Menpora Amali: Piala Menpora Prasyarat Utama Membentuk Timnas Menuju Sea Games 2021

Sabtu, 20 Maret 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memastikan bahwa kompetisi pramusim Piala Menpora yang akan mulai digelar 21 Maret hingga 25 April 2021 mendatang merupakan salah satu prasyarat dalam membentuk tim sepak bola nasi
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memastikan bahwa kompetisi pramusim Piala Menpora yang akan mulai digelar 21 Maret hingga 25 April 2021 mendatang merupakan salah satu prasyarat dalam membentuk tim sepak bola nasi

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memastikan bahwa kompetisi pramusim Piala Menpora yang akan mulai digelar 21 Maret hingga 25 April 2021 mendatang merupakan salah satu prasyarat dalam membentuk tim sepak bola nasional khusunya untuk persiapan menghadapi Sea Games 2021 mendatang.

Pasalnya, saat kompetisi ini para pemain timnas yang berasal dari berbagai klub di tanah air akan dipantau kembali perkembangannya oleh pelatih tim nasional Shin Tae-yong.

“Turnamen Pra musim Piala Menpora yang akan kita adakan adalah prasyarat utama untuk bisa membentuk timnas. Saya meyakini Piala Menpora ini kompetitif karena semua klub merekrut pemain terbaik termasuk pemain tim nasional yang dipersiapkan di Sea Games dikembalikan lagi ke klub-klub masing-masing dan disitu akan dipantau oleh pelatih Shin Tae-yong pelatih Korea Selatan yang sudah kita kontrak itu,” kata Menpora Amali saat menjadi narasumber di acara Soccer Time Metro TV, Jumat (19/3) malam.  

Menpora Amali mengatakan dirinya bersama federasi sepak bola PSSI menargetkan tim nasional meraih medali emas pada Sea Games 2021 nanti. Karena Indonesia sudah sekian lama belum mendapatakan medali emas di Sea Games.

“Siapa yang diandalkan adalah materi-materi yang tersebar dari berbagai klub. Mereka yang sekarang berlaga di Piala Menpora dan nanti kompetisi saya meyakini bahwa anak-anak kita yang sekarang sedang dipersiapkan, sedang digembleng kemampuannya karena mereka terhenti 1 tahun. Maka ini harus diupdate lagi kemampuan mereka,” ungkap Menpora Amali.

Menpora Amali optimis target itu akan tercapai tapi dengan catatan harus mampu membentuk skuad yang kuat dan salah satunya pemain dipntau saat kompetisi ini.

“Optimisme saya itu berdasarkan pemantauan lapangan kemudian evaluasi dalam perjalanan saat mereka berada di Pelatnas dan kita akan lihat kualitas mereka pada turnamen pra musim dan kompetisi yang akan dating,” tukasnya.

Selain itu, Menpora Amali menegaskan bahwa kompetisi Piala Menpora ini juga sebaga prankondisi untuk Liga I dan Liga 2 sepak bola yang sudah satu tahun terhenti akibat adanya wabah virus COVID-19.

“Biasanya turnamen pramusim persiapan menuju kompetisi. Kompetisi yang terhenti satu tahun maka ibarat mesin, mesin ini harus dipanaskan kembali. Pemain harus dikumpulkan kemudian mereka harus disolidkan karena selama setahun tentu tidak ada pertandingan, tidak ada kompetisi,” jelasnya.

Menpora memastikan semua pihak baik dari Kemenpora, PSSI, LIB dan seluruh stakeholder akan berusaha dan melakukan yang terbaik agar turnamen ini berjalan sesuai aturan terutama terkait penerapan protokol kesehtan yang dispilin dan ketat mengingat masih dalam situasi pandemi.

“Saya meyakini seluruh stakeholder soal bola baik klub, pelatih, pemain suporter sekarang ini mreka sangat memberikan dukungan yang luar biasa. saya orang yang percaya dan meyakini bahwa suporter kita bisa tertib, suporter kita bisa memberi dukungan mereka bisa nonton dari rumah saja,” ujar Menpora Amali.

Kontingen Indonesia menutup perjuangan di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang, dengan capaian membanggakan. Para atlet yang membawa nama bangsa berhasil mengoleksi 15 medali emas. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Indonesia Raih 15 Emas dan Tembus Delapan Besar Asian Para Games 2026, Menpora Erick: Bukti Kekompakan NPC dan CdM serta Strategi Target Prestasi yang Terukur

Kontingen Indonesia menutup perjuangan di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang, dengan capaian membanggakan. Para atlet yang membawa nama bangsa berhasil mengoleksi 15 medali emas atau lebih dari dua kali lipat target awal tujuh emas, serta mengumpulkan total 73 medali dan menempati peringkat kedelapan ranking perolehan medali.

Tim boccia Indonesia melengkapi kesuksesan di Asian Para Games 2026 dengan raihan emas keempat lewat nomor mixed team BC1/BC2.(Foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Raih Empat Emas di Asian Para Games 2026, Boccia Indonesia Percaya Diri Menatap Paralimpiade Los Angeles 2028

Tim boccia Indonesia melengkapi kesuksesan di Asian Para Games 2026 dengan raihan emas keempat lewat nomor mixed team BC1/BC2. Prestasi ini membuat Gischa Zayana dkk. semakin percaya diri menatap Paralimpiade Los Angeles 2028.

Tim para angkat berat Indonesia berhasil menambah perolehan medali perak menjelang upacara penutupan Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, Sabtu (24/10).(foto:Agung/NPC Indonesia)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Diwarnai Duel Sengit Kontra Irak, Para Angkat Berat Indonesia Bangga Raih

Tim para angkat berat Indonesia berhasil menambah perolehan medali perak menjelang upacara penutupan Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, Sabtu (24/10).

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026