Jadi Chief Guest Peringatan Revolusi Iran, Menpora Dito Tegaskan Penguatan Kerja Sama Pemuda dan Olahraga Kedua Negara

Rabu, 07 Februari 2024
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menjadi Chief Guest pada acara Peringatan 45 Tahun Kemenangan Revolusi Islam Iran di Grand Ballroom Fairmont Hotel, Jalan Asia Afrika Nomor 8, Senayan, Selasa (6/2) malam.(foto:her
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menjadi Chief Guest pada acara Peringatan 45 Tahun Kemenangan Revolusi Islam Iran di Grand Ballroom Fairmont Hotel, Jalan Asia Afrika Nomor 8, Senayan, Selasa (6/2) malam.(foto:her

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menjadi Chief Guest pada acara Peringatan 45 Tahun Kemenangan Revolusi Islam Iran di Grand Ballroom Fairmont Hotel, Jalan Asia Afrika Nomor 8, Senayan, Selasa (6/2) malam.

Mewakili Pemerintah RI, Menpora Dito mengucapkan selamat kepada Republik Islam Iran yang tengah merayakan hari nasionalnya. Apalagi kemenangan Revolusi Islam Iran merupakan pijakan yang signifikan dalam sejarah negara tersebut.

“Atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia, saya mengucapkan selamat kepada pemerintah dan rakyat Iran dalam memperingati 45 tahun Revolusi Islam. Saya salut dengan keberhasilan Iran dalam menghadapi tantangan dan kemajuannya di bidang sosial-ekonomi serta ilmu pengetahuan,” tutur Menpora.

“Peringatan 45 tahun Kemenangan Revolusi Islam Iran merupakan bukti kekuatan dan determinasi masyarakat Iran. Peristiwa ini merupakan simbol komitmen yang kokoh pada prinsip-prinsip, kegigihan dalam menghadapi tantangan, serta upaya mencapai masa depan yang lebih cerah,” sambung Menpora Dito.

Indonesia, sebut Menpora, memiliki semangat yang sama dan selaras dengan Iran dalam hal upaya mencapai progres ke depan. Dengan perjalanan transformasi yang telah dilalui selama ini, Indonesia memahami pentingnya mewujudkan satu tujuan dalam membangun masa depan bangsa.

“Saya menekankan kesamaan semangat kedaulatan dan perjuangan dalam menentukan masa depan antara Indonesia dan Iran. Sebagai sahabat, Indonesia akan terus mendukung upaya Iran mencapai kemajuan lebih lanjut,” ucap Menpora Dito.

Lebih lanjut Menpora mengapresiasi hubungan bilateral yang kuat antara Iran dan Indonesia. Sebagaimana dipertegas dengan kunjungan Presiden Iran Seyyed Ebrahim Raisi ke Indonesia dan penandatanganan sepuluh perjanjian yang memperkuat kerja sama ekonomi, budaya, dan sektor lainnya.

“Dalam hubungan bilateral dengan seluruh negara internasional, komitmen Indonesia selalu tinggi. Itu semua pasti dilakukan dengan kolaborasi-kolaborasi dan kerja sama di berbagai sektor,” tegas Menpora. 

Menpora Dito lantas menyampaikan progres kerja sama kepemudaan dan keolahragaan antara Indonesia dengan Iran. Melalui pertemuan dengan Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi, diketahui bahwa kedua negara memiliki keinginan besar untuk sama-sama memperkuat kerja sama tersebut.

“Saya menggarisbawahi kerja sama di bidang pemuda dan olahraga sebagai komponen penting dari hubungan bilateral, dengan harapan untuk pertukaran pemuda dan pengembangan bersama di industri olahraga, termasuk sepak bola dan olahraga tradisional,” terang Menpora. 

Menpora melihat melihat Iran sebagai salah satu negara di Timur Tengah dengan perkembangan olahraga yang pesat. Baik itu di multievent seperti Asian Games yang berada pada peringkat tujuh maupun sepak bolanya yang juga mulai maju. 

“Inilah yang nanti kita aturkan, bagaimana para atlet kita bisa berlatih bersama dan bertanding bersama, dan juga tidak menutup untuk olahraga-olahraga lainnya, termasuk olahraga tradisional Iran,” ujar Menpora Dito.

Tak luput Menpora menegaskan dukungan Indonesia terhadap Palestina. Pasalnya Iran memiliki sikap yang sama dengan Indonesia yang tegas menolak penjajahan dan kekerasan di Palestina yang dilakukan Israel.

“Saya menegaskan dukungan Indonesia terhadap Palestina dan mengungkapkan optimisme untuk kerja sama yang lebih dalam antara Indonesia dan Iran, yang diharapkan membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi kedua bangsa,” sebut Menpora.

Dalam kesempatan itu Menpora Dito melakukan pemotongan kue secara simbolis bersama Dubes Mohammad Boroujerdi sebagai simbol hubungan baik kedua negara. Hadir mendampingi Menpora Dito di antaranya Staf Khusus Bidang Hukum dan Kepatuhan Tata Kelola Alvin Saptamandra Suryohadiprojo, Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Hubungan Internasional Alia Noorayu Laksono, serta Staf Khusus Bidang Percepatan Inovasi Pemuda dan Olahraga Hasintya Saraswati. (luk)

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Mentalitas Juara Subhan/Rina Marlina Berbicara di Asian Para Games 2026, Sukses Lawan Rasa Sakit dan Trauma Paris

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina, menunjukkan mentalitas juaranya ketika berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026.

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Naik dari Medali Perunggu ke Perak, Fredy Setiawan Bidik Paralimpiade

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, di kampung halamannya di Sumsel justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata.(dok.Beny/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Dari Desa untuk Indonesia Emas 2045, Misi Irfan Bangun Generasi Melek Digital di Wirasena Youth Camp 2026

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, kenyataan yang ia temui di kampung halamannya di Sumatera Selatan justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata, keterbatasan fasilitas komputer, hingga penggunaan gawai yang belum sepenuhnya produktif.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026