UPZ Baznas Kemenpora Salurkan Zakat Tahap Pertama Kepada 68 Pegawai

Jumat, 27 Desember 2024
Bagikan:
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menyalurkan santunan zakat sebesar Rp 34 juta untuk 68 orang penerima (mustahik) di lingkungan Kemenpora melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Kemenpora, Jumat (27/12) pagi di Masjid Pe
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menyalurkan santunan zakat sebesar Rp 34 juta untuk 68 orang penerima (mustahik) di lingkungan Kemenpora melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Kemenpora, Jumat (27/12) pagi di Masjid Pe

Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menyalurkan santunan zakat sebesar Rp 34 juta untuk 68 orang penerima (mustahik) di lingkungan Kemenpora melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Kemenpora, Jumat (27/12) pagi di Masjid Pemuda Al Muwahhidin, Kemenpora.

Secara simbolis, santunan zakat ini diserahkan langsung oleh Ketua UPZ Baznas Kemenpora, Esa Sukmawijaya. Penasihat UPZ Kemenpora, Raden Isnanta, menegaskan pentingnya zakat sebagai sarana mempererat solidaritas dan kebersamaan di lingkungan Kemenpora. 

Isnanta, yang juga Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, mengapresiasi pegawai yang telah berkontribusi melalui pemotongan zakat sebesar 2,5 persen dari gaji atau tunjangan mereka. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah dengan ikhlas menunaikan zakat. Kemenpora, melalui Baznas, memberikan kemudahan dengan memfasilitasi pemotongan langsung dari gaji atau tunjangan, sehingga zakat dapat tersalurkan tepat sasaran," ucapnya.

"Walaupun saat ini baru 14 orang dari 1000 lebih PNS dan P3K yang telah menunaikan zakat infaq shadaqah, semoga penyalurannya kepada para mustahik menjadi momentum akhir tahun. Tahun depan Insyaa Allah akan makin banyak yang menjadi muzakki", sambungnya penuh optimis.

Ia juga menyampaikan bahwa penyaluran zakat ini menjadi momentum yang membahagiakan, terutama bagi penerima yang sangat membutuhkan. 

"Pagi tadi, saya bertemu beberapa  tenaga kebersihan (OB), yang menerima zakat. Mereka menyampaikan rasa terima kasih dan kebahagiaan. Ini adalah cermin kondisi di mana zakat benar-benar bermanfaat untuk kebutuhan mendasar mereka," jelasnya.

Menurut Isnanta, penyaluran zakat ini tidak hanya memberikan manfaat kepada penerima, tetapi juga menjadi proses pembelajaran bagi para pemberi zakat, pembersih harta agar makin bertambah keberkahannya. 

"Zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga kebiasaan yang menyenangkan. Dengan memberi, kita tidak kehilangan, melainkan justru bertambah. Bagi penerima, ini menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja dan semangat kerja karena merasa diperhatikan oleh pimpinan," jelasnya.

Penyaluran zakat dilakukan secara bertahap sesuai dengan pemasukan zakat yang diterima. Isnanta menegaskan bahwa kepanitiaan yang telah dibentuk akan memastikan zakat disalurkan secara adil dan tepat waktu. 

"Penyaluran ini tergantung dari pemasukan zakat. Jika dananya sudah mencukupi, kami pastikan tidak akan menunda-nunda penyalurannya," katanya.

Lebih jauh, Isnanta menekankan pentingnya menjadikan zakat sebagai tradisi positif di lingkungan Kemenpora.

 "Momentum seperti ini tidak hanya memperkuat hubungan antarpegawai, tetapi juga antara pimpinan dan staf. Ada kebatinan yang terjalin melalui proses memberi dan menerima, yang akhirnya menciptakan suasana kerja yang lebih harmonis," tutupnya.

Ketua UPZ Baznas Kemenpora, Esa Sukmawijaya, menyampaikan bahwa tahap pertama ini merupakan langkah awal untuk menyalurkan zakat yang telah dikumpulkan.

 "Alhamdulillah, pada Jumat akhir tahun yang penuh berkah ini, kami telah menyalurkan zakat sebesar Rp 34 juta kepada 68 mustahik yang berhak menerima. Jumlah ini merupakan hasil musyawarah berdasarkan anggaran yang tersedia. Transparansi, integritas, dan akuntabilitas kita junjung tinggi," ujar Esa.

Esa menjelaskan bahwa data penerima zakat yang masuk berjumlah 102 orang, namun karena keterbatasan anggaran, zakat tahap pertama hanya dapat diberikan kepada 68 orang. 

"Kami memastikan setiap penerima mendapatkan haknya secara adil. Insya Allah, tahap kedua akan kami salurkan pada bulan-bulan berikutnya untuk melengkapi penyaluran zakat kepada seluruh 102 mustahik yang telah terdata," tambahnya.

Para mustahik yang menerima zakat ini merupakan pegawai Kemenpora dengan pendapatan di bawah rata-rata Upah Minimum Regional (UMR). Esa berharap penyaluran zakat ini dapat membantu meringankan beban ekonomi para penerima menjelang akhir tahun.

Ke depannya, Esa juga berharap jumlah pegawai yang berstatus sebagai muzakki, atau wajib zakat, semakin meningkat sehingga dana yang dikumpulkan dapat menjangkau lebih banyak mustahik. 

"Kami akan terus mengikuti arahan pimpinan agar penyaluran zakat dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran, terutama menjelang momen-momen penting seperti akhir tahun ini," tutupnya. (rep)

Sekretariat Jenderal DPR RI bekerja sama dengan Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat menyelenggarakan Forum Tematik Bakohumas di Ruang Pustakaloka, Gedung Nusantara IV DPR RI, Jakarta, Rabu (13/5).(foto:dokumen)
Rabu, 13 Mei 2026

Forum Tematik Bakohumas Perkuat Sinergi Komunikasi Publik Diseminasi KUHAP

Sekretariat Jenderal DPR RI bekerja sama dengan Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) menyelenggarakan Forum Tematik Bakohumas bertema “Sinergi Komunikasi Kementerian/Lembaga dalam Membangun Kepercayaan Publik melalui Diseminasi KUHAP” di Ruang Pustakaloka, Gedung Nusantara IV DPR RI, Jakarta, Rabu (13/5).

Kemenpora RI menggelar kegiatan Rabu Bugar di Kemenpora, Jakarta, Rabu (13/5). Olahraga senam bersama tersebut berkolaborasi dengan Yayasan Jantung Indonesia (YJI).(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Rabu, 13 Mei 2026

Diikuti 580 Peserta, Rabu Bugar Kemenpora Disambut Antusias

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) kembali menggelar kegiatan Rabu Bugar di Kemenpora, Jakarta, Rabu (13/5). Olahraga senam bersama tersebut berkolaborasi dengan Yayasan Jantung Indonesia (YJI).

Menpora RI Erick Thohir membuka program Training of Trainers (TOT) Penggerak Olahraga Disabilitas “Berdaya” di Indonesia Paralympic Training Center, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng), Senin (11/5) siang. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Senin, 11 Mei 2026

Menpora Erick Buka Program Training of Trainers Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya untuk Lahirkan Atlet-Atlet Masa Depan

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir secara resmi membuka program Training of Trainers (TOT) Penggerak Olahraga Disabilitas “Berdaya” di Indonesia Paralympic Training Center, Desa Delingan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng), Senin (11/5) siang.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Menpora Erick Apresiasi Kerja Sama FIBA dan MILO untuk Pengembangan Basket
Rabu, 13 Mei 2026

Menpora Erick Apresiasi Kerja Sama FIBA dan MILO untuk Pengembangan Basket

Menpora Erick Thohir menyaksikan penandatanganan nota kesepakatan antara FIBA dan Milo Indonesia

Kemenpora dan Kemenperin Tandatangani PKS Perkuat Pengembangan Industri Bidang Kepemudaan & Keolahragaan
Kamis, 07 Mei 2026

Kemenpora dan Kemenperin Tandatangani PKS Perkuat Pengembangan Industri Bidang Kepemudaan & Keolahragaan

Kemenpora dan Kemenperin melakukan penguatan sinergi di bidang pengembangan industri kepemudaan dan keolahragaan

Wamenpora Taufik Minta ASN Kemenpora Memiliki Mental Juara dan Adaptif Dalam Era Disrupsi
Selasa, 05 Mei 2026

Wamenpora Taufik Minta ASN Kemenpora Memiliki Mental Juara dan Adaptif Dalam Era Disrupsi

Pengembangan Kompetensi ASN Kemenpora hari pertama berlanjut pada sesi kedua melalui kegiatan Leaders Talk

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile