Kemenpora Bersama PMKRI Siap Kolaborasi: Menuju Indonesia Emas!

Kamis, 14 November 2024
Bagikan:
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) berkomitmen dan mendukung semua langkah organisasi kepemudaan atau kemahasiswaan dalam meningkatkan peran pemuda menuju Indonesia Emas 2045.(foto:andre/kemenpora.go.id)
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) berkomitmen dan mendukung semua langkah organisasi kepemudaan atau kemahasiswaan dalam meningkatkan peran pemuda menuju Indonesia Emas 2045.(foto:andre/kemenpora.go.id)

Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) berkomitmen dan mendukung semua langkah organisasi kepemudaan atau kemahasiswaan dalam meningkatkan peran pemuda menuju Indonesia Emas 2045. 

Komitmen itu disampaikan Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Asrorun Ni'am Sholeh bersama Staf Khusus Menpora Bidang Kelembagaan dan Potensi Kepemudaan Venno Tetelepta saat menerima Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) di Lantai 10, Kemenpora, Jakarta, Kamis (14/12). Kehadiran PMKRI dipimpin oleh Ketua Presidium PMKRI, Susana Kandaimu bersama jajaran pengurus lainnya.

Pada pertemuan tersebut Susana menyampaikan bahwa PMKRI sangat mendukung program kepemudaan di Kemenpora yang diharapkan bisa sinergi dan kolaborasi untuk meningkatkan peran pemuda menuju Indonesia Emas 2045. 

"Kami mengucapkan terima kasih hari ini diberi kesempatan bertemu. Kedatangan kami untuk izin lapor ke depan kita bisa bersinergi dan berkolaborasi untuk teman-teman muda di Indonesia," kata Susana. 

Ia juga menyampaikan PMKRI hadir ingin memberikan kontribusi untuk pemuda di Indonesia. "Kita juga akan bersinergi untuk peningkatan kualitas pemuda di bidang ekonomi kreatif. Kami akan berpikir ekstra bagaimana peran pemuda menuju Indonesia Emas 2045. Kami ingin bersinergi dengan diadakanya pelatihan, dan juga magang untuk teman-teman muda di kementerian atau kelembagaan," tambahnya. 

Sebagai Ketua Presidium PMKRI, Susana  ingin menyampaikan bahwa dirinya bersama pengurus sudah melakukan rapat kerja internal terkait adanya program jangka pendek dengan menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional bulan Februari di Padang, Sumatera Barat. 

Menanggapi audiensi tersebut, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Asrorun Ni'am Sholeh menyampaikan Kemenpora secara prinsip sangat mendukung organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan meningkatkan peran pemuda di Indonesia. 

"Secara prinsip terkait sinergi,PMKRI bagian dari organisasi kepemudaan Kemenpora yang ikut mendongkrak IPP yang menjadi salah satu ukuran capaian dimana kita berkontribusi. PMKRI diharapkan bisa mendukung Kemenpora dalam peningkatan IPP," ujar Deputi Ni'am.

Sementara Staf Khusus Menpora Bidang Kelembagaan dan Potensi Kepemudaan, Venno Tetelepta berharap PMKRI dalam menyelenggarakan rakernas nanti bisa ditambahin dengan kegiatan diskusi kewirausahaan atau kepemimpinan yang bisa dikolaborasikan dengan Kemenpora untuk meningkatkan IPP. 

"Harapan kami di Rakernas PMKRI bisa fokus untuk meningkatkan IPP. Minat anak muda sekarang dalam berorganisasi sekarang masih rendah. Pastinya pemerintah tidak bisa rutin, harus dibantu OKP agar bisa langsung ke anak-anak muda. Rakernas bisa dibarengi dengan dialog kewirausahaan di kalangan anak muda," kata Venno. (amr)

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Mentalitas Juara Subhan/Rina Marlina Berbicara di Asian Para Games 2026, Sukses Lawan Rasa Sakit dan Trauma Paris

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina, menunjukkan mentalitas juaranya ketika berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026.

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Naik dari Medali Perunggu ke Perak, Fredy Setiawan Bidik Paralimpiade

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, di kampung halamannya di Sumsel justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata.(dok.Beny/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Dari Desa untuk Indonesia Emas 2045, Misi Irfan Bangun Generasi Melek Digital di Wirasena Youth Camp 2026

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, kenyataan yang ia temui di kampung halamannya di Sumatera Selatan justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata, keterbatasan fasilitas komputer, hingga penggunaan gawai yang belum sepenuhnya produktif.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026