Menpora Dito Sebut Pendirian BAKI sebagai Badan Penyelesaian Sengketa Olahraga Tunggal di Indonesia

Sabtu, 19 Oktober 2024
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo didampingi Sesmenpora Gunawan Suswantoro menyebut bahwa, pembentukan Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (BAKI) menjadi badan penyelesaian sengketa olahraga tunggal di Indonesia
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo didampingi Sesmenpora Gunawan Suswantoro menyebut bahwa, pembentukan Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (BAKI) menjadi badan penyelesaian sengketa olahraga tunggal di Indonesia

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo didampingi Sesmenpora Gunawan Suswantoro menyebut bahwa, pembentukan Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (BAKI) menjadi badan penyelesaian sengketa olahraga tunggal di Indonesia.

"Saya menyambut baik terbentuknya BAKI, sebagai badan arbitrase
keolahragaan tunggal di Indonesia. Pembentukan BAKI adalah langkah maju yang tidak hanya memenuhi amanat UU, tapi menegaskan komitmen terhadap kepastian hukum di dunia olahraga," kata Menpora Dito pada jumpa pers tentang peresmian pendirian BAKI di Media Center, Kemenpora, Jakarta, Jumat (18/10) sore. 

Menurut Menpora Dito, terbentuknya BAKI adalah sebagai hasil kesepakatan seluruh stakeholder keolahragaan, baik KONI, KOI, NPCI, KORMI, BAORI, BAKI, organisasi olahraga fungsional, dan organisasi olahraga profesional setelah dialog panjang sejak tahun 2023.

"Tantangan terbesar dalam penyatuan lembaga arbitrase keolahragaan tunggal adalah faktor historis dan karakteristik perkara yang ditangani," imbuhnya. 

Menpora Dito melanjutkan, sebelumnya terdapat dua forum penyelesaian sengketa olahraga yakni BAKI yang pendiriannya diinisiasi oleh KOI, dan BAORI yang berada di bawah KONI. Bahkan, terdapat sengketa di bidang
olahraga yang justru dibawa ke pengadilan negeri atau pengadilan tata usaha negara. 

"Pada pelaksanaannya nantinya, Pak Ganie selaku Ketua BAKI juga harus mengakomodir teman-teman BAORI dalam pembentukan kepengurusan, tentunya dengan tanpa mengorbankan profesionalitas dan kapabilitas arbiter-arbiter BAKI nantinya," pesannya.

Terkait pendirian BAKI ini, Ketua KONI Pusat Marciano Norman memberikan dukungan penuh dan apresiasi tinggi kepada pemerintah dan Kemenpora atas keputusan peresmian BAKI. 

"Saya sangat senang mendengar bahwa BAKI adalah satu-satunya badan arbitrase keolahragaan tunggal di Indonesia. Dan dalam prosesnya nanti juga akan melibatkan BAORI. Saya berterima kasih jika nanti Ketua BAKI memberi kesempatan anggota BAORI untuk bisa menjadi bagian dari BAKI," ujarnya.

"Saya siap mendukung dan mari kita sama-sama jadikan BAKI ini benar-benar sebagai satu-satunya badan arbitrase keolahragaan yang menyelesaikan sengketa-sengketa olahraga di Indonesia. Selamat bekerja kepada BAKI," paparnya.

"Kami dari KOI juga sangat siap untuk bekerjasa sama dengan BAKI untuk melanjutkan pembinaan dan menjaga prestasi keolahragaan Indonesia semakin tinggi lagi," imbuh Ketua KOI Raja Sapta Oktohari. (ben)

Ketum PSSI Erick usai membuka Indonesia Womens League (IWL) 2026 yang sekaligus dilanjutkan pertandingan Persija lawan FC Bekasi City di Stadion Madya, GBK, Jakarta, Minggu (18/10) malam.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 18 Oktober 2026

Women's League 2026 Resmi Dibuka, Ketum PSSI Target Lahirkan Pemain Berkualitas untuk Timnas hingga Prestasi Kancah Internasional

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menyambut baik bergulirnya kembali kompetisi sepak bola wanita di tanah air. Dengan dimulainya kompetisi ini, PSSI optimistis kualitas sepak bola wanita nasional akan semakin meningkat dan mampu bersaing di level internasional.

Pertandingan seru tersaji di Indonesia Womens League (IWL) 2026 antara Dewa United Women vs Persikad Women di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (18/10).(foto:gia/kemenpora.go.id)
Minggu, 18 Oktober 2026

Indonesia Women’s League 2026: Ketum PSSI Erick Saksikan Gol Tunggal Zahra Antar Dewa United Women Kalahkan Persikad Women

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyaksikan langsung pertandingan pekan pertama Indonesia Women's League (IWL) 2026 yang mempertemukan Dewa United Women melawan Persikad Women di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (18/10).

Atmosfer kegembiraan sekaligus tensi tinggi dirasakan langsung pemain Garudayaksa Women, Ellen Tria Ferlika pada kompetisi bergengsi Indonesia Women’s League (IWL) 2026. (foto:gia/kemenpora.go.id)
Minggu, 18 Oktober 2026

Indonesia Women’s League 2026 Bergulir, Ellen Tria Ferlika Luapkan Rindu di Lapangan Hijau

Rasa rindu dan antusiasme yang dinanti akhirnya terbayar bagi para pesepak bola putri Tanah Air. Bergulirnya kompetisi bergengsi Indonesia Women’s League (IWL) 2026 disambut gelombang optimisme tinggi oleh para pemain yang telah lama menantikan panggung resmi untuk meluapkan gairah dan bakat terbaik mereka di lapangan hijau.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.istimewa)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Minggu, 04 Oktober 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi momen penutup perjuangan kontingen Indonesia, sekaligus panggung bagi Meydiana Laviola untuk membawa Merah Putih dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana Prada Bali dan Songket Bali. Indonesia menutup ajang tersebut dengan total 39 medali, terdiri atas 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026