Indonesia Bidik Juara Umum Asean Para Games Solo 2022 dengan Target Minimal 104 Emas

Selasa, 26 Juli 2022
Bagikan:
Sukses prestasi menjadi salah satu modal penting bagi Indonesia selaku tuan rumah di ajang Asean Para Games Solo 2022. Dengan kekuatan 324 atlet, kontingen Indonesia menargetkan 104 medali emas untuk mewujudkan juara umum. (foto:putra/kemenpora.go.id)
Sukses prestasi menjadi salah satu modal penting bagi Indonesia selaku tuan rumah di ajang Asean Para Games Solo 2022. Dengan kekuatan 324 atlet, kontingen Indonesia menargetkan 104 medali emas untuk mewujudkan juara umum. (foto:putra/kemenpora.go.id)

Solo: Sukses prestasi menjadi salah satu modal penting bagi Indonesia selaku tuan rumah di ajang Asean Para Games Solo 2022. Dengan kekuatan 324 atlet, kontingen Indonesia menargetkan 104 medali emas untuk mewujudkan juara umum. 

Indonesia mengikuti 14 cabor yang dipertandingkan yakni para atletik, swimming, tenis meja, bulutangkis, blind judo, catur, sitting volleyball, CP Football, angkat berat, panahan, boccia, goalball, wheelchair basketball, dan wheelchair tennis. 

Cabor atletik dan renang menyediakan medali emas terbanyak. Atlet Indonesia diharap dapat menunjukan kemampuan terbaiknya. Lumbung emas juga diharap dapat digali dari tenis meja dan bulutangkis yang menjadi andalan kontingen Indonesia.

Ketua NPC Indonesia Senny Marbun meyakini para atlet Indonesia di cabor tersebut bisa diandalkan. Dia bicara ASEAN Para Games 2017 di Malaysia. Kontingen Indonesia keluar sebagai juara umum dengan meraih 251 medali (126 emas, 75 perak, dan 50 perunggu).

Tambang emas itu mayoritas didulang dari atletik 40 emas dan renang (39 emas). Kemudian menyusul tenis meja (14 emas), bulutangkis (8 emas) serta angkat besi (7 emas).

"Jelas kami sudah melakukan persiapan yang matang. Bukan hanya di dua cabor tersebut tapi seluruhnya. Belum lagi dukungan dari pemerintah atau Presiden Jokowi yang selalu memberikan perhatian," terang ketua NPC Indonesia Senny Marbun.

Kontingen Indonesia dikukuhkan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, di Pendapa Balai Kota Surakarta, Senin (25/7/2022). Hadir pula Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Menpora Amali mengaku senang melihat motivasi para atlet begitu bergelora. Mereka bertekad berjuang dan menggapai medali yang didambakan. 

"Target sudah jelas, yakni juara umum. Kami percaya dan berharap apa yang sudah diikrarkan, akan terealisasi. Karena kita di peringkat 43 dunia (hasil dari Paralimpiade 2020 Tokyo). Saya sepakat dengan hasil tangan dingin CdM (Andi Herman), yang membawa peringkat kontingen Indonesia meroket di Paralimpiade Tokyo,”kata Menpora Amali.

Zainudin Amali juga mengakui arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang selalu diberikan. Dia berharap semua program yang dirancang untuk kesuksesan APG 2022 bisa berjalan sesuai yang diharapkan.(dok/npcindonesia)

Ketum PSSI Erick usai membuka Indonesia Womens League (IWL) 2026 yang sekaligus dilanjutkan pertandingan Persija lawan FC Bekasi City di Stadion Madya, GBK, Jakarta, Minggu (18/10) malam.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 18 Oktober 2026

Women's League 2026 Resmi Dibuka, Ketum PSSI Target Lahirkan Pemain Berkualitas untuk Timnas hingga Prestasi Kancah Internasional

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menyambut baik bergulirnya kembali kompetisi sepak bola wanita di tanah air. Dengan dimulainya kompetisi ini, PSSI optimistis kualitas sepak bola wanita nasional akan semakin meningkat dan mampu bersaing di level internasional.

Pertandingan seru tersaji di Indonesia Womens League (IWL) 2026 antara Dewa United Women vs Persikad Women di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (18/10).(foto:gia/kemenpora.go.id)
Minggu, 18 Oktober 2026

Indonesia Women’s League 2026: Ketum PSSI Erick Saksikan Gol Tunggal Zahra Antar Dewa United Women Kalahkan Persikad Women

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyaksikan langsung pertandingan pekan pertama Indonesia Women's League (IWL) 2026 yang mempertemukan Dewa United Women melawan Persikad Women di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (18/10).

Atmosfer kegembiraan sekaligus tensi tinggi dirasakan langsung pemain Garudayaksa Women, Ellen Tria Ferlika pada kompetisi bergengsi Indonesia Women’s League (IWL) 2026. (foto:gia/kemenpora.go.id)
Minggu, 18 Oktober 2026

Indonesia Women’s League 2026 Bergulir, Ellen Tria Ferlika Luapkan Rindu di Lapangan Hijau

Rasa rindu dan antusiasme yang dinanti akhirnya terbayar bagi para pesepak bola putri Tanah Air. Bergulirnya kompetisi bergengsi Indonesia Women’s League (IWL) 2026 disambut gelombang optimisme tinggi oleh para pemain yang telah lama menantikan panggung resmi untuk meluapkan gairah dan bakat terbaik mereka di lapangan hijau.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.istimewa)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Minggu, 04 Oktober 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi momen penutup perjuangan kontingen Indonesia, sekaligus panggung bagi Meydiana Laviola untuk membawa Merah Putih dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana Prada Bali dan Songket Bali. Indonesia menutup ajang tersebut dengan total 39 medali, terdiri atas 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026