Buka Puasa Bersama Pegawai, Menpora Erick Tegaskan Komitmen Bertransformasi Menuju Kemenpora Lebih Baik
Jakarta: Keluarga besar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) menggelar kegiatan buka puasa bersama di tengah bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang diselenggarakan di Halaman Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (6/3) petang.
Dalam kesempatan ini, Menpora Erick menegaskan komitmen serta mengajak seluruh pejabat, pegawai hingga staf untuk berubah, bertransformasi menuju Kemenpora yang lebih baik.
"Ini puasa hari ke-16. Tentu makna puasa bagi umat islam dan kita adalah makna yang baik dimana kita ingin mentransformasi diri kita untuk memiliki akhlak yang baik," ujar Menpora Erick dalam sambutannya.
"Kita harap dan saya memohon maaf, saya datang ingin menaikkan marwah kementerian ini yang jelas-jelas masih Kelas C. Tetapi, saya tidak mungkin bekerja sendiri tanpa dibantu semua kita karena kita sebuah tim, hanya mau tidak kita semua bertransformasi," imbuhnya.
Menurut Menpora Erick, tidak mudah merubah kebiasaan. Bahkan lanjutnya, perubahan itu akan selalu dipandang negatif. Dan manusia yang tidak mau berubah akan ketinggalan dari zaman ke zaman.
"Saya ingin bersama-sama mengawal perubahan ini. Dengan niat baik dulu. Misalnya, mulai Senin besok kita akan lihat soal kebersihan kantor ini seperti dari toiletnya, ruangannya bersih atau ngga. Karena kalau mau direnovasi harus ada komitmen perubahannya," tegasnya.
"Supaya kita dilihat oleh banyak kementerian lainnya dan masyarakat bahwa Kemenpora saat ini berbeda menuju lebih baik. Mudah-mudahan dengan niat baik dan sama-sama mengawal mudah-mudahan tahun depan bisa naik kelas. Tapi, ini masih panjang ini, kita maraton. Yang dinilai adalah kinerja kalian, kejujuran dan kapabilitas," pungkas Menpora Erick.
Dalam kegiatan buka puasa bersama ini diisi pula tausiyah yang dibawakan oleh Ust. Choirul Anam, M.Pd. Ia menyampaikan tentang merubah nasib. Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum jika tidak kaum itu sendiri yang merubahnya.
"Allah SWT tidak akan merubah nasib suatu kaum, jika tidak kaum itu sendiri yang merubahnya. Dan Kemenpora ini bisa diibarkan kaum itu. Kemudian jika kita ingin menjadi hamba Allah yang tidak merugi selama hidup, maka kata Allah, syaratnya adalah melakukan 3 (tiga) perkara. Pertama mendirikan sholat, memperbanyak membaca alquran, dan orang-orang yang menginfaqkan hartanya," urainya.
"Semoga kita semua menjadi bagian dari hamba Allah yang memiliki tiga ciri-ciri ini. Semoga ibadah kita diterima Allah SWT dan kita semua kuat hingga selesai bulan suci ini," tutupnya.
Nampak hadir pada acara ini Wamenpora Taufik Hidayat, istri Menpora Liza Erick Thohir, istri Wamenpora Ami Taufik Hidayat, para pengurus dan anggota DWP Kemenpora. Sesmenpora Gunawan Suswantoro, para Staf Khusus, para Tenaga Ahli, para Pejabat Tinggi Madya, para Pejabat Tinggi Pratama dan para karyawan. (ben)










