Perunggu Anthony Jadi Penutup Manis Penampilan Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Senin, 02 Agustus 2021
Bagikan:
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting menutup penampilan Kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo dengan manis. Pemuda kelahiran 20 Oktober 1996 ini mampu merebut medali perunggu pada debutnya di pesta olahraga paling prestisius se
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting menutup penampilan Kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo dengan manis. Pemuda kelahiran 20 Oktober 1996 ini mampu merebut medali perunggu pada debutnya di pesta olahraga paling prestisius se

Tokyo: Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting menutup penampilan Kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo dengan manis. Pemuda kelahiran 20 Oktober 1996 ini mampu merebut medali perunggu pada debutnya di pesta olahraga paling prestisius se-dunia. 

Anthony berkibar seusai menumbangkan Kevin Corfon (Guatemala) dengan skor 21-11, 21-13 pada Senin (2021) di Musashino Forest Sport Plaza. Dengan raihan ini, Indonesia mendapatkan satu medali emas, satu perak, dan tiga perunggu. Koleksi tersebut menempatkan Merah Putih di urutan 35 klasemen medali sementara pada 22.45 waktu setempat atau 20.45 WIB.

Anthony bersyukur bisa menjadi penyumbang medali bagi Indonesia. Total, bulu tangkis meraih dua medali. Selain perunggu Anthony, ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu mengukir sejarah besar dengan merengkuh keping emas usai menumbangkan Chen Aingchen,/Jia Yifan (China) dengan skor 21-19, 21-15.

"Semalam sempat sulit tidur terus saya mecoba menenangkan diri dengan berdoa. Puji Tuhan, saya bisa tampil dengan baik,” kata Anthony usai pertandingan. 

Medali perunggu Anthony memiliki arti spesial di sektor tunggal putra. Setelah 17 tahun, Anthony tampil sebagai tunggal putra pertama yang mampu mempersembahkan medali lagi untuk Merah Putih. Sejak Taufik Hidayat mendapat emas di Olimpiade 2004 Athena, belum ada lagi wakil dari tunggal putra yang bisa menjejak semifinal.

Anthony berterima kasih  kepada masyarakat Indonesia yang telah mendukungnya dalam dua pekan ini. Memang sulit, tetapi pemain berusia 24 tahun itu bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik. Anthony menganggap pencapaiannya ini juga akan menjadi tolok ukur menjelang event-event penting yang akan dimainkan Anthony ke depannya. 

"Sejak awal persiapan juga berusaha fokus dan tenang, berusaha untuk meminimalisasi kesalahan," ujar Anthony yang mengaku mengidolakan Taufik.  

Anthony mengaku cukup sedih karena belum berhasil final,  tetapi ia merasa capaiannya di Olimpaide menjadi pembelajaran bagus bagi nya . Sebab, ia belajar bagaimana caranya mengatur pikiran mental, teknik, serta aspek-aspek  lainnya.

"Yang pasti, ada banyak yang harus ditingkatkan.  Setelah tak berhasil maju ke final, saya mencoba dan berusaha bangkit. Laga ini juga berarti untuk saya karena saya ini menjadi medali terakhir dari bulu tangkis yang diperebutkan Indonesia di Olimpiade Tokyo,” kata Anthony.

Lebih lanjut, Anthony mengatakan dukungan orang tua juga menjadi pelecut semangat. Sebab, keluarga telah memotivasi dirinya agar tak sedih dari kekalahan di semifinal, melainkan harus fokus pada laga yang tersisa. Mereka juga tak menyangka langkah di Tokyo bisa sampai merebut medali.
 
Disebutkan Anthony, inspirasinya terjun ke bulu tangkis lantaran ia melihat Olimpiade. Lalu, ia terbersit keinginan untuk bisa tampil di ajang olahraga paling bergengsi di dunia ini. Kini, mimpi itu terwujud. Ia tak hanya tampil, tetapi juga pulang ke Tanah Air membawa medali.

Chef de Mission Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo Rosan P Roeslani mengaku gembira dengan capaian prestasi atlet-atlet Indonesia. “Hari ini luar biasa, perjuangan atlet-atlet Indonesia kian sempurna dengan tambahan satu medali emas dan satu medali perunggu dari cabang olahraga bulu tangkis,” kata Rosan. 

Kontingen Indonesia akan kembali ke Tanah Air pada 4 Agustus. Rombongan akan dipimpin langsung oleh Chef de Mission Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo Rosan P Roeslani.(nocindonesia/amr)

Wamenpora Taufik menandatangani nota kesepahaman antara Kemenpora dengan UGM tentang pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang kepemudaan dan keolahragaan, Minggu (24/5) pagi. (foto: Nurohman/kemenpora.go.id)
Minggu, 24 Mei 2026

Kemenpora dan UGM Tandatangani Nota Kesepahaman, Wamenpora Harap Bermanfaat bagi Kemajuan Pemuda dan Olahraga Indonesia

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora RI) Taufik Hidayat berharap sinergi antara Kemenpora dan UGM menjadi landasan lahirnya program-program konkret yang memberikan manfaat luas bagi insan kepemudaan dan keolahragaan Indonesia.

Wamenpora RI Taufik Hidayat ikut memeriahkan ajang Jogja Run D-City 2026 dengan menyaksikan pertandingan Basket Celebrity Match di GIK UGM, Sleman, Minggu (24/5) pagi.(foto: Nurohman/kemenpora.go.id)
Minggu, 24 Mei 2026

Meriahkan Jogja Run D-City 2026, Wamenpora Tonton Laga Basket De Legend vs UGM Star dan Penampilan Ndarboy Genk

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI) Taufik Hidayat ikut memeriahkan ajang Jogja Run D-City 2026 dengan menyaksikan pertandingan Basket Celebrity Match dan aksi Ndarboy Genk di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Sleman, Minggu (24/5) pagi.

Wamenpora Taufik melakukan flag off start Jogja Run D-City 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Sleman, Minggu (24/5) pagi.(foto: Nurohman/kemenpora.go.id)
Minggu, 24 Mei 2026

Wamenpora Taufik Apresiasi Jogja Run D-City 2026 Jadi Ajang Masyarakat Hidup Sehat dengan Berolahraga

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI) Taufik Hidayat memberi apresiasi acara Jogja Run D-City 2026 sebagai sarana untuk mengajak masyarakat hidup sehat dan bugar.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Wamenpora Taufik Apresiasi Ajang Tinju Pelajar Arena Selatan
Kamis, 21 Mei 2026

Wamenpora Taufik Apresiasi Ajang Tinju Pelajar Arena Selatan

Wamenpora Taufik Hidayat mengapresiasi serta mendukung pelaksanaan ajang Tinju antar Pelajar Arena Selatan

Menpora Erick Buka Program Training of Trainers Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya
Selasa, 19 Mei 2026

Menpora Erick Buka Program Training of Trainers Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya

Menpora Erick Thohir resmi membuka program Training of Trainers (TOT) Penggerak Olahraga Disabilitas “Berdaya” di Indonesia Paralympic Training Center.

Menpora Erick Apresiasi Kerja Sama FIBA dan MILO untuk Pengembangan Basket
Rabu, 13 Mei 2026

Menpora Erick Apresiasi Kerja Sama FIBA dan MILO untuk Pengembangan Basket

Menpora Erick Thohir menyaksikan penandatanganan nota kesepakatan antara FIBA dan Milo Indonesia

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile