Mahasiswa UMJ Bangun Sinergi dengan Kemenpora, Bahas Penguatan Peran Pemuda dan Kolaborasi Program Kepemudaan
Jakarta: Audiensi antara mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) dengan Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) berlangsung pada Kamis, (4/6) siang di Ruang Kerja Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan.
Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Hendro Wicaksono, tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog, membahas berbagai peluang kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah dalam pengembangan kapasitas generasi muda Indonesia.
Dalam pertemuan itu, Plh. Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Hendro Wicaksono menegaskan bahwa keterbatasan anggaran yang saat ini dihadapi pemerintah tidak boleh menjadi penghalang bagi tumbuhnya kreativitas dan partisipasi pemuda. "Kami tetap berupaya membuka ruang bagi anak-anak muda untuk berkegiatan, berjejaring, dan mengembangkan gagasannya. Dukungan tidak selalu berbentuk anggaran, tetapi juga bisa berupa fasilitasi ruang, jejaring, dan kesempatan untuk terlibat dalam program-program kepemudaan yang sedang maupun akan dijalankan," ujarnya.
Hendro juga memperkenalkan sejumlah program strategis yang tengah disiapkan Kemenpora, termasuk kegiatan pengembangan kepemimpinan pemuda yang akan melibatkan ratusan peserta dari berbagai daerah melalui pelatihan, seminar, workshop, kompetisi gagasan, debat, hingga kegiatan penguatan karakter dan wawasan kebangsaan.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta, M Arifin menyampaikan harapan agar Kemenpora dapat terus membangun kemitraan dengan kalangan kampus dalam rangka memperluas akses dan partisipasi pemuda dalam pembangunan nasional. "Kami berharap ada ruang kolaborasi yang lebih luas antara mahasiswa dan Kemenpora, baik melalui kegiatan pendidikan, kepemudaan, pengabdian masyarakat maupun program pengembangan kepemimpinan generasi muda," kata M Arifin.
Audiensi tersebut menjadi momentum awal untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah, sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak inisiatif kepemudaan yang berdampak positif bagi masyarakat dan masa depan Indonesia.(dok)











