Kemenpora Perkuat Kompetensi ASN Guna Wujudkan Tata Kelola Akuntabel
Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggelar kegiatan penguatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) guna mewujudkan transformasi tata kelola yang akuntabel dan sumber daya manusia (SDM) unggul.
Acara tersebut dibuka oleh Sesmenpora Gunawan Suswantoro di Auditorium Wisma Kemenpora, Jakarta, Selasa (28/4). Pengembangan kompetensi ini diharap menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarunit kerja, sekaligus memaksimalkan potensi SDM di lingkungan Kemenpora.
“Ini kesempatan emas untuk memberdayakan anak muda. Kalau anak muda berkumpul seperti ini, saya yakin Kemenpora akan terus maju,” ujar Sesmenpora.
Menurut Sesmenpora, ASN muda Kemenpora memiliki peran penting dan menjadi peluang besar untuk mendorong kemajuan organisasi.
Oleh karenanya, dia ingin seluruh pegawai bisa memahami arah kebijakan organisasi, memperkuat sinergi, serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, kolaboratif, dan berorientasi hasil.
“Saya yakin ini akan menjadi lebih baik lagi, tinggal bagaimana kita menyinergikan,” katanya.
Sebelumnya, Menpora Erick Thohir telah melakukan langkah besar yakni melakukan deregulasi 191 Permenpora menjadi 4 peraturan utama.
Keempat aturan itu mengatur tentang kepemudaan, pembudayaan olahraga, prestasi olahraga, serta industri olahraga, termasuk pariwisata berbasis olahraga.
Lalu, hasil deregulasi tersebut merampingkan jumlah pasal menjadi sekitar 600 pasal atau berkurang sekitar 60 persen dari sebelumnya yang mencapai 1.500 pasal.
“Penyederhanaan dari 191 menjadi 4 Permenpora ini bukan sekadar pengurangan jumlah regulasi, tetapi transformasi menuju sistem yang lebih adaptif, transparan, dan berdampak nyata,” jelas Menpora Erick. (jef)










