Dapat Bonus Emas Rp6 Miliar, Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah Sepakat Gunakan untuk Hal Bermanfaat

Rabu, 14 Agustus 2024
Bagikan:
Senyum semringah tampak pada wajah Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah. Bagaimana tidak, bonus uang tunai Rp6 miliar sudah pasti bakal mereka terima berkat keberhasilan mempersembahkan medali emas untuk Indonesia di Olimpiade 2024 Paris. (foto:andre/kem
Senyum semringah tampak pada wajah Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah. Bagaimana tidak, bonus uang tunai Rp6 miliar sudah pasti bakal mereka terima berkat keberhasilan mempersembahkan medali emas untuk Indonesia di Olimpiade 2024 Paris. (foto:andre/kem

Tangerang: Senyum semringah tampak pada wajah Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah. Bagaimana tidak, bonus uang tunai Rp6 miliar sudah pasti bakal mereka terima berkat keberhasilan mempersembahkan medali emas untuk Indonesia di Olimpiade 2024 Paris. 

Veddriq meraih emas di cabang olahraga (cabor) panjat tebing sedangkan Rizki Juniansyah pada angkat besi. Yang membanggakan, baik Veddriq maupun Rizki, keduanya sepakat bakal menggunakan bonus tersebut untuk hal-hal yang bermanfaat.

“Uangnya akan saya manfaatkan untuk yang membangun olahraga panjat tebing, khususnya di daerah saya,” tutur Veddriq dalam konferensi pers di Gedung VVIP, Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (13/8) malam. 

“Sebagian akan saya persembahkan buat orang tua saya, kemudian kalau ada sisanya saya simpan atau saya investasikan,” sambung pria 27 tahun asal Kalimantan Barat itu.

Veddriq mengaku senang mampu mempersembahkan emas perdana bagi Kontingen Indonesia di Olimpiade 2024 Paris. Diakui memang ada sedikit tekanan untuk mendapatkan emas. Namun tekanan itu dianggapnya sebagai salah satu pemantik movitasinya untuk berprestasi. 

“Karena kita punya ekspektasi yang tinggi untuk meraih prestasi di Olimpiade dan itu juga sebagai salah satu pemantik motivasi saya. Alhamdulillah bisa membawa emas buat indonesia, menjadi peraih medali emas pertama,” ujar Veddriq yang di babak final menaklukkan wakil Tiongkok Wu Peng dengan catatan waktu 4.75 detik.

Sementara Rizki Juniansyah mengatakan, bonus yang didapatkannya bakal dimanfaatkan untuk membangun dan renovasi sasana latih angkat besi di Banten yang telah membentuknya menjadi lifter saat ini.

“Ya memang saya terlahir dari situ, waktu kecil saya dirawat dan dilatih di situ dan alhamdulillah saya mendapatkan medali emas ini berawal dari situ,” kenang pemuda 21 tahun ini. 

Pun begitu, Rizki merencanakan untuk menabung sebagian dari bonus yang didapatkannya tersebut. 

“Insyaallah bonus yang terbaik ini dari Indonesia buat saya, saya akan mempergunakan untuk yang bermanfaat pastinya,” tegasnya.

Rizki menyatakan, medali emas pertama Indonesia di cabor angkat besi ini dipersembahkannya untuk negara tercinta. Dirinya mengaku tidak menyangka bisa mencetak sejarah baru yang bagi olahraga angkat besi di Tanah Air menyumbangkan medali emas setelah bertahun-tahun lamanya.

“Ke depannya saya akan mempertahankan medali emas ini, untuk angkat besi dan Indonesia,” tegas Rizki yang bertanding di nomor 73 kilogram putra. (luk)

Menpora Erick Thohir kembali menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinita, yang berpulang pada Rabu (28/10). (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 31 Oktober 2026

Dua Atlet Peserta Porprov Jateng 2026 Meninggal Dunia, Menpora Erick: Duka Ini Harus Jadi Momentum Perbaikan Perlindungan Atlet

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir kembali menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinita, yang berpulang pada Rabu (28/10), setelah menjalani operasi akibat cedera yang dialaminya saat bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.

Menpora RI Erick Thohir menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang ajang Indonesia Youth Summit 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (30/10). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 31 Oktober 2026

Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di Ajang Indonesia Youth Summit 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang dalam rangkaian ajang Indonesia Youth Summit 2026 yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (30/10).

Aktris sekaligus host dan wellness enthusiast Fanny Ghassani bersama Psikolog Samanta Clara Elsener mengajak generasi muda untuk lebih mengenali diri sendiri daripada sibuk mendiagnosis diri.(dok.Beny/Kemenpora)
Jumat, 30 Oktober 2026

Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di Indonesia Youth Summit 2026

Aktris sekaligus host dan wellness enthusiast Fanny Ghassani bersama Psikolog Samanta Clara Elsener mengajak generasi muda untuk lebih mengenali diri sendiri daripada sibuk mendiagnosis diri.

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.(dok.Gilang/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Kelas Bahasa hingga Beasiswa, Fira Ajak Pemuda Indonesia “Tumbuh”

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026. Banner website HSP 2026.