Ketum KONI Pusat Melaporkan Kesiapan Pelaksanaan PON XX Sesuai Jadwal kepada Menpora Amali

Rabu, 09 Juni 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) terkait persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua di Auditorium Wisma Kemenpora, Selasa (8/6).(foto:rayki/kemenpora.go.id)
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) terkait persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua di Auditorium Wisma Kemenpora, Selasa (8/6).(foto:rayki/kemenpora.go.id)

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) terkait persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua di Auditorium Wisma Kemenpora, Selasa (8/6). 

Hadir dalam rapat ini antara lain Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman, Sekretaris Jenderal KONI Pusat Ade Lukman. Hadir pula, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesemenpora), Gatot S Dewa Broto, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Chandra Bhakti, Staf Ahli Bidang Hubungan Pusat dan Daerah Kementerian Pemuda dan Olahraga, Dwijayanto Sarosa Putera. 

Usai menggelar rapat secara tertutup, Menpora Amali mengatakan ada beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan ini antara lain pertama tentang kesiapan Papua sebagai tuan rumah PON XX yang akan dilaksanakan Oktober mendatang sekaligus mendengarkan laporan Ketua Umum KONI Pusat yang baru saja meninjau kesiapan Papua. 

“Karena selama ini kan berkembang informasi yang simpang siur dan seolah-olah ada yang mengesankan bahwa belum siap bahkan ada wacana yang memunculkan untuk ditunda. Padahal ini sudah pernah ditunda dari tahun 2020 juga hal yang berkaitan dengan kesehatan karena kita tahu sekarang ini sedang Pandemi- covid-19 termasuk di Papua itu sendiri,” kata Menpora Amali. 

Hal kedua yang dibahas dalam Rakor ini yakni terkait koordinasi sekaligus mengklarifikasi terkait adanya informasi yang muncul beberapa saat yang lalu dimana dikatakan bahwa di Papua ada yang menolak diadakannya PON di tempatnya. Menpora Amali menegaskan bahwa PON XX Papua akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal dan tidak ada wacana penundaan. 

“Pak Ketua Umum KONI Pusat , Pak Marciano ini baru kembali dari sana sehingga beliau menyampaikan perkembangan terakhir, update dan tentu ini satu hal yang juga menggembirakan buat kita bahwa masalah-masalah yang selama ini kita rasakan menjadi gangguan dalam persiapan tenryata secara perlahan kita mendapatkan  penyelesaian dan jalan keluarnya,” ungkap Menpora Amali. 

Sementara itu, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman menyampaikan bahwa dirinya baru kembali dari Papua untuk memantau secara langsung kesiapan Papua menjadi tuan rumah PON XX. Saat di Papua, Marciano mengaku telah melakukan rapat koordinasi dengan PB PON sub PB PON Merauke, Mimika, Jayapura dan Kota Jayapura. Yang juga dihadiri oleh Panglima Kodam Cenderawasih, Kapolda Papua dan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat di dalam penyelenggaraan PON Papua. 

“Dari sisi kesiapan venue, sampai saat ini tetap sesuai dengan harapan kita semua. Sesuai dengan perencanaan waktu yang kita buat. Ada beberapa yang masih dalam proses tapi itu akan selesai pada waktunya,” jelas Marciano. 

Sementara terkait permasalahan yang mengemuka di media yakni ada kota yang menolak jadi kluster tuan rumah PON, menurut dia hal itu benar. Namun yang terjadi adalah hanya ada masalah komunikasi antara PB PON dengan kota setempat. 

“Masalahnya di komunikasi, itu sudah selesai. Saya atas arahan pak Menteri kita bertemu dan kita selesaikan. Insya Allah sumbatan-sumbatan komunikasi itu akan terselesaikan dengan baik,” ujarnya. 

Untuk hal-hal yang berkaitan dengan akomodasi, transportasi, konsumsi menurut Marciano, semua sudah dibicarakan dan akan berjalan sesuai dengan yang yang diharapkan. 

“Masalah situasi keamanan yang selama ini juga dikhawatirkan karena dinamika di Papua itu juga sangat dinamis, oleh karenanya saya sudah mendapatkan dukungan penuh dari Kapolda Papua maupun Pangdam Cenderawasih dan mereka optimal melaksanakan kegiatan pengamanan untuk meyakinkan bahwa PON ini dapat berlangsung secara aman dan lancar,” ungkapnya. 

Kemudian untuk seluruh atlet yang ada di daerah, dipastikan mereka tetap melaksanakan Pelatda di daerah masing-masing. 

“Jadi kesimpulannya untuk PON Papua tetap berjalan sesuai yang kita harapkan dan masih dalam rencana waktu dan kegiatan yang kita rencanakan,” bebernya. 

Pada kesempatan ini, perwakilan dari Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga dr Harry Papilaya memastikan bahwa Kemenkes mengawal semua dukungan bidang kesehatan untuk penyelenggaraan PON XX di Papua. 

“Kami sampaikan bahwa semua kegiatan bidang kesehatan sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan. Jadi dalam pelaksanaan, dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan kami tidak ada perubahan jadwal,” jelasnya. 

Bahkan, dalam waktu dekat ini yakni bulan Juni dan bulan Juli sudah ada kegiatan pelatihan untuk SDM kesehatan yang akan mengawal setiap event setiap lokasi pelaksanaan PON. “PON nanti akan dikawal secara khusus oleh tim kesehatan yang sudah terlatih,” katanya. 

Terkait pelaksanaan vaksinasi, menurut dia, sudah dilakukan sesuai standar dengan target yang ditetapkan sampai saat ini sudah masuk ke tempat untuk pemberian vaksinasi ke masyarakat umum. 

“Jadi prinsipnya bidang kesehatan berjalan sesuai dengan jadwal dan mendukung kegiatan PON sesuai dengan yang diharapkan,” ungkapnya.(ded)

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Mentalitas Juara Subhan/Rina Marlina Berbicara di Asian Para Games 2026, Sukses Lawan Rasa Sakit dan Trauma Paris

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina, menunjukkan mentalitas juaranya ketika berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026.

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Naik dari Medali Perunggu ke Perak, Fredy Setiawan Bidik Paralimpiade

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, di kampung halamannya di Sumsel justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata.(dok.Beny/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Dari Desa untuk Indonesia Emas 2045, Misi Irfan Bangun Generasi Melek Digital di Wirasena Youth Camp 2026

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, kenyataan yang ia temui di kampung halamannya di Sumatera Selatan justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata, keterbatasan fasilitas komputer, hingga penggunaan gawai yang belum sepenuhnya produktif.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026