Jadi Pembicara di ISEol 2021, Menpora Amali Dorong Pemuda Terlibat Dalam Penanganan Pendemi COVID-19

Senin, 05 April 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mendorong pemuda khusunya mahasiswa untuk terlibat dalam upaya-upaya penanganan pendemi COVID-19 yang sedang mewabah di tanah air saat ini. (foto:putra/kemenpora.go.id)
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mendorong pemuda khusunya mahasiswa untuk terlibat dalam upaya-upaya penanganan pendemi COVID-19 yang sedang mewabah di tanah air saat ini. (foto:putra/kemenpora.go.id)

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mendorong pemuda khusunya mahasiswa untuk terlibat dalam upaya-upaya penanganan pendemi COVID-19 yang sedang mewabah di tanah air saat ini. 

Hal itu disampaikan Menpora Amali saat menjadi Keynote Speaker secara virtual pada acara International Student Exchange Of Ideas (ISEol) 2021 oleh Universitas Islam Malang (UNISMA) dengan tema: Covid-19 Pandemic Learning Experience Across the Globe, Senin (5/4). Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan 28 negara. Hadir pula Duta Besar Afghanistan untuk Indonesia Arief Rahman, Rektor Unisma Malang Prof Dr H Maskuri MSi dan sejumlah civitas akademik. 

Menpora Amali memaparkan bahwa saat ini hampir semua negara di dunia dilanda pendemo COVID-19. Dan semua negara, memiliki cara masing dalam menanggulangi penyebaran wabah tersebut termasuk Indonesia. 

"Alhamdulillah pemerintah telah bekerja keras berusaha untuk mengatasi pandemi COVID-19 ini dan seluruh masyarakat kita terlibat, diminta atau tanpa diminta karena terbangun kesadaran bersama. Ini menjadi urusan kita bersama. Maka seluruh komponen bangsa terlibat di dalam menangani urusan pandemi ini," kata Menpora Amali. 

Menurut Menpora Amali berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019 jumlah penduduk Indonesia sekira 257 juta jiwa. Dari jumlah ini, ada sekitar 64, 19 juta jiwa pemuda atau sekira 24 persen. Kategori pemuda berdasarkan undang-undang nomor 40 tahun 2009 adalah mereka yang berusia 16 sampai 30 tahun. 

Dengan besarnya jumlah tersebut, maka peran pemuda sangat menentukan termasuk sukses atau tidaknya penanganan pendemo COVID-19 di negeri ini. "Jumlah yang 24 persen ini tentu sangat menentukan dan pasti saya yakin termasuk di dalamnya mahasiswa kita yang ada ada di Unisma Malang. Kalau kita tidak mengikutsertakan mereka di dalam aktivitas masyarakat termasuk di dalam penanganan pandemi maka pasti kita tidak akan cepat bisa mengatasi pandemi ini," jelas Menpora Amali. 

Disisi lain, jumlah pemuda yang sangat besar ini bisa menjadi mudharat bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi bonus demografi kalau tidak dikelola dengan baik dan terlibat dalam berbagai aktivitas masyarakat. 

"Kalau kita tidak kelola dengan baik, kalau kita tidak persiapkan dengan baik, para pemuda kita ini, dia tidak akan menjadi manfaat buat negeri ini. Bahkan bisa menjadi mudharat. Nah ini yang harus kita perlu berikan perhatian," paparnya. 

Selanjutnya, Menpora Amali memaparkan bahwa pemuda Indonesia memiliki beberapa karakter dan hal itu tertungan dalam UU Kepemudaan antara lain menghargai harkat dan martabat sesama manusia,  menjalin tekad bersama sebagai bangsa merdeka, mendambakan masyarakat adil dan makmur, mencintai seluruh budaya tanah air bangsa, menjunjung tinggi demokrasi dan kedaulatan rakyat serta menjalin kesetiakawanan dan solidaritas sosial. 

Dari karakter-karakter tersebut lanjutnya, banyak yang terkait langsung dengan aktivitas anak muda di tengah pendemi. Khusunya karakter tentang kesetiakawanan dan solidaritas sosial. 

"Karena kita tahu bahwa tanpa kesetiakawanan, tanpa solidaritas, tanpa persatuan, tanpa kebersamaan, tanpa gotong royong, tentu kita tidak bisa mengatasi sendiri-sendiri. Pemerintah tidak mungkin bisa mengatasi kondisi pandemi COVID-19 sendirian tanpa keikutsertaan dari berbagai elemen termasuk elemen-elemen yang ada di kampus dan khususnya elemen-elemen Pemuda kita," ungkapnya. 

Menurut Menpora Amali, ada beberapa hal yang bisa dilakukan pemuda di masa pendemi. Pertama promotif, yakni memberikan literasi kepada masyarakat terkait COVID-19. 

"Sekarang ini di tengah-tengah masyarakat banyak sekali beredar pemberitaan-pemberitaa,  informasi-informasi yang belum tentu dasar kebenarannya bahkan sulit untuk dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, maka pemuda kita harus melakukan langkah-langkah promotif memberikan literasi kepada masyarakat yakni jangan menyebarkan berita-berita yang berita-berita yang tidak jelas sumbernya," jelasnya.

Kedua preventif, yakni pemuda bisa menjadi relawan -relawan untuk menanggulangi COVID-19. Misalnya di l o ngkungann terkecil tempat dia dia tinggal mengajak masyarakat untuk tetap patuh dan disiplin terhadap protokol kesehatan dengan standar-standar yang sudah diberikan oleh pemerintah. 

"Kadang di tengah-tengah masyarakat masih dilanggar kadang masyarakat juga belum patuh sehingga di sinilah muncul cluster-cluster baru. Nah disinilah butuh kerelawanan pemuda secara preventif, melakukan langkah-langkah yang sangat konkrit terhadap penanganan COVID-19," ujarnya 

Selanjutnya langkah kuratif. Menurutnya, saat ini banyak anak-anak muda yang tidak sadar dan terbiasa dengan kemana-mana dengan tidak memakai masker. 

"Maka di saat pandemi ini, kadang masih lupa harus bisa menjadi contoh memberikan anjuran secara persuasif tetapi juga harus memberikan contoh kemanapun menggunakan masker, kemudian mencuci tangan dan tidak berkerumun," jelasnya. 

Sementara yang terakhir adalah rehabilitif, dimana pemuda dan pemerintah menjalankan protokol secara kebersamaan. Karena itu adalah komitmen atas kecintaan pada bangsa dan tanah air ini. 

"Kita bisa melakukan hal-hal yang membantu pemerintah. Hal-hal ini saya kira kalau kita jalankan secara sungguh-sungguh dan secara benar maka disitulah wujud dari cara kita mencintai negeri ini dan juga bela negara cinta bangsa kita supaya segera terhindar dari COVID-19 ini," pungkas Menpora.(ded)

Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga untuk PNS maupun kalangan profesional Kemenpora mendapat antusias yang besar.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Kamis, 05 Februari 2026

2 Hari Pendaftaran Dibuka, Hampir 70 Orang Mendaftar Seleksi JPT Deputi Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora

Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga untuk PNS maupun kalangan profesional yang dilakukan Kemenpora mendapat antusias yang besar.

Kemenpora RI ikut berperan aktif memperkuat komunikasi publik pemerintah melalui pendekatan “Satu Narasi” dalam Forum Bakohumas “GPR Outlook 2026: Satu Narasi, Bangun Reputasi Negeri” di Jakarta, Rabu (4/2). (Foto: Humas/Komdigi)
Rabu, 04 Februari 2026

Kemenpora Ikut Serta Bakohumas GPR Outlook 2026: Satu Narasi, Bangun Reputasi Negeri

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) ikut berperan aktif untuk memperkuat komunikasi publik pemerintah melalui pendekatan “Satu Narasi” dalam Forum Bakohumas “GPR Outlook 2026: Satu Narasi, Bangun Reputasi Negeri” di Jakarta, Rabu (4/2).

Wamenpora Taufik Hidayat menghadiri Press Conference & Gala Dinner Carabao International Open, Carabao Junior Open, Carabao International Celebrity Billiards. Selasa (3/2) sore.(foto:bagus/kemenpora.go.id)
Rabu, 04 Februari 2026

Wamenpora Taufik Harap Carabao International Open Lahirkan Atlet Biliar Indonesia yang Mendunia

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat menghadiri Press Conference & Gala Dinner Carabao International Open, Carabao Junior Open, Carabao International Celebrity Billiards di kawasan PIK 2, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (3/2) sore.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Sesmenpora Lepas Tim Pelajar Garuda Muda Ikuti Bangkok International Youth Football Festival 2026
Senin, 02 Februari 2026

Sesmenpora Lepas Tim Pelajar Garuda Muda Ikuti Bangkok International Youth Football Festival 2026

Sesmenpora Gunawan Suswantoro Lepas Tim Pelajar Garuda Muda Ikuti Bangkok International Youth Football Festival 2026

Wamenpora Taufik Buka Gelaran Milo National Championship 2026
Minggu, 01 Februari 2026

Wamenpora Taufik Buka Gelaran Milo National Championship 2026

Wamenpora Taufik Hidayat apresiasi penyelenggaraan Milo National Championship 2026

Serah Terima Alat Gymnasium dan Sport Science dari Kemenpora untuk PBSI
Rabu, 28 Januari 2026

Serah Terima Alat Gymnasium dan Sport Science dari Kemenpora untuk PBSI

Kemenpora melakukan serah terima alat-alat kebugaran dan sport science ke PBSI

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile