Terima Stafsus Presiden dan Mantan Atlet Olimpiade, Menpora Dito Bahas Penghargaan Olahragawan

Senin, 17 Juli 2023
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menerima audiensi Staf Khusus Presiden Bidang Hukum, Dini Purwono yang hadir bersama perwakilan mantan atlet peraih medali Olimpiade di ruang rapat lantai 10 Kantor Kemenpora, Sen
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menerima audiensi Staf Khusus Presiden Bidang Hukum, Dini Purwono yang hadir bersama perwakilan mantan atlet peraih medali Olimpiade di ruang rapat lantai 10 Kantor Kemenpora, Sen

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menerima audiensi Staf Khusus Presiden Bidang Hukum, Dini Purwono yang hadir bersama perwakilan mantan atlet peraih medali Olimpiade di ruang rapat lantai 10 Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta. 

Pertemuan ini membahas tentang rencana Peraturan Presiden tentang Pemberian Penghargaan Olahragawan. Selain Hariyanto Arbi, perwakilan atlet medali olimpiade lainnya yang turut hadir yakni Candra Wijaya, Liliyana Natsir, Eddy Hartono, Alan Budikusuma, Susy Susanti, Tontowi Ahmad, Greysia Polii, Denny Kantono, Ricky Subagja dan Eddy Hartono.

"Selamat siang, selamat datang para atlet olimpian. Pertemuan ini juga sekaligus untuk memperdalam dan menyempurnakan terkait rencana penyempurnaan perpres pemberian penghargaan olahragawan," kata Menpora Dito, Senin (17/7).

"Juga ada Stafsus Presiden untuk menguatkan agar produk yang nanti kita keluarkan itu benar-benar bisa mensupport dan sesuai dengan harapan yang di inginkan. Ini juga sebagai kolaborasi," tambah Menpora Dito.

Menurut Menpora, saat ini Kemenpora telah menyiapkan beberapa draft terkait perpres untuk atlet berprestasi di olimpiade. Prestasi olahraga Indonesia tujuan utamanya adalah prestasi di olimpiade.

"Pada prinsipnya, Kemenpora saat ini mengambil momentum terkait olimpian ini. Karena memang tujuan prestasi olahraga Indonesia adalah di olimpiade. Perpres ini sebenarnya nantinya turunannya ada banyak, dan produk hukumnya sudah ada. Momentum olimpian ini yang menjadi prioritasnya," kata Menpora.

"Pada prinsipnya momentum ini yang kita gunakan untuk menyempurnakan. Semoga ini nanti juga diasistensikan juga dengan Stafsus Presiden Bidang Hukum yang nantinya juga mengorkestrasi antara Kemenpora, Kemensetkab dan kementerian/lembaga terkait lainnya," pungkas Menpora Dito.

Sebelumnya, Staf Khusus Presiden Dini Purnomo juga menyampaikan terima kasih kepada Menpora Dito yang telah menampung berbagai request dari para olimpian.

"Ini adalah pertemuan saya dengan Mas Menteri untuk tindaklanjut atas beberapa poin yang telah didiskusikan sebelumnya terkait penghargaan untuk olimpian," tutur Dini.

"Jadi, ini adalah tindaklanjutnya, bisa dielaborasi mumpung Perpres yang kita tunggu itu sedang digodok. Usai pertemuan ini nanti akan ada beberapa pertemuan seperti FGD untuk mengerucutkan aspirasi dari teman-teman olimpian ini," tambahnya.

Olimpian bulutangkis Hariyanto Arbi menyampaikan, para olimpian ini dulu sempat pernah satu kali menerima dana pensiun di Menpora sebelumnya, tapi setelah itu berhenti karena alasan belum ada payung hukumnya.

"Waktu itu pernah diberikan satu kali (2015-2016) tetapi terhenti karena katanya belum ada payung hukumnya. Dari situ kita lihat dan dengar pengalaman atlet yang pernah jual medali untuk memenuhi kebutuhan hidup, ini miris sekali padahal mereka adalah pahlawan bangsa. Padahal Pak Presiden pernah menjanjikan hal itu," tuturnya.

Menurut peraih emas olimpiade bulutangkis Liliyana Natsir, dirinya pernah bertemu dengan Presiden Jokowi yang menilai terkait dana pensiun atau penghargaan untuk olimpian itu adalah hal yang wajib di perhatikan. 

"Besar harapan kami jika bisa tunjungan hari tua ini bisa diadakan kembali. Karena Pak Presiden Jokowi waktu itu bilang bahwa Pak Mensesneg tolong ini dicatat karena ini agenda cukup penting yang harus kita bahas. Karena negara ini prestasinya juga dilihat dari olahraganya khususnya prestasi olimpiade nya karena bendera kita bisa berkibar dan lagu Indonesia Raya berkumandang itu karena kedatangan presiden di suatu negara dan prestasi atletnya," kenang Liliyana.

Turut mendampingi, Deputi Peningkatan Prestasi Surono, Staf Khusus Peningkatan Prestasi dan Pengembangan Industri Olahraga Ardima Rama Putra, Staf Khusus Hukum dan Kepatuhan Tata Kelola Alvin Saptamandra, Tenaga Ahli Bidang Potensi Pemuda dan Diaspora Hamdan Hamedan, Tenaga Ahli Kepatuhan Hukum Rian Ernest, Tenaga Ahli Inovasi Digital Chaerany Putri. (ben)

Sekretariat Jenderal DPR RI bekerja sama dengan Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat menyelenggarakan Forum Tematik Bakohumas di Ruang Pustakaloka, Gedung Nusantara IV DPR RI, Jakarta, Rabu (13/5).(foto:dokumen)
Rabu, 13 Mei 2026

Forum Tematik Bakohumas Perkuat Sinergi Komunikasi Publik Diseminasi KUHAP

Sekretariat Jenderal DPR RI bekerja sama dengan Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) menyelenggarakan Forum Tematik Bakohumas bertema “Sinergi Komunikasi Kementerian/Lembaga dalam Membangun Kepercayaan Publik melalui Diseminasi KUHAP” di Ruang Pustakaloka, Gedung Nusantara IV DPR RI, Jakarta, Rabu (13/5).

Kemenpora RI menggelar kegiatan Rabu Bugar di Kemenpora, Jakarta, Rabu (13/5). Olahraga senam bersama tersebut berkolaborasi dengan Yayasan Jantung Indonesia (YJI).(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Rabu, 13 Mei 2026

Diikuti 580 Peserta, Rabu Bugar Kemenpora Disambut Antusias

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) kembali menggelar kegiatan Rabu Bugar di Kemenpora, Jakarta, Rabu (13/5). Olahraga senam bersama tersebut berkolaborasi dengan Yayasan Jantung Indonesia (YJI).

Menpora RI Erick Thohir membuka program Training of Trainers (TOT) Penggerak Olahraga Disabilitas “Berdaya” di Indonesia Paralympic Training Center, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng), Senin (11/5) siang. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Senin, 11 Mei 2026

Menpora Erick Buka Program Training of Trainers Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya untuk Lahirkan Atlet-Atlet Masa Depan

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir secara resmi membuka program Training of Trainers (TOT) Penggerak Olahraga Disabilitas “Berdaya” di Indonesia Paralympic Training Center, Desa Delingan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng), Senin (11/5) siang.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Menpora Erick Apresiasi Kerja Sama FIBA dan MILO untuk Pengembangan Basket
Rabu, 13 Mei 2026

Menpora Erick Apresiasi Kerja Sama FIBA dan MILO untuk Pengembangan Basket

Menpora Erick Thohir menyaksikan penandatanganan nota kesepakatan antara FIBA dan Milo Indonesia

Kemenpora dan Kemenperin Tandatangani PKS Perkuat Pengembangan Industri Bidang Kepemudaan & Keolahragaan
Kamis, 07 Mei 2026

Kemenpora dan Kemenperin Tandatangani PKS Perkuat Pengembangan Industri Bidang Kepemudaan & Keolahragaan

Kemenpora dan Kemenperin melakukan penguatan sinergi di bidang pengembangan industri kepemudaan dan keolahragaan

Wamenpora Taufik Minta ASN Kemenpora Memiliki Mental Juara dan Adaptif Dalam Era Disrupsi
Selasa, 05 Mei 2026

Wamenpora Taufik Minta ASN Kemenpora Memiliki Mental Juara dan Adaptif Dalam Era Disrupsi

Pengembangan Kompetensi ASN Kemenpora hari pertama berlanjut pada sesi kedua melalui kegiatan Leaders Talk

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile