‘Manjat Ikhlas’ dan Doa Orang Tua di Balik Tangis Haru Emas Asian Games 2026 Desak Made

Kamis, 01 Oktober 2026
Bagikan:
Atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, mengungkapkan strategi memanjat dengan ikhlas menjadi kunci sukses merengkuh medali emas pada ajang Asian Games 2026. (foto:Gilang/kemenpora.go.id)
Atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, mengungkapkan strategi memanjat dengan ikhlas menjadi kunci sukses merengkuh medali emas pada ajang Asian Games 2026. (foto:Gilang/kemenpora.go.id)

Nagoya: Atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, mengungkapkan bahwa strategi ‘memanjat dengan ikhlas’ serta menjaga pikiran positif menjadi kunci sukses dirinya merengkuh medali emas nomor speed putri pada ajang Asian Games 2026 di Portmesse Nagoya Exhibition Hall 1, Rabu (30/9).

Langkah Desak menuju podium tertinggi tidak berjalan mulus lantaran sempat diwarnai gangguan teknis yang mengakibatkan jadwal pertandingan ditunda beberapa kali. Situasi tersebut sempat menguji ketahanan mental dan konsentrasi sang atlet di arena pertandingan.

“Lumayan mengganggu ya, karena badan sudah siap, pikiran sudah siap, terus tiba-tiba ditunda lima menit, terus lima menit lagi. Mikirnya ke mana-mana, tapi lebih ke mikir positif, coba alihkan pikiran,” kata Desak saat ditemui usai pertandingan.

Di tengah dinamika penundaan tersebut, atlet asal Bali itu memilih untuk tampil tanpa beban. Trik mental ‘manjat ikhlas’ yang dia terapkan justru berbuah manis. 

Desak mencatatkan waktu 6,062 detik, yang menjadi rekor Asian Games dan Asia. Sedangkan perak diraih Deng Lijuan asal China yang mengukir waktu 6,064 detik. Sedangkan perunggu didapat Jeong Ji Min dari Korea Selatan usai membukukan waktu 6,18 detik.

Tak hanya berhasil mengamankan medali emas keduanya di panggung Asian Games, Desak juga sukses memecahkan rekor waktu pribadinya. Saking fokusnya bertanding, dia mengaku sempat tidak menyadari bahwa dirinya telah menyentuh tombol finis lebih dulu dibanding lawannya.

“Masih ngeblank, masih bingung yang mana menang, yang mana ini. Soalnya memanjatnya ya sudah, memanjat ikhlas saja gitu,” tuturnya. 

Rasa haru dan syukur tak membendung kala lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang. Desak mendedikasikan medali emas tersebut untuk seluruh pihak yang terus mengalirkan dukungan kepada dirinya.

“Pertama mengucap syukur dan terima kasih. Buat diri sendiri yang sudah bekerja keras, kedua orang tua yang selalu mendoakan, teman-teman pelatnas, tim, dan seluruh masyarakat Indonesia. Ini medali emas untuk kita semua,” jelas Desak.

Hasil ini menandakan Indonesia telah memenuhi target empat medali emas yang telah dicanangkan. Tiga emas sebelumnya sukses diraih tim bulu tangkis (dua emas) dan angkat besi (satu emas). (jef)

Sejarah di Aichi-Nagoya, Nurisa Dian Persembahkan Emas Pertama Panahan Indonesia di Asian Games (dok.Tim Panahan Indonesia)
Kamis, 01 Oktober 2026

Sejarah di Aichi-Nagoya, Nurisa Dian Persembahkan Emas Pertama Panahan Indonesia di Asian Games

Sejarah di Aichi-Nagoya, Nurisa Dian Persembahkan Emas Pertama Panahan Indonesia di Asian Games

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) olahraga melalui program pelatihan dan sertifikasi tenaga keolahragaan sepanjang tahun 2026. (dok.Kemenpora)
Kamis, 01 Oktober 2026

19 Agenda Besar, 679 Peserta: Cara Kemenpora Siapkan SDM Olahraga Berstandar Dunia

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) olahraga melalui program pelatihan dan sertifikasi tenaga keolahragaan sepanjang tahun 2026.

Menpora RI Erick Thohir menyambut kepulangan para atlet peraih medali Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, Rabu (30/9) malam.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 01 Oktober 2026

Sambut Kepulangan Atlet Peraih Emas Asian Games 2026, Menpora Erick: Mereka Pahlawan Indonesia

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menyambut kepulangan para atlet peraih medali dalam Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, Rabu (30/9) malam.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Saskia Mayesa, anak umur 4 tahun yang menginspirasi pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.(dok.Suci/Kemenpora)
Jumat, 11 September 2026

Kehilangan Orang Tua di Usia 2 Tahun, Semangat Belajar Saskia Tak Pernah Padam

Saskia Mayesa, 4 tahun, yang dengan penuh percaya diri mampu melafalkan Surat Al-Fatihah di hadapan para tamu undangan pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.

Menpora Erick Turun Langsung Dukung Tim Equestrian Indonesia di Asian Games 2026
Selasa, 22 September 2026

Menpora Erick Turun Langsung Dukung Tim Equestrian Indonesia di Asian Games 2026

Dukungan langsung Menpora Erick terhadap tim equestrian diharapkan mampu meningkatkan ketenangan mental dan fokus para atlet dalam menghadapi rangkaian uji ketangkasan, sekaligus menegaskan perhatian pemerintah terhadap seluruh cabang olahraga yang diikuti kontingen Indonesia di Asian Games 2026.

Menpora Erick Tonton Langsung Perjuangan Tim Renang Indonesia di Final Asian Games 2026
Selasa, 22 September 2026

Menpora Erick Tonton Langsung Perjuangan Tim Renang Indonesia di Final Asian Games 2026

Kehadiran langsung Menpora Erick pada final renang ini menegaskan dukungan berkelanjutan pemerintah terhadap cabang renang yang kembali menjadi salah satu andalan Indonesia di ajang olahraga multievent Asia.

Menpora Erick Dukung Langsung Tim Basket 3x3 Putri Indonesia Hadapi Singapura
Senin, 21 September 2026

Menpora Erick Dukung Langsung Tim Basket 3x3 Putri Indonesia Hadapi Singapura

Kehadiran langsung Menpora di lapangan menjadi bentuk dukungan pemerintah kepada atlet nasional sekaligus dorongan moral bagi tim Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop ISS 2026 Banner mobile ISS 2026