Aryo Febrian Moedanton, Dirikan Anakmuda.net untuk Wadah Berjejaring dan Berkreatif

Aryo Febrian Moedanton tergerak untuk mendirikan sebuah portal komunikasi yang dapat memberikan kesempatan anak muda untuk berjejaring
Senin, 03 Februari 2020

Jakarta: Menghabiskan masa remaja di sebuah daerah yang jauh dari ibu kota dan merasakan sulitnya mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kreatifitas membuat Aryo Febrian Moedanton tergerak untuk mendirikan sebuah portal komunikasi yang dapat memberikan kesempatan anak muda untuk berjejaring dan mengembangkan kreatifitas. Ya, portal itu bernama anakmuda.net.

Di bawah naungan Anak Muda Nusantara Foundation pada tahun 2014 ia merintis anakmuda.net. Lahirnya anakmuda.net sebenarnya di latarbelakangi oleh pengalaman pribadi Aryo yang pada usia remajanya merasakan sulitnya mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kreatifitas dan kesempatan untuk berkarya. 

Pada tahun 2014 saat dipercaya bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk menangani kegiatan ASEAN Youth Expo ia akhirnya berkesempatan untuk mewujudkan mimpinya mendirikan sebuah portal komunikasi bagi anak muda. Lewat anakmuda.net Ia ingin membantu seluruh anak muda agar bisa menjadi solutif, berproses dan menjadi mandiri. 

“Tidak terlepas dari Kemenpora, waktu itu saya ingat tahun 2014 saya diminta oleh pak Imam Gunawan untuk membuat ASEAN Youth Expo.  Saya anak daerah, asal saya dari Bukittinggi Sumatera Barat, kadang mau nyari kesempatan beasiswa dan kompetisi aja susah. Kita harus ke Padang dan itu 3 jam lewat perjalanan darat. Akhirnya saya ngerasa kita butuh portal, dimana anak muda itu bisa berkembang dan dapat opportunity yang bagus dan itu harus portal yang terpercaya. Akhirnya saya membuat anakmuda.net sebagai portal bagi anak muda untuk bisa berjejaring dan saling berkomunikasi," kata Aryo saat dijumpai dikantor Anakmuda.net, di daerah Tebet (02/02).  

Di tahun 2018, anakmuda.net mulai beralih fokus dari portal komunikasi anak muda kepada bidang entrepreneurship. Anak Muda Nusantara Foundation dan anakmuda.net sedang terlibat dalam pembangunan sekolah entrepreneurship atau entrepreneurship center bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pemuda dan Olahraga. 

Hingga tahun 2020 ini, Entrepeneurship Center sudah ada di kota Bandung dan Yogjakarta. "Semua orang membutuhkan skil entrepreneurship seperti tahan banting, tidak mudah menyerah, mampu berkomunikasi dengan baik, punya ide kreatif dan critical way of thinking. Semangat ini berguna bagi semua orang dan dapat diterapkan untuk semua profesi," tambahnya. 

 Saat ini anakmuda.net sedang membangun kurikulum entrepreneurship berdasarkan dari pengalaman yang diperoleh setelah melakukan riset ke 22 provinsi di Indonesia. Dengan demikian ia berharap dapat memperluas jaringan dengan mendirikan Entrepreneurship Center ke seluruh daerah Indonesia.

Pemuda kelahiran 27 Februari 1990 ini merupakan bungsu dari dua bersaudara. Aryo menamatkan pendidikan masternya di Jurusan Manajemen, Universitas Bakrie pada tahun 2019. Saat menjalani pendidikan S2 di Universitas Bakrie ia  telah menjadi seorang profesional consultant di bidang komunikasi yang melakoni beberapa kegiatan sekaligus. 

Selain terdaftar sebagai pengajar di Universitas Bakrie untuk jurusan entrepreneurship, ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Akreditasi untuk Asian Para Games 2018, dipercaya Direktur of Accreditation di Asean Para Sports Federation, serta Kepala Bidang Untuk Relawan Olahraga di Forum Olahraga Rekreasi Masyarakat (FORMI). Selain itu, Pemuda berdarah Minang Blitar ini juga mengurusi Anak Muda Nusantara Foundation dan anakmuda.net, sebuah yayasan yang ia dirikan pada tahun 2015.(sin)

Bagikan:
Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Mentalitas Juara Subhan/Rina Marlina Berbicara di Asian Para Games 2026, Sukses Lawan Rasa Sakit dan Trauma Paris

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina, menunjukkan mentalitas juaranya ketika berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026.

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Naik dari Medali Perunggu ke Perak, Fredy Setiawan Bidik Paralimpiade

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, di kampung halamannya di Sumsel justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata.(dok.Beny/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Dari Desa untuk Indonesia Emas 2045, Misi Irfan Bangun Generasi Melek Digital di Wirasena Youth Camp 2026

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, kenyataan yang ia temui di kampung halamannya di Sumatera Selatan justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata, keterbatasan fasilitas komputer, hingga penggunaan gawai yang belum sepenuhnya produktif.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026