Menpora Dito Sebut Majelis Tilawah Al-Qur'an Antar Bangsa DMDI ke-15 Ajang Mempererat Persaudaraan

Sabtu, 22 Maret 2025
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo secara resmi menutup Majelis Tilawah Al-Qur'an Antar Bangsa Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ke-15 yang digelar di Auditorium Kemenpora, Jakarta, pada Jumat (22/3) malam.(foto:gilan
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo secara resmi menutup Majelis Tilawah Al-Qur'an Antar Bangsa Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ke-15 yang digelar di Auditorium Kemenpora, Jakarta, pada Jumat (22/3) malam.(foto:gilan

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo secara resmi menutup Majelis Tilawah Al-Qur'an Antar Bangsa Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ke-15 yang digelar di Auditorium Kemenpora, Jakarta, pada Jumat (22/3) malam.

Dalam sambutannya, Menpora Dito  menyampaikan bahwa ajang ini bukan sekadar menampilkan keindahan bacaan Al-Qur'an, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan umat Islam, khususnya di kawasan Dunia Melayu dan Dunia Islam.

"Al-Qur'an bukan sekadar kitab suci yang dibaca, tetapi juga pedoman hidup yang harus diamalkan. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, pemuda memiliki peran penting dalam mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Oleh karena itu, Menpora Dito mengajak seluruh pemuda Muslim untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai sumber inspirasi dalam membangun peradaban yang maju, damai, dan berkeadaban.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa budaya Melayu dan Islam memiliki peran besar dalam membentuk identitas dan karakter bangsa. 

"Melalui lantunan ayat suci Al-Qur'an, tidak hanya hati yang disatukan dalam keimanan, tetapi juga nilai-nilai kebersamaan dan persatuan antarbangsa semakin diperkuat," ucapnya.

Sebagai penutup, Menpora Dito berharap agar majelis tilawah ini dapat terus diselenggarakan secara lebih meriah dan melibatkan lebih banyak generasi muda di masa mendatang. 

Ketua Umum DMDI Datuk H. Said Aldi Al Idrus, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menpora Dito atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Majelis Tilawah Al-Qur'an Antar Bangsa DMDI ke-15 di Auditorium Kemenpora.

"Kami berterima kasih kepada Bapak Menteri yang sudah mendukung acara ini sehingga bisa berjalan sukses. Menpora Dito juga telah menyiapkan tempat dan berbagai fasilitas yang sangat membantu kelancaran acara ini," ujar Said Aldi Al Idrus.

Ia berharap, dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an yang telah dibacakan selama dua hari di Auditorium Kemenpora, keberkahan akan mengalir bagi Menpora Dito serta seluruh staf Kemenpora yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.

Selain itu, ia juga memberikan pesan kepada para peserta, baik yang menang maupun yang belum meraih juara, untuk tetap menjunjung tinggi nilai persahabatan dan silaturahmi dalam tilawah ini.

"Bagi yang menang, jangan merasa terlalu bangga. Sementara yang belum menang, jangan merasa kalah. Ini bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga momen mempererat persaudaraan antar qori dan qoriah di seluruh Indonesia," tambahnya.

Kegiatan ini diikut 64 peserta terdiri dari 35 Qori dan 29 Qoriah dari  5 negara anggota Dunia Melayu Dunia Islam seperti  Malaysia, Kamboja, Singapura, Thailand, dan Indonesia. (rep)

Kontingen Indonesia menutup perjuangan di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang, dengan capaian membanggakan. Para atlet yang membawa nama bangsa berhasil mengoleksi 15 medali emas. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Indonesia Raih 15 Emas dan Tembus Delapan Besar Asian Para Games 2026, Menpora Erick: Bukti Kekompakan NPC dan CdM serta Strategi Target Prestasi yang Terukur

Kontingen Indonesia menutup perjuangan di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang, dengan capaian membanggakan. Para atlet yang membawa nama bangsa berhasil mengoleksi 15 medali emas atau lebih dari dua kali lipat target awal tujuh emas, serta mengumpulkan total 73 medali dan menempati peringkat kedelapan ranking perolehan medali.

Tim boccia Indonesia melengkapi kesuksesan di Asian Para Games 2026 dengan raihan emas keempat lewat nomor mixed team BC1/BC2.(Foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Raih Empat Emas di Asian Para Games 2026, Boccia Indonesia Percaya Diri Menatap Paralimpiade Los Angeles 2028

Tim boccia Indonesia melengkapi kesuksesan di Asian Para Games 2026 dengan raihan emas keempat lewat nomor mixed team BC1/BC2. Prestasi ini membuat Gischa Zayana dkk. semakin percaya diri menatap Paralimpiade Los Angeles 2028.

Tim para angkat berat Indonesia berhasil menambah perolehan medali perak menjelang upacara penutupan Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, Sabtu (24/10).(foto:Agung/NPC Indonesia)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Diwarnai Duel Sengit Kontra Irak, Para Angkat Berat Indonesia Bangga Raih

Tim para angkat berat Indonesia berhasil menambah perolehan medali perak menjelang upacara penutupan Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, Sabtu (24/10).

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026