PB PRSI Temui Menpora, Bahas Persiapan Munas dan Laporkan Sejumlah Program

Kamis, 18 Februari 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menerima kunjungan dari Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indoneisa (PB PRSI) Anindya Novyan Bakrie dan rombongan di gedung Kemenpora, Kamis (18/2/2021).(foto:bagus/kemenpora.go.id)
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menerima kunjungan dari Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indoneisa (PB PRSI) Anindya Novyan Bakrie dan rombongan di gedung Kemenpora, Kamis (18/2/2021).(foto:bagus/kemenpora.go.id)

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menerima kunjungan dari Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indoneisa (PB PRSI) Anindya Novyan Bakrie dan rombongan di gedung Kemenpora, Kamis (18/2/2021).

Dalam pertemuan yang berlangsung sekira 1 jam ini, membahas sejumlah hal antara lain soal persiapan penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) PRSI yang akan digelar pada tanggal 27 Februari mendatang.

"Jadi pagi ini teman-teman pengurus PRSI, Ketua Umum dan Pengurus lainnya mampir ke kantor Kemenpora dalam rangka menyampaikan beberapa hal. Hal yang pertama disampaikan adalah beberapa hari kedepan PRSI akan melakukan Munas karena kepengurusannya sudah masuk periode yang berakhir," kata Zainudin Amali usai pertemuan. 

Selain itu, pengurus PRSI juga melaporkan berbagai program yang sudah dilakukan dan prestasi -prestasi yang sudah dicapai selama kepengurusan periode 2016-2020 ini. "Kedua adalah rencana-rencana kedepan yang sudah disampaikan. Saya menyambut baik. Pemerintah mengapresiasi upaya pengurus PRSI untuk mendorong dan memajukan cabang olahraga ini. Karena kita tahu ada beberapa nomor yang menjadi andalan kita," jelas dia. 

Menpora pun mengapresiasi prestasi yang telah dicapai oleh PRSI dibawah kepemimpinan Anindya. Pasalnya ada cabang olahraga yang sudah puluhan tahun tidak pernah meraih medali emas, tapi mendapatkan medali emas pada ajang Sea Games Filipina beberapa waktu lalu. 

"Pak Anin tentunya sudah membuktikan bahwa ternyata kita juga bisa mendapatkan medali emas di Sea Games Filipina. Saya minta itu dipertahankan mudah-mudahan di Vietnam nanti ada (medali emas)," harapnya. 

Dalam pertemuan ini, Menpora juga menegaskan bahwa olahraga renang menjadi cabang unggulan yang sudah dipersiapkan grand design dan master plan dalam menghadapi Olimpiade 2023. 

"Syukur-syukur kita bisa menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. Kita sampaikan kita ingin tidak hanya menjadi penyelengara tapi harus ada prestasi prestasi. Cabang ini menjadi salah satu yang masuk di dalam cabang unggulan yang harus kita persiapkan sejak dari sekarang," pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PRSI Anindya Novyan Bakrie mengapresiasi dukungan dan perhatian yang diberikan Kemenpora selama ini. "Berdasarkan hemat kami tidaklah mungkin kami berhasil sedikitpun tanpa panduan daripada Kementerian Olahraga," kata Anind. 

Dia juga menyampaikan bahwa Menpora juga menekankan pentingnya tata kelola organisasi dan peningkatan fasilitas olahraga khusunya di renang. "Karena memang dari tata kelola turunannya akan mencapai pada prestasi," tukasnya. (ded)

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Mentalitas Juara Subhan/Rina Marlina Berbicara di Asian Para Games 2026, Sukses Lawan Rasa Sakit dan Trauma Paris

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina, menunjukkan mentalitas juaranya ketika berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026.

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Naik dari Medali Perunggu ke Perak, Fredy Setiawan Bidik Paralimpiade

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, di kampung halamannya di Sumsel justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata.(dok.Beny/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Dari Desa untuk Indonesia Emas 2045, Misi Irfan Bangun Generasi Melek Digital di Wirasena Youth Camp 2026

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, kenyataan yang ia temui di kampung halamannya di Sumatera Selatan justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata, keterbatasan fasilitas komputer, hingga penggunaan gawai yang belum sepenuhnya produktif.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026