Bonus Cair, Siti Aisyah Remaja 15 Tahun Peraih Dua Emas ASEAN Para Games Ingin Hadiahkan Umrah Untuk Orang Tua
Jakarta: Prestasi membanggakan datang dari atlet muda Indonesia, Siti Aisyah (15), yang berhasil meraih dua medali emas di cabang olahraga para renang dalam ajang ASEAN Para Games 2025 Thailand.
Dua medali emas yang dibawa pulang Siti berasal dari nomor pertandingan 100 meter backstroke S14 Women’s dan 200 meter backstroke S14 Women’s. Dibalik pencapaiannya ini, tersimpan kisah perjuangan, kejutan, dan mimpi sederhana yang menginspirasi.
Siti mengaku tak menyangka bisa meraih hasil impresif di pesta olahraga penyandang disabilitas se-Asia Tenggara itu. Apalagi ditambah mendapatkan bonus yang besar dari pemerintah.
“Sebenarnya nggak nyangka, karena informasi bonusnya setelah Lebaran. Eh ternyata sudah cair sekarang. Terima kasih Bapak Presiden Prabowo (Subianto),” ujarnya saat berbincang, Kamis (19/3).
Debutnya di ASEAN Para Games pun menjadi momen tak terlupakan dalam perjalanan kariernya. Meski masih sangat muda, Siti sudah memiliki rencana matang untuk masa depan. Bonus yang dia terima tidak ingin dihamburkan.
Perempuan asal Padang, Sumatera Barat tersebut berencana menabungnya, sekaligus mewujudkan impian besar membelikan rumah untuk keluarganya. Tak hanya itu, Situ juga ingin memberangkatkan orang tuanya untuk umrah sebagai bentuk bakti dan rasa terima kasih.
“Saya mau tabung dulu. Rencananya mau buat investasi, mungkin usaha juga. Yang penting bisa bantu keluarga. Mau buat umrah orang tua,” katanya.
Keputusan untuk berinvestasi, termasuk rencana membeli rumah, juga dilandasi kesadarannya akan masa depan sebagai seorang atlet.
Siti memahami bahwa waktu pelatnas memiliki masanya, sehingga dia ingin lebih waspada dan menyiapkan kehidupan jangka panjang sejak dini. Dia sendiri baru kurang dari setahun bergabung dengan NPC.
Ke depan, Siti menargetkan tampil di ajang Asian Para Games di Jepang. Dalam waktu dekat, dia juga dijadwalkan menjalani try out untuk mengumpulkan poin kualifikasi.
“Tentu harapannya bisa punya karier panjang, lancar tanpa hambatan, dan bisa pecahkan rekor,” jelasnya.
Di tengah kesibukannya sebagai atlet nasional, Siti tetap memperhatikan pendidikan. Kini dia mendapatkan dispensasi khusus untuk menyesuaikan dengan jadwal latihan dan kompetisi.
Prestasi Siti Aisyah bukan hanya soal medali, tetapi juga tentang ketekunan, rasa syukur, dan mimpi besar seorang remaja yang ingin membahagiakan orang tuanya.
“Semoga aku bisa tampil lebih baik lagi, mohon doanya,” pungkas Siti. (jef)










