Kemenpora Harap FNAN Dukung Akselerasi Indeks Pembangunan Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045

Minggu, 13 Juli 2025
Bagikan:
Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI Yohan mewakili Menpora Dito Ariotedjo hadir dalam Konferensi Pers sekaligus peluncuran Festival Nyanyian Anak Negeri (FNAN) di Kudus Hall, The Sultan Hotel, Minggu (13/7) so
Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI Yohan mewakili Menpora Dito Ariotedjo hadir dalam Konferensi Pers sekaligus peluncuran Festival Nyanyian Anak Negeri (FNAN) di Kudus Hall, The Sultan Hotel, Minggu (13/7) so

Jakarta: Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI Yohan mewakili Menpora Dito Ariotedjo hadir dalam Konferensi Pers sekaligus peluncuran Festival Nyanyian Anak Negeri (FNAN) di Kudus Hall, The Sultan Hotel, Minggu (13/7) sore.

Membacakan sambutan Menpora, Deputi Yohan menyebut FNAN ini sebagai momentum penting bersama-sama merayakan dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia. Apalagi Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman budaya, suku, agama, dan bahasa. 

“Keberagaman ini adalah anugerah yang patut kita jaga dan lestarikan.  Oleh karena itu melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda, untuk lebih mengenal, memahami, dan mencintai warisan budaya yang telah diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi,” ujar Deputi.

“Karena dengan memahami budaya, kita dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa, serta membangun karakter yang kuat dan berakhlak mulia,” imbuh Deputi Yohan.

Untuk itu Kemenpora berharap festival ini dapat menjadi wadah bagi para seniman, budayawan, dan masyarakat untuk berkarya, berkreasi, dan berinovasi khususnya di kalangan pemuda. Festival ini juga diharapkan bukan hanya menjadi wadah para seniman, melainkan juga bisa menjadi sebuah ekosistem perubahan dalam membangun masyarakat khususnya generasi muda yang inklusif, moderat, toleran, tertib dan damai. 

“Semoga festival ini melahirkan seniman yang dapat membangkitkan semangat nasionalisme dan melalui festival ini sebagai langkah kecil menuju cita-cita besar,” harap Deputi.

Lebih lanjut Deputi Yohan atas nama Pemerintah khususnya Kemenpora sangat mengapresiasi terhadap semua pihak yang telah menginisiasi pelaksanaan kegiatan festival ini. Apalagi kegiatan ini memiliki tujuan menghadirkan Duta Anak Muda Indonesia dengan wawasan kepribadian, kreativitas, disiplin, dan profesional yang berkarakter kebangsaan. 

“Selaras dengan hal tersebut di atas, kami juga berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi wadah kolaborasi jangka panjang, mendukung program pemerintah dalam upaya mengakselerasi indeks pembangunan kualitas sumber daya manusia khususnya indeks pembangunan pemuda menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Deputi.

Diketahui, FNAN merupakan lanjutan aktivasi edukasi dan sosialisasi album kebangsaan “Nyanyian Anak Negeri: Pusaka Nusantara”. Festival ini menggabungkan pencarian bakat, lokakarya, dan pertunjukan untuk mencetak Duta Anak Indonesia yang berwawasan kebangsaan, kreativitas, disiplin, dan profesionalitas tinggi.

FNAN hadir menjadi ajang kompetisi vokal dan inkubasi talenta yang tidak hanya sekadar ajang pencarian bakat bernyanyi, tetapi juga medium pembentuk karakter Duta Anak Negeri yang memiliki kepribadian, kreativitas, disiplin, profesionalitas, personal tinggi, dengan karakter ke-Indonesia-an yang kuat.

Secara khusus FNAN menampilkan lagu-lagu nasional/daerah re-aransemen dan lagu-lagu tematik kebangsaan yang diseleksi ketat tim juri dari kalangan musisi, penyanyi, produser, motivator, influencer, kreator digital, koreografer, dan budayawan.

Ajang yang dipersembahkan oleh Synergy For Indonesia dan IndonesiaCare ini juga didukung Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Kementerian Kebudayaan, dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) dalam hal pembekalan wawasan kebangsaan.
 
Peluncuran FNAN sendiri ditandai pemukulan gong oleh Wakil Ketua Badan Legislatif DPR RI Ahmad Doli Kurnia disaksikan para tamu undangan yang hadir. Penampilan penyanyi Dul Jaelani dan Shanna Shannon yang didapuk menjadi ikon program FNAN yang pertama turut memeriahkan peluncuran ini bersama para pengisi acara lainnya. (luk)

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Mentalitas Juara Subhan/Rina Marlina Berbicara di Asian Para Games 2026, Sukses Lawan Rasa Sakit dan Trauma Paris

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina, menunjukkan mentalitas juaranya ketika berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026.

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Naik dari Medali Perunggu ke Perak, Fredy Setiawan Bidik Paralimpiade

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, di kampung halamannya di Sumsel justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata.(dok.Beny/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Dari Desa untuk Indonesia Emas 2045, Misi Irfan Bangun Generasi Melek Digital di Wirasena Youth Camp 2026

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, kenyataan yang ia temui di kampung halamannya di Sumatera Selatan justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata, keterbatasan fasilitas komputer, hingga penggunaan gawai yang belum sepenuhnya produktif.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026