Bonus ASEAN Para Games 2025 Cair Hikmat Ramadani Semakin Termotivasi Harumkan Nama Bangsa
Jakarta: Pemerintah resmi mencairkan bonus bagi para atlet yang berlaga di Asean Para Games 2025 pada Selasa (17/3). Pemerintah memberikan bukti nyata bahwa negara mengapresiasi perjuangan kontingen merah putih yang tampil gemilang di Thailand tersebut.
Salah satu atlet para bulutangkis yang berprestasi, Hikmat Ramadani, mengungkapkan rasa syukurnya atas bonus yang diberikan pemerintah kepada seluruh atlet yang berlaga di Ajang Asean Para Games 2025 lalu.
“Alhamdulillah saya sudah dapat informasi mengenai bonus para atlet kak. Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah, saya senang sekali dengan berita ini, apalagi momennya pas karena sebentar lagi lebaran. Semoga dengan adanya bonus ini saya semakin lebih bersemangat untuk berprestasi dan mengharumkan nama negeri ini, dan membuat bangga National Paralympic Committee (NPC) dan keluarga,” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada Kemenpora.
Hikmat memperoleh dua medali emas dalam nomor tunggal putra SL4 dan ganda campuran SL3 – SU5 bersama Leani Ratri. Pemuda asal Tasikmalaya tersebut menyampaikan bahwa perolehan bonus yang diterima akan dimanfaatkan sebaik mungkin. Ia telah merencanakan penggunaannya untuk tabungan dan investasi untuk menunjang kehidupannya di masa depan.
Tak luput, Hikmat mengapersiasi perhatian dari Persiden Prabowo, Menpora Erick Thohir dan pemerintah atas atensi yang luar biasa terhadap atlet disabilitas.
“Saya ucapkan terimakasih kepada bapak presiden republik indonesia Bapak Prabowo Subianto, serta bapak Menpora Erick Thohir, terimakasih juga kepada Bapak Chef de Mission (CDM) kita, Pak Reda manthovani dan tak lupa terimakasih banyak kepada Bapak ketua NPCI Indonesia, Bapak Seny Marbun yang sudah percaya dengan kami semua para atlet disabilitas. Terimakasih pak atas apresiasi, atas kepercayaannya sehingga membuat kami setara dengan teman-teman atlet non difabel,” tuturnya penuh haru.
Terkait rencana masa depan setelah pensiun sebagai atlet, Hikmat berharap pemerintah bisa memberikan perhatian melalui peluang pengangkatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). “Harapan ke depan saya sih inginnya jadi ASN ya, mudah-mudahan pemerintah mau mengangkat kami para atlet disabilitas ini untuk menjadi ASN," jawabnya mengakhiri percakapan. (thi)










