Menpora Amali Apresiasi ILUNI FHUI Dukung Implementasi DBON untuk Kemajuan Olahraga Indonesia

Rabu, 07 Desember 2022
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menyampaikan peran besar perguruan tinggi mendukung Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) untuk perkembangan dan kemajuan prestasi olahraga tanah air di pentas dunia.(foto:putra/ke
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menyampaikan peran besar perguruan tinggi mendukung Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) untuk perkembangan dan kemajuan prestasi olahraga tanah air di pentas dunia.(foto:putra/ke

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menyampaikan peran besar perguruan tinggi mendukung Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) untuk perkembangan dan kemajuan prestasi olahraga tanah air di pentas dunia.

Hal itu disampaikan Menpora Amali saat Mewakili Wakil Presiden membuka Seminar Nasional dan Talkshow Olahraga yang diselenggarakan Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia (ILUNI FHUI) di Ballroom Kridangga, Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta.

"Undang-Undang Nomor 11/2022 tentang Keolahragaan adalah revisi dari UU No.3/2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. UU Keolahragaan ini lebih lengkap dan sejalan dengan perkembangan olahraga di tanah air dan ini telah masuk dalam pembicaraan keluarga olahraga dunia," kata Menpora Amali, Rabu (7/12).

"Bangsa Indonesia juga telah memiliki Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang lahir sebelum UU No.11/2022 dan dipayungi oleh Perpres No.86/2021 yang menjadi roh dari UU No.11 ini," tambah Menpora Amali.

Menpora Amali merasa senang dan bangga perguruan tinggi termasuk FHUI telah berkomitmen dan konsen terhadap perkembangan keolahragaan tanah air. 

"Maka sangat tepat ILUNI FHUI ini membentuk Yayasan Advokasi Keolahragaan Indonesia (YAKIN) yang kedepan akan menjadi pekerjaan besar kita. Hal-hal seperti ini membuat tata keolahragaan kita semakin baik," ujar Menpora Amali. 

Animo perguruan tinggi untuk olahraga lanjutnya, ia nilai luar biasa, untuk itu kenapa pemerintah memilih menempatkan sentra-sentra pembinaan sesuai DBON di perguruan tinggi sangat beralasan. 

"Kenapa di DBON kita tempelkan di perguruan tinggi, karena disana ada lab schoolnya. Jadi, yang disentrakan disana itu anak-anak lulusan SD yang biaya semuanya ditanggung oleh negara tetapi pemilihannya sangat selektif dan sangat ketat," urainya.

"Desain olahraga nasional ini menyangkut dari hulu hingga hilir. Hulunya adalah kebugaran dan hilirnya adalah prestasi. Dan Bapak Presiden sangat perhatian terhadap olahraga," tambah Menpora Amali.

Dalam kesempatan ini pula Menpora Amali menegaskan bahwa, olahraga  saat ini telah menjadi profesi dan hal itu telah diatur dalam UU. selain profesi olahraga UU juga telah mengatur juga tentang suporter olahraga.

"Olahraga dalam UU No.11/2022 ini telah mendapatkan pengakuan sebagai profesi. Sehingga olahragawan adalah sama dengan profesi-profesi yang lain di Indonesia juga perlindungannya juga sama," urainya.

"Saat ini suporter, penonton dan pendukung juga diatur sangat jelas di pasal 54 dan pasal 55 kalau tidak salah. Mungkin jika sudah tertata rapi ada hak dan kewajiban, terorganisir ada AD/ART dan terasosiasi dengan klub, bisa saja Kejadian Kanjuruhan tidak terjadi karena akan langsung ketahuan siapa yang bertanggungjawab," katanya.

"Maka jika sudah ada pengaturan maka mereka harus tunduk, termasuk jaminan mereka di dalam lapangan dan diluar lapangan. Juga perhatian terhadap nasib atlet dan pelaku olahraga juga yang kita upayakan menjadi lebih baik," papar Menpora Amali.

Menpora Amali memberikan apresiasi kepada FHUI yang juga telah menyediakan mata kuliah keolahragaan dengan segala kemudahannya agar dapat diakses oleh masyarakat luas.

"Saya sampaikan apresiasi juga kepada Wakil Dekan FHUI yang menyediakan mata kuliah keolahragaan itu berarti kita ada kesadaran tentang hukum olahraga ini. 

Menpora Amali berharap dengan dukungan berbagai pihak termasuk perguruan tinggi akan semakin meyakinkan semua pihak akan cita-cita prestasi olahraga nasional di kancah dunia.

"Semoga dengan dukungan penguatan hukum olahraga ini semakin baik, eksistensinya semakin baik dan ada rasa aman dan nyaman dari para pelaku olahraga bahwa nasib mereka akan terjaga," ujarnya.

"Sekali lagi semoga seminar pada pagi ini hingga selesai akan memberikan rekomendasi penting untuk penguatan dari sisi regulasi olahraga. Karena, hanya ada dua kegiatan dimana lagu Indonesia Raya berkumandang dan Bendera Merah Putih dikibarkan, yakni saat kunjugan kenegaraan Presiden dan saat atlet kita meraih medali emas di kejuaraan internasional," harap Menpora Amali. (ben)

Setelah sukses penyelenggaraan perdana, Kemenpora RI kembali menghadirkan Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 dengan tema “Beyond The Game 2.0: From Nation Building to Global Industry”.(foto:dok/deputi2)
Minggu, 19 Juli 2026

ISS 2026 Dorong Indonesia Jadi Kekuatan Baru Industri Olahraga Dunia

Setelah sukses pada penyelenggaraan perdana, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) kembali menghadirkan Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 dengan tema besar “Beyond The Game 2.0: From Nation Building to Global Industry”.

Kemenpora RI menggelar pelatihan peningkatan profesionalitas tata kelola dan kapasitas kinerja manajemen SDM organisasi pembudayaan olahraga di Hotel Aria Centre, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (18/7).(foto:gia/kemenpora.go.id)
Jumat, 17 Juli 2026

Tingkatkan Kapasitas Guru PJOK, Kemenpora Gelar Pelatihan Manajemen SDM dan Tata Kelola Organisasi Pembudayaan Olahraga

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggelar pelatihan peningkatan profesionalitas tata kelola dan kapasitas kinerja manajemen SDM organisasi pembudayaan olahraga. Kegiatan ini resmi dibuka di Hotel Aria Centre, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (18/7).

Kemenpora RI terus mempertegas komitmennya dalam membangun ekosistem olahraga yang inklusif dan berkeadilan dengan menggelar ToT Penggerak Olahraga Disabilitas di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.(foto:Muclis/kemenpora.go.id)
Jumat, 17 Juli 2026

Gelar ToT Berdaya di Majalengka, Kemenpora Komitmen Pembangunan Ekosistem Olahraga Inklusif dan Berkeadilan

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus mempertegas komitmennya dalam membangun ekosistem olahraga yang inklusif dan berkeadilan. Salah satu langkah konkretnya diwujudkan melalui program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas bertajuk "Berdaya" yang digelar di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Menpora Erick Saksikan Mitchell Lee Baker Ucap Sumpah Setia Menjadi WNI untuk Bela Timnas Indonesia
Jumat, 17 Juli 2026

Menpora Erick Saksikan Mitchell Lee Baker Ucap Sumpah Setia Menjadi WNI untuk Bela Timnas Indonesia

Mitchell menanggalkan kewarganegaraan sebelumnya yaitu Australia, untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI)

Menpora dan Gubernur DKI Jakarta Kolaborasi Hadirkan Wirasena Youth Camp dan Indonesia Youth Summit 2026
Rabu, 15 Juli 2026

Menpora dan Gubernur DKI Jakarta Kolaborasi Hadirkan Wirasena Youth Camp dan Indonesia Youth Summit 2026

Penandatanganan nota kesepakatan tersebut menjadi wujud sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile