Rakor Bersama Menko PMK, Menpora Dito Bahas Penguatan Ekosistem Pembinaan Olahraga Pendidikan Nasional

Rabu, 06 Agustus 2025
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menghadiri rapat koordinasi tingkat menteri yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rab
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menghadiri rapat koordinasi tingkat menteri yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rab

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menghadiri rapat koordinasi tingkat menteri yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (6/8). 

Rapat tersebut membahas penguatan ekosistem pembinaan olahraga pendidikan nasional sebagai bahan paparan untuk Presiden Prabowo Subianto.

Dalam kesempatan itu, Menpora Dito menegaskan bahwa salah satu isu utama yang perlu mendapat keputusan Presiden adalah mengenai posisi Badan Pembinaan Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) serta arah pengembangan Sekolah Khusus Olahraga.

“Terima kasih atas respon cepat dari Kemenko PMK. Agenda besar kita adalah memastikan keberlanjutan pembinaan olahraga mahasiswa dan sekolah khusus olahraga, sehingga ke depan kebijakan ini bisa diputuskan langsung oleh Bapak Presiden,” ujar Menpora Dito.

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, menjelaskan pentingnya ekosistem olahraga mahasiswa karena mayoritas atlet top Indonesia berada pada rentang usia 18–25 tahun yang sebagian besar masih berstatus mahasiswa. Menurutnya, hampir 50 persen atlet Pelatnas untuk SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade merupakan mahasiswa aktif.

“Perguruan tinggi adalah pilar penting pembinaan. Namun saat ini pembinaan olahraga mahasiswa masih lemah, baik dari sisi kompetisi maupun pengelolaan. Padahal ajang seperti Liga Mahasiswa, POMNAS, ASEAN University Games, hingga Universiade sangat strategis sebagai jalur pembinaan,” kata Surono.

Staf Khusus Menpora Bidang Peningkatan Prestasi dan Pengembangan Industri Olahraga, Ardima Rama, menambahkan bahwa kompetisi di tingkat mahasiswa saat ini masih terbatas dan tidak terintegrasi.

Menko PMK Pratikno dalam rapat menekankan pentingnya mengintegrasikan aktivitas olahraga ke dalam kurikulum akademik. “Kalau aktivitas olahraga bisa direkognisi sebagai mata kuliah, itu akan mengurangi dilema yang dihadapi mahasiswa antara kuliah dan olahraga,” tegasnya.

Ia pun menyinggung pengalamannya saat menjadi dekan di tahun 1990-an. Kala itu, ia menyatukan bidang akademik, kemahasiswaan, dan pendidikan agar tidak terjadi tarik-menarik kepentingan. “Idealnya, mahasiswa bisa berprestasi di olahraga, tapi tetap bisa menyelesaikan studi dengan baik,” tandas Pratikno.

Rapat koordinasi menghasilkan sejumlah kesimpulan terkait penguatan ekosistem pembinaan olahraga pendidikan nasional. Ada enam poin utama yang menjadi catatan penting dalam rapat ini. (rep)

*Berikut Enam Poin Rapat Bersama Menko PMK:*

1.  Rencana pemindahan Badan Pembinaan Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) ke Kemenpora agar pembinaan olahraga mahasiswa lebih terintegrasi. 

2.  Sinkronisasi antara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dengan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) untuk memperkuat jalur pembinaan sejak jenjang sekolah.

3.  Pengembangan Sekolah Khusus Olahraga dan Kelas Khusus Olahraga sebagai wadah pembinaan atlet muda. 

4.Pembahasan mengenai peran universitas dalam pembinaan olahraga melalui direktorat terkait, termasuk koordinasi dengan Bapomi di tingkat perguruan tinggi.

5.  Rapat juga menyinggung isu besar lainnya seperti penyelenggaraan MotoGP 

6.  Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dinilai menjadi program besar dengan dampak luas bagi masyarakat.

Keikutsertaan Indonesia dalam Asian Beach Games Sanya 2026 menjadi modal penting dalam menatap ajang yang lebih besar yaitu Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang. (foto:NOC Indonesia/Naif Muhammad Al`as)
Jumat, 01 Mei 2026

Hasil Asian Beach Games 2026 Jadi Modal Penting Bagi Indonesia Hadapi Asian Games Nagoya

Keikutsertaan Indonesia dalam Asian Beach Games Sanya 2026 menjadi modal penting dalam menatap ajang yang lebih besar yaitu Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang. Hasil yang diraih tim Merah Putih dinilai bukan sekadar capaian jangka pendek, melainkan bagian dari proses panjang membangun kekuatan olahraga nasional.

Kontingen Indonesia finis di peringkat ke-11 klasemen akhir Asian Beach Games 2026 yang digelar di Sanya, Tiongkok. (foto:NOC Indonesia/Naif Muhammad Al`as)
Jumat, 01 Mei 2026

Raih Satu Emas dan Dua Perak, Kontingen Indonesia Finis Peringkat 11 di Asian Beach Games 2026

Kontingen Indonesia finis di peringkat ke-11 klasemen akhir Asian Beach Games 2026 yang digelar di Sanya, Tiongkok. Dalam ajang yang berlangsung 22-30 April tersebut, Indonesia sukses membawa pulang total tiga medali, meliputi satu emas dan dua perak dari cabang olahraga (cabor) panjat tebing.

Kementerian Pemuda Olahraga (Kemenpora RI) bersama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin RI), melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (30/4) pagi.(foto:Gilang/kemenpora.go.id)
Kamis, 30 April 2026

Kemenpora dan Kemenperin Tandatangani PKS Perkuat Pengembangan Industri Bidang Kepemudaan dan Keolahragaan

Kementerian Pemuda Olahraga (Kemenpora RI) bersama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin RI), melakukan penguatan sinergi di bidang pengembangan industri kepemudaan dan keolahragaan. Penguatan sinergi pengembangan industri ini telah tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah ditandatangani kedua belah pihak di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (30/4) pagi.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Kemenpora Hadir di Peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2026
Kamis, 30 April 2026

Kemenpora Hadir di Peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2026

Kemenpora Siap Kolaborasi untuk Kemajuan Industri Olahraga Indonesia

Sesmenpora Lantik 52 CPNS Menjadi PNS di Lingkungan Kemenpora
Rabu, 29 April 2026

Sesmenpora Lantik 52 CPNS Menjadi PNS di Lingkungan Kemenpora

Sesmenpora Gunawan Suswantoro, melantik Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kemenpora

Menpora Erick Terima Penghargaan dari KWP Awards 2026
Senin, 27 April 2026

Menpora Erick Terima Penghargaan dari KWP Awards 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir mendapat penghargaan dari Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP)

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile