Peserta PKPMN Kemenpora Sambangi Masjid Istiqlal, Dapat Pembekalan dan Nasihat dari Imam Besar

Jumat, 06 Oktober 2023
Bagikan:
Rangkaian Pelatihan Kader  Pemimpin Muda Nasional (PKPMN) garapan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) berlanjut. Jumat (6/10) pagi, seratus peserta PKPMN mengunjungi Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.(foto:yayan/kemenpora.go.id)
Rangkaian Pelatihan Kader Pemimpin Muda Nasional (PKPMN) garapan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) berlanjut. Jumat (6/10) pagi, seratus peserta PKPMN mengunjungi Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.(foto:yayan/kemenpora.go.id)

Jakarta: Rangkaian Pelatihan Kader  Pemimpin Muda Nasional (PKPMN) garapan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) berlanjut. Jumat (6/10) pagi, seratus peserta PKPMN mengunjungi Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

Datang sekira pukul 10.30 WIB, para peserta yang didampingi Pj Pengembangan dan Pembinaan Kepemimpinan Pemuda Kemenpora Abdullah Mas'ud disambut Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, M.A beserta jajaran pengurus masjid. Nasaruddin menyempatkan diri bertemu para peserta sekalipun baru pulang dari Amerika Serikat.

Sang Imam Besar lantas memberikan pemaparan mengenai masjid terbesar se-Asia Tenggara ini yang disebut sebagai rumah besar bagi segenap bangsa Indonesia.

"Rumah besar untuk kemanusiaan, bukan hanya rumah besar umat Islam, tetapi umat beragama lain, umat manusia darimana pun warga negaranya," tutur Imam Besar memulai pemaparannya.

Disampaikan, Masjid Istiqlal ini mencontoh masjidnya Rasulullah SAW. Yaitu bukan hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, melainkan juga fungsi-fungsi kemasyarakatan lainnya, khususnya sekretariat pembinaan umat kala itu.

Administrasi kenegaraan, sambung Nasaruddin, diselesaikan di masjidnya Nabi. Masjid Nabi juga berfungsi sebagai rumah sakit, kantor pengadilan, lembaga pendidikan, juga tempat pelatihan berbagai keterampilan.

"Jadi masjid Nabi itu benar-benar luar biasa dalam pemberdayaan umat. Termasuk masjid Nabi berfungsi sebagai kas negara, baitul mal," imbuh Nasaruddin seraya menyampaikan sederet prestasi yang telah dicapai Masjid Istiqlal.

Setelah menyampaikan profil singkat Masjid Istiqlal, Imam Besar lantas memberikan pembekalan kepemimpinan kepada para peserta PKPMN.

Nasaruddin memberikan apresiasi pada program PKPMN Kemenpora yang telah mengumpulkan para peserta yang disebutnya sebagai kebanggaan bangsa dan calon-calon pemimpin masa depan. Apalagi keseratus peserta ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

"Kalian ini adalah representasi pemuda Indonesia. Saya rasa ini kebanggaan kita semua. Justru yang kita butuhkan saat ini adalah pemimpin-pemimpin muda. Pemimpin muda ini adalah harapan bangsa," ujar Nasaruddin.

Nasaruddin lantas mengutip ayat Al-Qur'an yang menyebut sesungguhnya yang paling bagus dipromosikan untuk menjadi pemimpin adalah yang kuat kokoh dan jujur terpercaya. Kedua sifat itu ada pada pemuda.

"Apa artinya kokoh, kuat, tetapi kalau tidak jujur. Apa artinya jujur kalau lembek. Jadi kombinasi antara kekuatan dan jujur ini sangat penting," tegas Imam Besar. 

Sederet nasihat lantas dipesankan kepada para peserta, di antaranya untuk menjauhi godaan-godaan yang ada pada lawan jenis, jabatan, dan juga harta. Para peserta juga disarankan untuk mempelajari bahasa asing, menguasai ilmu komunikasi, menjaga kesehatan, hingga perlu untuk memiliki talenta dan keterampilan-keterampilan.

"Dan satu ini yang penting, karena tidak ada artinya yang lain itu kalau yang satu ini gagal. Yaitu perbaiki komunikasi dengan Allah SWT, atau agama apapun Ananda, dekatlah dengan Tuhannya masing-masing," tegas Imam Besar. 

Pembekalan ini lantas ditutup dengan doa oleh Nasaruddin Umar yang memohonkan supaya para peserta bisa menjadi pemimpin-pemimpin besar di masa depan. Kemudian dilanjutkan penyerahan plakat dari Kemenpora kepada Imam Masjid Istiqlal tersebut. Para peserta laki-laki yang beragama Islam menjalankan salat Jumat di Masjid Istiqlal, sebelum beranjak untuk melanjutkan agenda pendidikan selanjutnya. (luk)

Menpora Erick saat menjadi narasumber Beyond Professional Youth Con (BPYC) di Chillax, Jakarta, Minggu (1/11).(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 01 November 2026

Narasumber di BPYC, Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyebut bahwa tantangan yang dihadapi oleh generasi muda masa kini tidak hanya terjadi di Tanah Air, melainkan menjadi isu global yang kompleks dan menuntut penanganan bersama.

Menpora Erick Thohir kembali menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinita, yang berpulang pada Rabu (28/10). (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 31 Oktober 2026

Dua Atlet Peserta Porprov Jateng 2026 Meninggal Dunia, Menpora Erick: Duka Ini Harus Jadi Momentum Perbaikan Perlindungan Atlet

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir kembali menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinita, yang berpulang pada Rabu (28/10), setelah menjalani operasi akibat cedera yang dialaminya saat bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.

Menpora RI Erick Thohir menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang ajang Indonesia Youth Summit 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (30/10). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 31 Oktober 2026

Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di Ajang Indonesia Youth Summit 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang dalam rangkaian ajang Indonesia Youth Summit 2026 yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (30/10).

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.(dok.Gilang/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Kelas Bahasa hingga Beasiswa, Fira Ajak Pemuda Indonesia “Tumbuh”

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026. Banner website HSP 2026.