Temui Menpora Amali, Direktur PT. LIB Laporkan Hasil RUPS dan Minta Kompetisi Liga Sepakbola Kembali Digulirkan

Sabtu, 19 November 2022
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menerima audiensi Direktur Utama dan Komisaris Utama PT. Liga Indonesia Baru (LIB) yang didamping Exco PSSI di Gedung Garaha Pemuda, Kemenpora, Senayan Jakarta Pusat, Jumat (18/11)
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menerima audiensi Direktur Utama dan Komisaris Utama PT. Liga Indonesia Baru (LIB) yang didamping Exco PSSI di Gedung Garaha Pemuda, Kemenpora, Senayan Jakarta Pusat, Jumat (18/11)

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menerima audiensi Direktur Utama dan Komisaris Utama PT. Liga Indonesia Baru (LIB) yang didamping Exco PSSI di Gedung Garaha Pemuda, Kemenpora, Senayan Jakarta Pusat, Jumat (18/11).

Menpora Amali mengungkapkan kedatangn direksi PT. LIB ini untuk melaporkan terkait hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. LIB. Disamping itu, kedatangan mereka untuk meminta kepada pemerintah agar kompetisi sepakbola baik itu Liga 1, Liga 2 maupun Liga 3 yang diselenggarakan Asprov dapat dilanjutkan kembali.

“Saya menerima audiensi Direksi dan Komisaris PT Liga Indonesia Baru (LIB), mereka menyampaikan hasil rapat dengan pemegang saham atau RUPS PT LIB. Dan juga ada keinginan untuk menyampaikan pada pemerintah tentang kelanjutan kompetisi baik Liga 1 Liga 2 dan tentu liga yang diselenggarakan Asprov yakni Liga 3,” ujar Menpora Amali.

Dalam kesempatan ini, Menpora Amali menyebutkan penyelenggaraan kembali Liga Sepakbola atau kompetisi sangat penting dan merupakan kebutuhan untuk persiapan tim nasional.

“Pemerintah mendengarkan apa yang disampaikan oleh teman-teman dari PSSI dan PT. LIB, salah satu hal yang mendasar buat kita, kompetisi ini sekarang dibutuhkan untuk persiapan tim nasional kita,” ujar Menpora Amali.

Dijelaskan Menpora Amali, kondisi ini sama seperti pada awal-awal pandemi beberapa tahun lalu. Saat itu, kompetisi terhenti, namun pemerintah dan PSSI memulai kembali gelaran sepakbola dengan turnamen pramusim Piala Menpora dan didorong untuk dilanjutkan dengan kompetisi karena waktu itu ada kebutuhan terhadap tim nasional sepakbola.

“Kita tahu bahwa tahun depan kita akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 atau FIFA World Cup U-20, kemudian ada Piala Asia AFC 2023, FIFA Matchday dan kita punya kepentingan terhadap peningkatan peringkat kita di FIFA,” ungkap Menpora Amali. 

Oleh karena itu, Menpora Amali mengatakan hasil diskusi dalam pertemuan ini akan didiskusikan kembali dengan Kapolri. Sebab, yang memiliki kewenangan untuk mengeluarkan izin keramaian adalah Polri.

“Berbagai hal ini yang disampaikan tadi tentu sangat dipahami oleh pemerintah. Oleh karena itu, hasil dan diskusi ini akan saya diskusikan dengan bapak Kapolri,” ucapnya. 

Disisi lain, para pemain U-20 yang saat ini sedang melakukan laga uji coba di luar negeri, kalau tidak ada pertandingan atau kompetisi di dalam negeri setelah kembalinya nanti amaka dipastikan performancenya akan menurun.

“Karena kita tahu bahwa semua mereka yang ada pada hampir semua itu adalah tim yang ada di klub masing-masing. Jadi kalau kehilangan waktu untuk berkompetisi, waktu untuk bertanding, mereka tentu harus kembali lagi dari awal, dari nol lagi,” jelasnya.

Dengan demikian, Menpora Amali memastikan bahwa pihaknya akan mengupayakan agar kompitisi ini bergulir kembali dengan berbagai perubahan dan transformasi yang dilakukan oleh PSSI, Pemerintah dan Polri pasca peristiwa Kanjuruhan beberapa waktu lalu.

“Mudah-mudahan semakin baik pengelolaan kompetisi kita dan pembinaan sepak bola kita secara umum,” harapnya.

Terkait tanggal penyelenggaraan dan opsi-opsi apakah diselenggarakan secara bubble taua home away dan lain sebagainya, Menpora Amali menegaskan hal itu akan diputuskan setelah dilakukan Rapat Koordinasi bersama PSSI, PT. LIB, Kemenkes, BNBP (Satgas Covid-19), Polri dan PUPR.

“Tentu opsi-opsi itu pasti ada, tetapi kami belum bisa menyampaikan sekarang. Karena kita menunggu rakor, Jadi kalau ada rakor itu baru diputuskan seperti apa,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) LIB Ferry Paulus mengatakan pihaknya telah membuatkan simulasi terkait dengan pelaksanaan kembali kompetisi, mengingat ada ada Piala AFF 2023 dan Piala Dunia U-20.

“Sehingga kita memang jemput bola dan gerak cepat untuk bisa mendapatkan kesempatan di kesempatan awal agar benar-benar ujung dari kompetisi ini bisa mendapatkan hasil yang baik. Sehingga tim nasional juga tidak terganggu dengan program yang sudah kita jadwalkan di dalam sequence dan juga jadwal-jadwal serta opsi yang kita sampaikan,” tukasnya.

Turut hadir dalam rakor ini antara lain Komisaris Utama PT. LIB, Direktur Keuangan, Direktur Operasional, dan Exco PSSI. Sementara itu dari Kemenpora turut hadir Asisten Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional Surono.(ded)

Ketum PSSI Erick usai membuka Indonesia Womens League (IWL) 2026 yang sekaligus dilanjutkan pertandingan Persija lawan FC Bekasi City di Stadion Madya, GBK, Jakarta, Minggu (18/10) malam.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 18 Oktober 2026

Women's League 2026 Resmi Dibuka, Ketum PSSI Target Lahirkan Pemain Berkualitas untuk Timnas hingga Prestasi Kancah Internasional

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menyambut baik bergulirnya kembali kompetisi sepak bola wanita di tanah air. Dengan dimulainya kompetisi ini, PSSI optimistis kualitas sepak bola wanita nasional akan semakin meningkat dan mampu bersaing di level internasional.

Asian Para Games 2026 resmi dimulai. Kaisar Jepang Naruhito membuka pesta olahraga terbesar Asia bagi atlet disabilitas tersebut dalam upacara meriah di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Minggu (18/10) malam.   (dok.NPCI)
Minggu, 18 Oktober 2026

Kaisar Naruhito Resmi Buka Asian Para Games 2026, Pesan Inklusi Menggema dari Nagoya

Asian Para Games 2026 resmi dimulai. Kaisar Jepang Naruhito membuka pesta olahraga terbesar Asia bagi atlet disabilitas tersebut dalam upacara meriah di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Minggu (18/10) malam. Mengusung slogan *“We Are Beautiful Individuals!”*, ajang ini membawa pesan kuat bahwa keunikan setiap individu melampaui batas disabilitas, kebangsaan, dan budaya.

Pertandingan seru tersaji di Indonesia Womens League (IWL) 2026 antara Dewa United Women vs Persikad Women di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (18/10).(foto:gia/kemenpora.go.id)
Minggu, 18 Oktober 2026

Indonesia Women’s League 2026: Ketum PSSI Erick Saksikan Gol Tunggal Zahra Antar Dewa United Women Kalahkan Persikad Women

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyaksikan langsung pertandingan pekan pertama Indonesia Women's League (IWL) 2026 yang mempertemukan Dewa United Women melawan Persikad Women di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (18/10).

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.istimewa)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Minggu, 04 Oktober 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi momen penutup perjuangan kontingen Indonesia, sekaligus panggung bagi Meydiana Laviola untuk membawa Merah Putih dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana Prada Bali dan Songket Bali. Indonesia menutup ajang tersebut dengan total 39 medali, terdiri atas 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026