Leaders Talk: Wamenpora Minta ASN Kemenpora Memiliki Mental Juara dan Adaptif Dalam Era Disrupsi
Jakarta: Pengembangan Kompetensi ASN Kemenpora hari pertama berlanjut pada sesi kedua melalui kegiatan Leaders Talk yang menghadirkan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI, Taufik Hidayat. Dalam sesi tersebut, Wamenpora membagikan pandangannya mengenai determination and achievement.
Sesi diawali dengan cerita perjalanan kariernya, dari seorang atlet hingga kini menjadi birokrat. Ia menegaskan bahwa proses tersebut tidaklah mudah dan membutuhkan waktu serta usaha yang panjang.
“Pada dasarnya, menjadi atlet maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak jauh berbeda. Untuk sukses, atlet harus memiliki target, timeline, serta terus meningkatkan kapasitas dan kredibilitas agar bisa menjadi juara. Hal yang sama juga berlaku bagi ASN. Kita harus terus meningkatkan kapabilitas agar kredibilitas diri meningkat dan jenjang karier pun berkembang,” tuturnya.
Ia juga menekankan bahwa pencapaiannya saat ini tidak diraih secara instan.“Hingga sampai di titik ini, saya melalui proses yang panjang dan tidak mudah. Banyak yang melihatnya mudah karena saya seorang atlet terkenal, padahal saya harus serius dan terus belajar,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wamenpora Taufik mengingatkan seluruh ASN Kemenpora agar tidak hanya berperan sebagai petugas administratif semata namun sebagai pelayan masyarakat sekaligus penggerak ekosistem kepemudaan dan keolahragaan.
Ia menilai ASN perlu terus upgrade mindset untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Oleh karena itu, ia mendorong agar ASN memiliki mental juara, disiplin tinggi, serta integritas yang kuat.
“Era saat ini bukanlah era yang mudah. Kita dihadapkan pada disrupsi teknologi, persaingan global, dan ekspektasi publik yang semakin tinggi. Karena itu, mari kita perkuat teamwork di Kemenpora, bangun komunikasi yang baik dengan rekan kerja maupun pimpinan. Saya juga berpesan kepada para pimpinan agar tidak hanya menerima kabar baik, tetapi juga terbuka terhadap kabar yang kurang baik, agar kita bisa terus berbenah,” pesannya.
Sesi dilanjutkan dengan tanya jawab yang berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Berbagai pertanyaan diajukan peserta, mulai dari proses adaptasi, perubahan pola pikir, hingga pengalaman pribadi Wamenpora dalam bangkit dari keterpurukan.
Menutup sesi Leaders Talk, Wamenpora kembali menegaskan pentingnya sikap adaptif bagi ASN. “ASN tidak boleh berada di zona nyaman. Yang mampu bertahan di era saat ini adalah mereka yang cepat beradaptasi dan mau terus belajar. Saya titip, jaga kekompakan, jaga komunikasi dengan atasan maupun bawahan, serta perkuat kerja tim,” pungkasnya. (thi)










