Kemenpora Apresiasi Pepelingasih dan Alumni IPB Beraksi Tanam 6.000 Mangrove di Tangerang
Kab Tangerang: Komunitas muda Pepelingasih Indonesia (Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih) binaan Kemenpora, berkolaborasi dengan Ikatan Alumni Pendidikan Guru Kejuruan Pertanian Institut Pertanian Bogor (IKA PGKP IPB), melakukan aksi nyata peduli lingkungan bertajuk "Pepelingasih Berkarakter Hijau" di kawasan Ketapang Urban Aquaculture, Mauk, Kabupaten Tangerang, Sabtu (11/4).
Kegiatan dengan menanam 6.000 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata ini dihadiri langsung oleh Analis Kebijakan Ahli Utama Kemenpora RI, Imam Gunawan bersama aktivis muda Pepelingasih Indonesia.
Imam Gunawan memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat para pemuda dan alumni yang tetap membara. Ia menegaskan bahwa pembangunan karakter tidak boleh terhenti oleh kendala administratif. Menurutnya, aksi menanam mangrove ini merupakan bentuk nyata ekspresi karakter gigih, patriotik, dan empatik dalam pembangunan berkelanjutan demi mempertahankan daya dukung alam bagi kehidupan.
"Saya hadir karena ini merupakan pengalaman kali pertama menanam mangrove. Apresiasi kepada IKA PGKP IPB yang mengajak Pepelingasih berkolaborasi. Kita harus tetap semangat bangun karakter pemuda di tengah efisiensi anggaran pemerintah saat ini. Siang ini kita beraksi nyata untuk masa depan bumi yang cerah," ujar Imam penuh semangat.
Ia menekankan bahwa kemandirian dan daya suai ini sangat relevan dengan visi kepemimpinan nasional. "Ini sejalan dengan spirit Bapak Presiden dan Menpora Erick Thohir dalam menopang karakter pemuda yang patriotik, gigih, dan berempati," katanya.
Sementara itu Ketua Umum IKA PGKP IPB, Tony Hartus, menekankan bahwa keterbatasan tidak boleh menjadi penghalang untuk berkontribusi. Beliau menjelaskan aksi ini adalah langkah konkret pasca penandatanganan MoU antara IKA PGKP IPB dan Pepelingasih tahun ini.
"Selaku alumni IPB, kami ingin terus peduli dan berkontribusi kepada masyarakat. Kami ingin memperluas sinergi dengan banyak kalangan. Kali ini di pinggir pantai ini, kita mengajak komunitas Pepelingasih dan PT Global Competency Investama," urai Tony Hartus.
Keberhasilan menghimpun 6.000 bibit, termasuk melalui dukungan CSR, membuktikan bahwa kreativitas kolaborasi mampu menjawab tantangan penyediaan sumber daya di lapangan.
Penanaman di Ketapang Urban Aquaculture ini diharapkan memperkuat benteng alami pesisir Tangerang dari abrasi. Sinergi antara birokrasi, akademisi, dan sektor swasta ini diharapkan menjadi model gerakan "Karakter Hijau" yang mandiri dan masif bagi pemuda di seluruh Indonesia.(dok)











