Kemenpora Buka Ruang Kolaborasi Pengembangan Kepemudaan dengan Ikatan Pelajar Muhammadiyah

Rabu, 23 Juli 2025
Bagikan:
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) membuka ruang seluas-luasnya untuk berkolaborasi dan bekerjasama program-program pengembangan bidang kepemudaan dengan Ikatan Pelajar Muhammadiyah. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) membuka ruang seluas-luasnya untuk berkolaborasi dan bekerjasama program-program pengembangan bidang kepemudaan dengan Ikatan Pelajar Muhammadiyah. (foto:Herry/kemenpora.go.id)

Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) membuka ruang seluas-luasnya untuk berkolaborasi dan bekerjasama program-program pengembangan bidang kepemudaan dengan Ikatan Pelajar Muhammadiyah. 

Hal itu disampaikan oleh Staf Khusus Menpora Bidang Percepatan Inovasi Pemuda dan Olahraga Hasintya Saraswati, usai memberikan sambutan mewakili Menpora Dito saat menghadiri Resepsi Milad Ke-64 Ikatan Pelajar Muhammadiyah di Aula Lt.6 PP Muhammadiyah, Menteng Raya, Jakarta, Selasa (22/7) petang.

"Selamat milad ke-64 untuk IPM dan terus berkarya. IPM telah menghasilkan banyak tokoh-tokoh bangsa. Saya harap kedepan IPM bisa terus menghasilkan pemuda-pemudi yang tidak hanya banyak inovatif tetapi juga menjadi pemuda pemimpin bangsa dimasa depan," ujarnya.

"Sebagai perwakilan dari Kemenpora saya menyampaikan bahwa di Kemenpora banyak sekali program-program kepemudaan. Tentunya kedepan kita bisa berkolaborasi lebih banyak," harapnya pada milad yang mengusung tema 'Karya Pelajar untuk Indonesia Raya'.

Menurut Hasintya, pemuda harus menjadi subjek pembangunan bangsa. tagline ini diharapkan menjadi nyata dan terealisasi di tengah perkembangan matang dari pemuda-pemudi IPM.

"Pemuda harus menjadi subjek pembangunan bangsa, setidaknya itu yang disampaikan Bung Karno, semoga IPM dapat terus merealisasikan hal itu," tuturnya. 

"Kemenpora saat ini juga sedang memperbaiki Perpres Lintas Sektor Kepemudaan, kalau mungkin ada masukan dari teman-teman IPM dan juga jika teman-teman IPM ingin berkontribusi terhadap penyusunan baik UU Kepemudaan dan UU Kepramukaan, dipersilakan," tutupnya.

Dikesempatan yang sama, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang juga alumni PP IPM periode 2000-2002 menyampaikan selamat milad untuk IPM yang ke-64 tahun.

"Saya ucapkan selamat milad kepada IPM. IPM bagi saya adalah sekolah, bukan hanya sekolah formal tapi ini adalah sekolah kehidupan sebenarnya. Saya bisa sampai di titik ini kontribusi terbesarnya  adalah saya pernah dididik dan belajar di IPM," paparnya. 

Ketua Umum PP IPM Riandy Prawita mengatakan, IPM membangun struktur kepemimpinan yang solid dengan 35 pimpinan wilayah, 400 pimpinan daerah, 3.000 pimpinan cabang, 6.000 pimpinan ranting dan jumlah kader sebanyak 3 juta kader se Indonesia. 

"Kekuatan jaringan ini menjadi fondasi untuk mewujudkan agenda besar menciptakan generasi emas Indonesia dengan meningkatkan kapasitas kader dan organisasi untuk tantangan dunia dimasa depan," tegas Riandy. (ben)

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Mentalitas Juara Subhan/Rina Marlina Berbicara di Asian Para Games 2026, Sukses Lawan Rasa Sakit dan Trauma Paris

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina, menunjukkan mentalitas juaranya ketika berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026.

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Naik dari Medali Perunggu ke Perak, Fredy Setiawan Bidik Paralimpiade

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, di kampung halamannya di Sumsel justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata.(dok.Beny/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Dari Desa untuk Indonesia Emas 2045, Misi Irfan Bangun Generasi Melek Digital di Wirasena Youth Camp 2026

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, kenyataan yang ia temui di kampung halamannya di Sumatera Selatan justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata, keterbatasan fasilitas komputer, hingga penggunaan gawai yang belum sepenuhnya produktif.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026