Hadiri Silatnas Stakeholders Olahraga dan PWI, Menpora Dito Ingin Kolaborasi dan Good Governance Pengelolaan Keolahragaan

Sabtu, 17 Juni 2023
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menegaskan, pemerintah ingin menciptakan kolaborasi serta good governance dalam pengelolaan keolahragaan menuju prestasi olahraga Indonesia yang lebih baik.(foto:egan/kemenpora.go.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menegaskan, pemerintah ingin menciptakan kolaborasi serta good governance dalam pengelolaan keolahragaan menuju prestasi olahraga Indonesia yang lebih baik.(foto:egan/kemenpora.go.

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menegaskan, pemerintah ingin menciptakan kolaborasi serta good governance dalam pengelolaan keolahragaan menuju prestasi olahraga Indonesia yang lebih baik.

Hal itu Menpora Dito sampaikan saat menghadiri Silaturahmi Nasional, Stakeholders Olahraga dan Pengurus PWI se Indonesia di Hall Dewan Pers, Kantor Dewan Pers, Jl. Kebon Sirih, Jakarta, Sabtu (17/6).

"Kami di Kemenpora berharap kolaborasi diantara para stakeholders harus dijaga. Khususnya di cabang olahraga kita harus kompak antara KOI dan KONI ini fundamental yang harus kita jaga," kata Menpora Dito.

"Kita melihat sejarah yang ada, saya titipkan kepada KOI dan KONI bahwa kita harus komitmen dalam menegakkan good governance dari pengelolaan keolahragaan," tambahnya pada acara yang bertemakan 'Menuju Pentas Dunia'.

Dalam kesempatan yang dihadiri para Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) se-Indonesia ini, Menpora Dito juga berharap dukungan agar dunia olahraga tanah air semakin berprestasi sekaligus pengelolaannya semakin transparan dan akuntabel.

"Kita berharap dukungan dari rekan-rekan senior PWI dan Siwo, agar dunia olahraga tanah air semakin berprestasi, pengelolaannya semakin baik dan akuntabilitasnya serta transparansinya juga semakin baik," urainya. 

"Semoga kedepan kolaborasi antara PWI, Siwo, KOI dan KONI, Kemenpora dan federasi olahraga lebih baik dan lebih mantap lagi untuk mencari potensi dan pengembangan olahraga tanah air," pungkas Menpora Dito yang didampingi Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Hubungan Internasional Alia Noorayu Laksono.

Sebelumnya, Ketua Umum PWI Pusat Atal S. Depari menyampaikan dirinya menyaksikan Menpora Dito yang selalu sumringah saat menyaksikan pahlawan olahraga tanah air berjuang di SEA Games 2023 Kamboja beberapa waktu lalu.

"Saya menyaksikan ekspresi bapak dalam menyaksikan penampilan tim-tim kita selama SEA Games yang lalu, hampir selalu sumringah, selamat buat bapak," ujarnya.

"Ini luar biasa saya kira Mas Menteri ini membawa berkah. Semoga kedepan prestasi olahraga kita dibawah kepemimpinan Mas Menteri ini bisa melompat lagi jauh dan itu yang kita harapkan," tambahnya.

Nampak hadir dalam Silatnas ini, Ketua Siwo Pusat Gungde Ariwangsa, Sekjen KONI Ade Lukman, Komite Eksekutif NOC Indonesia Ismail Ning, Exco PSSI Arya Sinulingga serta Coach Sepak Bola SEA Games Indra Sjafri. (ben)

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Mentalitas Juara Subhan/Rina Marlina Berbicara di Asian Para Games 2026, Sukses Lawan Rasa Sakit dan Trauma Paris

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina, menunjukkan mentalitas juaranya ketika berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026.

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Naik dari Medali Perunggu ke Perak, Fredy Setiawan Bidik Paralimpiade

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, di kampung halamannya di Sumsel justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata.(dok.Beny/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Dari Desa untuk Indonesia Emas 2045, Misi Irfan Bangun Generasi Melek Digital di Wirasena Youth Camp 2026

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, kenyataan yang ia temui di kampung halamannya di Sumatera Selatan justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata, keterbatasan fasilitas komputer, hingga penggunaan gawai yang belum sepenuhnya produktif.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026