Menpora Dito Tekankan 5 Poin Saat Tandatangani Perjanjian Kinerja Tahun 2024 Bersama Eselon I Kemenpora

Selasa, 30 Januari 2024
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menandatangani perjanjian kinerja tahun 2024 bersama para eselon I Kemenpora. Ada 5 poin yang ditekankan Menpora Dito untuk meningkatkan integritas, akuntabilitas, dan transparansi
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menandatangani perjanjian kinerja tahun 2024 bersama para eselon I Kemenpora. Ada 5 poin yang ditekankan Menpora Dito untuk meningkatkan integritas, akuntabilitas, dan transparansi

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menandatangani perjanjian kinerja tahun 2024 bersama para eselon I Kemenpora. Ada 5 poin yang ditekankan Menpora Dito untuk meningkatkan integritas, akuntabilitas, dan transparansi.

Perjanjian kinerja tersebut dilakukan di Kemenpora, Jakarta, Selasa (30/1). Hal ini juga sekaligus untuk mempertegas kembali komitmen guna meningkatkan kinerja aparatur.

"Perjanjian kinerja yang sudah ditandatangani akan menjadi dasar penilaian kinerja saudara oleh atasan yang berisikan kesanggupan saudara dalam pernyataan pencapaian kinerja, sasaran kinerja, indikator kinerja dan target kinerja yang harus dicapai pada tahun ini," ujar Menpora Dito. 

Oleh karenanya, Menpora Dito menekan 5 poin agar target-target tersebut bisa tercapai dengan baik. Pertama, para pejabat yang meliputi Sesmenpora, para Deputi, para Staf Ahli, dan Inspektur agar sepenuhnya mendukung perjanjian kinerja ini. 

"Dokumen perjanjian kinerja ini akan menjadi dasar kita untuk mengarahkan sumber daya, dalam mencapai kinerja organisasi yang optimal dan berdampak serta menjadi langkah awal dalam mengambil langkah strategis selanjutnya," kata Menpora Dito.

"Sehingga untuk dapat benar direalisasikan dengan baik pada tahun anggaran 2024 maka diperlukan komitmen yang kuat, bukan sekadar kumpulan janji kinerja yang ditandatangani, namun harus menjadi awal sebuah kerja yang tuntas dan ikhlas, yang betul-betul menjadi ketetapan hati," lanjutnya. 

Kedua, Menpora Dito bilang setiap program yang ada harus dilakukan dengan fokus dan baik. Untuk itu, seluruh kegiatan yang jelas outcome dan output. Lalu, yang ketiga adalah pencapaian target kinerja pada tahun 2023 harus bisa dipertahankan, bahkan harus ditingkatkan lagi. 

Misalnya penyerapan anggaran yang lebih dari 90 persen, raihan predikat Wajar Tanpa Pengecualian, keberhasilan prestasi olahraga Indonesia di ajang multi event, pembangunan kepemudaan, dan capaian terkait reformasi birokrasi.

"Ini muaranya adalah optimalisasi pelayanan publik. Maka tahun 2024 ini saya harap Desain Besar Kepemudaan Nasional dapat dimonitor terus. Laporkan secara berkala, setiap tiga bulan sekali kepada saya dengan tujuan supaya pelaksanaan kinerja Kemenpora berjalan baik dan zero temuan BPK," jelas Menpora Dito. 

Kemudian, keempat yakni pengawalan nilai kinerja anggaran melalui pembenahan tata kelola administrasi pengelola anggaran sesuai indikator pada Indikator Kinerja Pelaksana Anggaran perlu sangat diperhatikan oleh masing-masing satuan kerja.

"Terakhir kelima, saya berharap koordinasi dan konsolidasi antar satuan kerja, unit kerja dibantu oleh Staf Ahli Menteri dan Staf Khusus terus mendukung capaian terkait program directive menteri maupun program yang menjadi prioritas Kementerian Pemuda dan Olahraga," terang Menpora Dito.

"Dengan adanya perjanjian kinerja ini diharapkan kepada pejabat yang telah membubuhkan tandatangannya agar dapat berkomitmen untuk mewujudkan sasaran, indikator kinerja dan target yang telah ditetapkan di dalam PK tersebut secara optimal," pungkas Menpora Dito. (jef)

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Mentalitas Juara Subhan/Rina Marlina Berbicara di Asian Para Games 2026, Sukses Lawan Rasa Sakit dan Trauma Paris

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina, menunjukkan mentalitas juaranya ketika berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026.

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Naik dari Medali Perunggu ke Perak, Fredy Setiawan Bidik Paralimpiade

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, di kampung halamannya di Sumsel justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata.(dok.Beny/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Dari Desa untuk Indonesia Emas 2045, Misi Irfan Bangun Generasi Melek Digital di Wirasena Youth Camp 2026

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, kenyataan yang ia temui di kampung halamannya di Sumatera Selatan justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata, keterbatasan fasilitas komputer, hingga penggunaan gawai yang belum sepenuhnya produktif.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026