Ikuti 5 Cabang di MTQ VI Kopri Tingkat Nasional Tahun 2022, Perwakilan Kemenpora Bangga Dapat Pengalaman Keagamaan Baru

Rabu, 09 November 2022
Bagikan:
Perwakilan Kementerian Pemuda Dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mengikuti lima cabang di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) VI Tingkat Nasional Tahun 2022. Lima cabang tersebut adalah Penulisan Art
Perwakilan Kementerian Pemuda Dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mengikuti lima cabang di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) VI Tingkat Nasional Tahun 2022. Lima cabang tersebut adalah Penulisan Art

Padang: Perwakilan Kementerian Pemuda Dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mengikuti lima cabang di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) VI Tingkat Nasional Tahun 2022. Lima cabang tersebut adalah Penulisan Artikel Al Qur`an,  Khutbah Jumat, Adzan, Hifzil Al Qur`an untuk Putra dan Tartil Qur`an untuk Putra.

Di hari ke-2 ini, Selasa (8/11), Kemenpora turun di dua cabang  yaitu Penulisan Artikel Al Qur`an untuk Putra yang diikuti oleh Kepala Seksi Pameran dan Edukasi Museum Olahraga Nasional Kemenpora Akbar Mia dan Khutbah Jumat untuk Putra yang diikuti oleh Kepala Bidang Pemetaan dan  Penelusuran Potensi  Kewirausahaan Pemuda Kemenpora  Khairil Adha.

Penyelenggaraan cabang Artikel Al Qur`an tersebut bertempat di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sumatera Barat. Sedangkan  cabang Khutbah Jumat di Aula Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat.

Menurut Khairil Adha, MTQ Kopri  ini sangat luar biasa karena dari MTQ ini bisa  pengembangan skill dan kompetensi terutama di bidang keagamaan.  "Dengan adanya MTQ kita sebagai ASN tidak hanya bekerja di kantor tetapi lebih dari pada itu, kita bisa  peningkatan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT," ujarnya.
   
Di cabang Khutbah Jumat ini, Khairil menyampaikan khutbahnya dengan tema keharmonisan di rumah tangga dalam membangun masyarakat yang tanggu. Kerena menurutnya, masyarakat tangguh dibentuk dari keluarga yang harmonis, sakinah mawadah warohmah.

Hal senada juga disampaikan Kepala Seksi Pameran dan Edukasi Museum Olahraga Nasional Kemenpora Akbar Mia yang menjadi peserta di cabang Penulisan Artikel Al Qur`an

Menurutnya, MTQ Korpri ini sangat luar biasa. Jadi ASN ini tidak hanya dibekali pengetahuan umum tapi juga dibekali ilmu keagamaan. "Walaupun Kemenpora baru pertama kali mengirim utusan tapi ini sangat positif. Karena kita sebagai ASN tidak hanya memperkaya pengetahuan umum saja atau tidak hanya menguatkan kinerja kita sebagai ASN tapi lebih dari pada itu, kita biasa menguatkan integritas kita dengan pengetahuan keagamaan," katanya.

Iapun bangga dengan dilibatkan sebagian peserta di MTQ VI Korpri. "Saya bangga bisa ikut MTQ  VI Korpri, semoga Kemenpora bisa berprestasi di ajang MTQ Korpri ini, walaupun tidak sekarang mungkin bisa MTQ Korpri berikutnya," ucap Akbar.

"Ajang ini menjadi bekal pengalaman kami untuk terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada  Allah SWT. Selain itu, kita ucapkan terima kasih kepada Asdep Kewirausahaan Pemuda Kemenpora Imam Gunawan yang sudah memilih kita sebagai peserta MTQ VI Korpri ini," sambungnya.(rep)

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Mentalitas Juara Subhan/Rina Marlina Berbicara di Asian Para Games 2026, Sukses Lawan Rasa Sakit dan Trauma Paris

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina, menunjukkan mentalitas juaranya ketika berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026.

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Naik dari Medali Perunggu ke Perak, Fredy Setiawan Bidik Paralimpiade

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, di kampung halamannya di Sumsel justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata.(dok.Beny/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Dari Desa untuk Indonesia Emas 2045, Misi Irfan Bangun Generasi Melek Digital di Wirasena Youth Camp 2026

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, kenyataan yang ia temui di kampung halamannya di Sumatera Selatan justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata, keterbatasan fasilitas komputer, hingga penggunaan gawai yang belum sepenuhnya produktif.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026