Pesan Menpora Amali kepada Ni Nengah Widiasih Usai Meraih Medali Perak

Jumat, 27 Agustus 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengucapkan selamat kepada atlet para powerlifting, Ni Nengah Widiasih usai meraih medali perak pada Paralimpiade Tokyo 2020, Kamis (26/8). (foto:putra/kemenpora.go.id)
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengucapkan selamat kepada atlet para powerlifting, Ni Nengah Widiasih usai meraih medali perak pada Paralimpiade Tokyo 2020, Kamis (26/8). (foto:putra/kemenpora.go.id)

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengucapkan selamat kepada atlet para powerlifting, Ni Nengah Widiasih usai meraih medali perak pada Paralimpiade Tokyo 2020, Kamis (26/8). 

“Akhirnya membuahkan hasil, selamat ya,” kata Menpora Amali saat melakukan pembicaraan dengan Ni Nengah lewat video call, Kamis (26/8) malam.

Dalam kesempatan ini, Menpora Amali bertanya Ni Nengah terkait yang dirasakannya saat menjalani pertandingan tersebut.

“Tadi waktu mulai pertandingan gimana, tegang?,” tanyannya.

“Tegang dan nervous (grogi) pak,” jawabnya.

Namun demikian, menilai Ni Nengah sudah tampil mkasimal dan sudah mengikuti arahannya saat melepas kontingen Indonesia agar bermain lepas dan tanpa beban, Sehingga berhasil meraih medali dalam ajang tersebut. Meskipun grogi adalah hal yang biasa dalam pertandingan.

“Makanya saat itu saya pernah bilang main lepas saja. Anggap saja saat di Pelatnas,” ujarnya.

Menpora Amali dalam obrolannya juga bertanya kepada Ni Nengah terkait lawan yang paling berat dihadapinya dalam ajang ini.

“Ya pak, wakil China cukup kuat dan dia pecahkan rekor dunia saat pertandingan tadi,” jawab Ni Nengah.

Meski demikian, Menpora Amali mengaku tetap bersyukur karena Ni Nengah berhasil memperbaiki prestasi yang diperolehnya dari Olimpiade Rio De Jeneioro 2016 lalu. Saat itu, Ni Nengah meraih perunggu.

“Iya gak apa-apa yang penting Widi sudah bisa memperbaiki (Olimpiade) Rio. Kan waktu Rio perunggu ya? Siapa tahu (Olimpiade) Paris 2024 masih bisa ikut,” harapnya.

Dalam kesempatan ini, Menpora Amali mengingatkan agar Ni Nengah beserta kontingen untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan berjanji akan mampir di Pelatnas yang berlokasi di Solo saat para atlet kembali ke tanah air.

“Yang penting jaga kesehatan ya. Walau sudah bertanding tetap jaga protokol kesehatan. Kalau sudah kembali ke Solo nanti tetap harus latihan lagi. Kalau memungkinkan saya nanti mampir ke Solo (Pelatnas),” pesannya. 
Ni Nengah tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Menpora Amali atas dukungan dan motivasi yang diberikan selama ini.

“Terima kasih atas dukungannya pak. Siap, ditunggu di Solo pak,” jelas Ni Nengah. 

Diketahui, Ni Nengah Widiasih, meraih medali perak dari cabang olahraga powerlifting kelas 41 kilogram. Saat bertanding di Tokyo International Forum, Kamis (26/8), atlet asal Bali itu mencatatkan angkatan terbaik 98 kg.

Angkatan terbaik itu didapat Ni Nengah Widiasih pada percobaan terakhir atau ketiga. Widi tanpa kesulitan melakukan angkatan 96 kg pada kesempatan pertama. Akan tetapi, Widi tak mampu menyelesaikan percobaan kedua memasang angkatan 98 kg dan baru berhasil pada angkatan ketiga.

Pada percobaan ketiga, Widi baru berhasil melakukan angkatan 98 kg.  Sementara itu, medali emas menjadi milik atlet asal China, yakni Guo Lingling, dan medali perunggu diraih Clara Sarahy Fuentes Monasterio (Venezuela).(ded)

Sebanyak 60 wasit muda dari berbagai daerah mengikuti Pelatihan Wasit Futsal Lisensi Internasional yang digelar Kemenpora RI bersama PSSI. (foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 04 September 2026

Kemenpora dan PSSI Gelar Pelatihan Wasit Futsal Lisensi Internasional

Sebanyak 60 wasit muda dari berbagai daerah mengikuti Pelatihan Wasit Futsal Lisensi Internasional yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) bersama Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Kemenpora RI terus mendorong transformasi digital sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan keterbukaan informasi publik. (foto: istimewa)
Jumat, 04 September 2026

Kemenpora Perkuat Tata Kelola Informasi Publik melalui Transformasi Digital

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) terus mendorong transformasi digital sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan keterbukaan informasi publik. Upaya tersebut dibahas dalam Forum Keterbukaan Informasi Publik bertema “Transformasi Digital sebagai Penguat Tata Kelola Informasi” yang digelar secara hybrid dan disiarkan secara langsung melalui YouTube Kemenpora RI.

Kemenpora RI terus memperkuat pembudayaan olahraga yang inklusif dan berkeadilan melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas BERDAYA di Kabupaten Garut, Jawa Barat. (foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 04 September 2026

Kemenpora Dorong Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya di Kabupaten Garut

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) terus memperkuat pembudayaan olahraga yang inklusif dan berkeadilan melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas BERDAYA di Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada 28–29 Agustus 2026

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.
Rabu, 02 September 2026

Kenzie Bawa Isu Hankam Lebih Dekat ke Anak Muda

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 31 Agustus 2026

Berlari Membawa Pesan, Bangkit Saputra Sampaikan Suara untuk Indonesia di Merdeka Run 2026

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. Bangkit Saputra datang dengan misi lain: membawa pesan untuk Indonesia melalui setiap langkahnya.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Deretan Juara Naik Podium di Berbagai Kategori Merdeka Run 2026
Senin, 31 Agustus 2026

Deretan Juara Naik Podium di Berbagai Kategori Merdeka Run 2026

Momen penyerahan penghargaan di berbagai kategori ini menegaskan bahwa Merdeka Run 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah apresiasi bagi semangat juang, kreativitas, dan kebersamaan seluruh peserta dalam merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Musik Wali dan Moluccan Soul Meriahkan Panggung Hiburan Merdeka Run 2026
Senin, 31 Agustus 2026

Musik Wali dan Moluccan Soul Meriahkan Panggung Hiburan Merdeka Run 2026

Penampilan Wali dan Moluccan Soul menunjukkan bahwa Merdeka Run 2026 tak hanya menghadirkan tantangan fisik lewat lintasan lari, tetapi juga ruang hiburan dan kebersamaan yang membuat perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin berkesan bagi seluruh peserta.

Usai Garis Finis, Peserta Nikmati Kemeriahan Race Village Merdeka Run 2026
Senin, 31 Agustus 2026

Usai Garis Finis, Peserta Nikmati Kemeriahan Race Village Merdeka Run 2026

Suasana penuh keceriaan di Race Village menegaskan bahwa Merdeka Run 2026 bukan sekadar ajang lari, melainkan juga ruang perayaan yang menyatukan olahraga, kuliner, dan kebersamaan masyarakat dalam semangat kemerdekaan.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81