peserta Wirasena Youth Camp Siapkan Pertunjukan Musikal Malam Inagurasi

Para peserta Wirasena Youth Camp 2026 memanfaatkan jeda antarkelas untuk berlatih pertunjukan yang akan tampil pada Malam Inagurasi Wirasena Youth Camp. Latihan berlangsung di Teater Mini Taman Ismail Marzuki (TIM), Senin (26/10), dengan peserta berbaur dalam busana yang beragam, termasuk kain batik dan sarung bercorak.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) bersama Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menggelar Pelatihan Pelatih Nasional Pencak Silat Tingkat Muda (III) di Ole Suites Hotel, Sentul, Bogor, pada 21–25 Oktober 2026.(foto:Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Kemenpora Cetak Pelatih Pencak Silat Berkualitas untuk Perkuat Pembinaan di Daerah

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) bersama Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menggelar Pelatihan Pelatih Nasional Pencak Silat Tingkat Muda (III) di Ole Suites Hotel, Sentul, Bogor, pada 21–25 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti 44 peserta dari Sumatra dan Jawa untuk meningkatkan kompetensi pelatih dan memperkuat pembinaan pencak silat di daerah.

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.(dok.Gilang/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Kelas Bahasa hingga Beasiswa, Fira Ajak Pemuda Indonesia “Tumbuh”

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026