Cerita Atlet Esport Vivian: Awal Dipandang Sebelah Mata, Kini Bisa Buktikan Tembus Prestasi Dunia

Vivi Indrawaty atau yang biasa dipanggil Vivian ini memiliki cerita panjang dalam perjalanan kariernya hingga bisa menyandang predikat atlet putri Timnas Esport Indonesia. Dipandang sebelah mata oleh teman hingga orang tuanya mampu dijawab dengan prestasi membanggakan untuk Indonesia.
Senin, 11 November 2024
Vivi Indrawaty atau yang biasa dipanggil Vivian ini memiliki cerita panjang dalam perjalanan kariernya hingga bisa menyandang predikat atlet putri Timnas Esport Indonesia. Dipandang sebelah mata oleh teman hingga orang tuanya mampu dijawab dengan prestasi

Jakarta: Vivi Indrawaty atau yang biasa dipanggil Vivian ini memiliki cerita panjang dalam perjalanan kariernya hingga bisa menyandang predikat atlet putri Timnas Esport Indonesia. Dipandang sebelah mata oleh teman hingga orang tuanya mampu dijawab dengan prestasi membanggakan untuk Indonesia. 

Atlet yang bergabung dalam Mobile Legend: Bang Bang (MLBB) putri Indonesia ini awalnya dipandang sebelah mata ketika meniti karier menjadi gamers. Salah satu bentuk pandangan sebelah mata tersebut diantaranya datang dari teman-teman terdekat dan lingkungan sekitar bahkan dari orang tuanya yang mengkritik jika bermain game itu tak berguna dan hanya membuang-buang waktu. 

"Apaan sih main games, tidak jelas, buang-buang waktu, cewek pula?," cerita Vivian yang menirukan teman-temanya saat itu. Begitu juga dengan pandangan orang tuanya yang menyayangkan kenapa anak kuliah main games terus di rumah.  

Meski diterpa banyak pandangan yang tak mendukung karier dan hobinya, Vivian terus jalani apa yang ia yakini. Kini dirinya mampu membuktikan apa yang telah ia jalani berbuah manis. Ia memberi motivasi untuk pemuda-pemudi Indonesia yang ingin menjadi pro player, atlet profesional player MLBB ladies untuk terus berlatih tekun tak mudah putus asa terus kerjar prestasi demi mengharumkan nama bangsa seperti dirinya.

"Sekarang pemuda-pemudi Indonesia istilahnya sudah enak ya, sudah ada contoh dan bisa bilang ke orang tua. Karena dulu aku tidak ada, banyak memandang sebelah mata karena main game di handphone (HP) terus," jelas peraih Final MVP Woman Star League Season 4 dan Final MVP WSL Season 8 ini.

"Sekarang mamah sudah mulai bangga dengan apa yang sudah aku raih. Mamah juga bisa bilang ke orang-orang sekitarnya dengan senang dan bangga yang tadinya main games dipandang sebelah mata, kini bangga," imbuh Vivian usai pelepasan Timnas Esport Indonesia ke International Esports Federation World Esports Championship (IESF WEC) 2024 di Media Center Kemenpora Senayan, Jakarta, Jumat (8/11) lalu.

Konsisten, fokus, belajar tekun, tidak mudah putus asa dan disiplin, menurut peraih medali emas bersama timnas Mobile Legends di SEA Games 2023 lalu, menjadi hal yang penting meraih cita-cita di dunia Esport.

"Tapi ya balik lagi karena dari awal aku suka, cinta dan hobi sama game ini merasa yakin dan konsisten itu yang penting. Satu tahun pertama 2017an berat ya, tapi tahun kedua aku mulai buktiin dan terus belajar, tekun, kembangkan terus pasti awal-awal banyak cibiran itu sudah pasti," tegasnya.

"Dulu aku juga pernah sampai main pakai akun orang terus dapat uang. Tapi, sekarang orang tua aku sudah mulai bangga dengan prestasi-prestasi aku. Ini semua juga takdir ya aku cuma ngejalani aja konsisten dan disiplin," tandas peraih Juara 1 Unipin Ladies Series SEA Championship 2023.

Vivian memulai karier esports bersama Bigetron, sejak 2018 dan telah meraih banyak prestasi baik di dalam negeri, dan juga di kancah internasional mewakili Indonesia. Mampu menjadi yang terbaik di ajang IESF WEC 2024 artinya menyandang status sebagai juara dunia, pastinya akan membanggakan bangsa dan negara.

"Aku merasa senang dan bangga karena pelepasan atlet esport ke IESF tahun 2024 ini dilepas oleh orang-orang hebat. Terima kasih Pak Menpora. Ini adalah hal yang harus kita balikin dengan medali emas," tekadnya.

"Di IESF ini kejuaraan pertama aku persiapannya 99% siap. Maunya semua ditim selalu respect sama tim lawan. Mainnya kompak, fokus karena kesalahan sedikit menjadi cela melawan kita. Fokus kita adalah menang agar bisa ngibarin Merah-Putih di negara orang dan ingin tunjukin ke seluruh dunia kalau atlet MLBB Women terbaik lahirnya di Indonesia," imbuhnya. 

"Pokoknya aku mau berlatih keras. Target kedepannya maunya juara 1 terus termasuk ke olimpic game dan semuanya," pungkas lulusan D3  Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) jurusan Graphic Arts Engineering ini. (ben)

Bagikan:
Menpora Erick Thohir menyampaikan keprihatinan dan empati atas hilang kontaknya lima jurnalis saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 11 September 2026

Menpora Erick Sampaikan Empati, Doakan Lima Jurnalis Yang Hilang di Anak Krakatau Segera Ditemukan Selamat

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan keprihatinan dan empati atas hilang kontaknya lima jurnalis bersama tiga awak kapal saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.

Menpora Erick mendampingi Presiden Prabowo melepas Kontingen Indonesia ke Asian Games 2026 sekaligus bertepatan momentum Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/9).(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Rabu, 09 September 2026

Momentum Haornas, Menpora Erick Sebut Presiden Prabowo Setujui Pelatnas Multiyears

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonedia (Menpora RI), Erick Thohir, mengatakan Presiden Prabowo Subianto menyetujui bahwa terobosan baru terkait penyelenggaraan pemusatan latihan nasional (pelatnas) secara jangka panjang (multi-years) untuk menjaga keberlanjutan pembinaan atlet.

Presiden Prabowo Subianto akan memberikan bonus sebesar Rp 3 miliar bagi atlet Indonesia yang berhasil meraih medali emas pada ajang Asian Games 2026 di Jepang. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Rabu, 09 September 2026

Presiden Prabowo Beri Bonus Rp 3 Miliar untuk Peraih Medali Emas Asian Games 2026

Presiden Prabowo Subianto akan memberikan bonus sebesar Rp 3 miliar bagi atlet Indonesia yang berhasil meraih medali emas pada ajang Asian Games 2026 di Jepang. Hal ini disampaikan Presiden Prabowo saat melepas Kontingen Indonesia ke Asian Games di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/9).

Menjadi atlet profesional bukan berarti harus mengesampingkan pendidikan. Justru, pendidikan menjadi bekal penting bagi atlet untuk menghadapi kehidupan setelah karier olahraga berakhir. (foto: Bagus/Kemenpora
Kamis, 10 September 2026

Pesan Cokorda Raka untuk Anak Muda: Olahraga dan Pendidikan Harus Jalan Beriringan

Menjadi atlet profesional bukan berarti harus mengesampingkan pendidikan. Justru, pendidikan menjadi bekal penting bagi atlet untuk menghadapi kehidupan setelah karier olahraga berakhir.

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.
Rabu, 02 September 2026

Kenzie Bawa Isu Hankam Lebih Dekat ke Anak Muda

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 31 Agustus 2026

Berlari Membawa Pesan, Bangkit Saputra Sampaikan Suara untuk Indonesia di Merdeka Run 2026

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. Bangkit Saputra datang dengan misi lain: membawa pesan untuk Indonesia melalui setiap langkahnya.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Menpora Erick Dampingi Presiden Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026
Rabu, 09 September 2026

Menpora Erick Dampingi Presiden Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026

Pelepasan ini menegaskan dukungan penuh negara kepada Tim Indonesia untuk memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama bangsa di Asian Games 2026.

Menpora Erick Hadiri Upacara Pengukuhan 430 Atlet Kontingen Indonesia yang Bertanding di Asian Games 2026
Rabu, 09 September 2026

Menpora Erick Hadiri Upacara Pengukuhan 430 Atlet Kontingen Indonesia yang Bertanding di Asian Games 2026

Pengukuhan ini menjadi penanda dimulainya perjuangan resmi Tim Indonesia di Asian Games 2026, sekaligus wujud komitmen bersama untuk menorehkan prestasi yang lebih baik dari edisi-edisi sebelumnya.

Kemenpora Gelar Upacara Memperingati Haornas Ke-43
Rabu, 09 September 2026

Kemenpora Gelar Upacara Memperingati Haornas Ke-43

Peringatan Haornas ke-43 menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa untuk bergerak bersama membangun budaya hidup aktif dan bugar sebagai bagian dari pembangunan nasional.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop ISS 2026 Banner mobile ISS 2026