Cetak Agen Perubahan, Kemenpora Dorong Akses Olahraga Disabilitas lewat ToT

Minggu, 26 Juli 2026
Bagikan:
Kemenpora menggelar Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas di Kota Semarang, Jawa Tengah pada 25-26 Juli 2026.(foto:Yayan/kemenpora.go.id)
Kemenpora menggelar Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas di Kota Semarang, Jawa Tengah pada 25-26 Juli 2026.(foto:Yayan/kemenpora.go.id)

Semarang: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) terus mempercepat langkah pembinaan olahraga inklusif di tanah air. Guna meruntuhkan keterbatasan akses dan fasilitas, Kemenpora menggelar Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas di Kota Semarang, Jawa Tengah pada 25-26 Juli 2026.

Kegiatan yang diikuti oleh 115 peserta dari National Paralympic Committee (NPC) Jawa Tengah dan Special Olympics Indonesia (SOIna) ini dibuka secara resmi oleh Analis Kebijakan Ahli Utama pada Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora,  Dwijayanto Sarosa Putera.

Dalam sambutannya, Dwijayanto menyoroti angka partisipasi olahraga penyandang disabilitas di Indonesia yang saat ini baru menyentuh 11,6 persen. Menurutnya, ToT ini menjadi salah satu jawaban konkret pemerintah atas ketimpangan tersebut.

"Fakta di lapangan menunjukkan rendahnya partisipasi ini bukan karena teman-teman disabilitas tidak ingin berolahraga, melainkan akibat minimnya akses, keterbatasan fasilitas yang ramah disabilitas, serta langkanya dukungan tenaga pelatih yang memiliki kompetensi inklusi," tegas Dwijayanto.

Oleh karena itu, ia menekankan bahwa pelatihan ini lebih dari sekadar transfer ilmu teknis. "Kami berharap para peserta pulang bukan sekadar sebagai master trainer, melainkan sebagai agen perubahan, pemandu bakat (talent scout), dan penyala harapan di komunitas masing-masing untuk menemukan talenta-talenta berprestasi," tambahnya.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif yang dimulai dari pemaparan materi oleh narasumber, sesi praktik olahraga secara langsung, dan ditutup dengan evaluasi atau post-test untuk mengukur penyerapan kompetensi.

Langkah Kemenpora ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Tengah, Anton Asfihani, yang hadir mewakili Kepala Dinas, menyebut kegiatan ini sebagai langkah vital bagi ekosistem olahraga disabilitas.

"Pelaksanaan Training of Trainers ini merupakan agenda strategis untuk menjaga keberlanjutan pembinaan olahraga disabilitas di Indonesia. Kami berharap program ini memberikan dampak signifikan bagi keolahragaan disabilitas, khususnya di wilayah Jawa Tengah," ujar Anton.

Apresiasi senada turut disampaikan oleh Ketua Bidang Organisasi NPCI Jawa Tengah, Slamet Widodo, Ia menilai program ToT ini sebagai bentuk nyata kepedulian dan keberpihakan Kemenpora terhadap penyandang disabilitas.

Kepada para peserta, Slamet berpesan agar mereka menyadari pentingnya peran yang kini diemban. "Menjadi penggerak olahraga adalah tugas yang sangat strategis, bukan hal remeh. Melalui olahraga, sudah terbukti seseorang bisa meningkatkan kualitas dirinya, bahkan bisa 'naik level' melalui jalur prestasi," tuturnya.

Dampak dari pelatihan ini pun langsung dirasakan oleh peserta. Widyawati, salah satu peserta yang berlatar belakang relawan organisasi olahraga disabilitas, mengaku bersyukur atas pembekalan yang diterimanya.

"Ilmu yang saya dapatkan di sini akan saya gunakan untuk menjaring teman-teman disabilitas di pelosok daerah agar mau bergerak aktif. Syukur-syukur dari pergerakan ini, kita bisa mendapatkan talenta baru yang siap dibina untuk mencetak prestasi," ungkap Widyawati.

Lewat lahirnya ratusan penggerak baru ini, Kemenpora menargetkan adanya efek bola salju (snowball effect) dalam penyebarluasan ilmu keolahragaan disabilitas di daerah, sehingga pembinaan olahraga inklusif dapat berjalan secara berkesinambungan. (yan)

Atlet voli putri Indonesia, Yolla Yuliana, merasakan pengalaman berbeda dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di kawasan Monas menuju Bundaran HI, Jakarta, Senin (17/8).(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Selasa, 18 Agustus 2026

Yolla Yuliana Bangga Ikut Karnaval HUT ke-81 Republik Indonesia untuk Memperkuat Rasa Cinta Tanah Air

Atlet voli putri Indonesia, Yolla Yuliana, merasakan pengalaman berbeda dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Untuk pertama kalinya, Yolla ikut ambil bagian dalam memeriahkan karnaval bersama Kemenpora yang dimulai dari kawasan Monas menuju Bundaran HI, Jakarta, Senin (17/8).

Menpora RI Erick Thohir Senin (17/8) pagi, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Senin, 17 Agustus 2026

Menpora Erick Maknai HUT ke-81 RI: Kemerdekaan Adalah Keberanian Mengibarkan Bendera Merah Putih di Pentas Dunia

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir bersama istri, Elizabeth Tjandra Thohir Senin (17/8) pagi, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di halaman Istana Merdeka, Jakarta.

Kemenpora RI terus memperkuat pembinaan olahraga disabilitas di daerah. Salah satunya melalui Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya Kabupaten Cilacap yang digelar pada 13–14 Agustus 2026 (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 17 Agustus 2026

Kemenpora Perkuat Pembinaan Olahraga Disabilitas melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas di Cilacap

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus memperkuat pembinaan olahraga disabilitas di daerah. Salah satunya melalui Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya Kabupaten Cilacap yang digelar pada 13–14 Agustus 2026 di Sindoro Hotel Cilacap by Conary, Kabupaten Cilacap.

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Rahma Yuniarsih sosok pemuda inspiratif yang membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.(foto: istimewa)
Selasa, 04 Agustus 2026

Dari Keresahan Menjadi Gerakan, Kisah Rahma Yuniarsih Menggerakkan Ribuan Pemuda Lewat Literasi

Rahma Yuniarsih merupakan sosok pemuda inspiratif yang percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Berangkat dari kepeduliannya terhadap ruang belajar dan kreativitas anak muda di masa pandemi, ia membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81