Ini Syarat yang Wajib Dipenuhi Kalangan Profesional Untuk Menjadi Deputi Kemenpora

Senin, 26 Januari 2026
Bagikan:
Suporter memiliki peran penting untuk menjadi bagian dari pengembangan industri olahraga di Indonesia. (foto:dok/kemenpora.go.id)
Suporter memiliki peran penting untuk menjadi bagian dari pengembangan industri olahraga di Indonesia. (foto:dok/kemenpora.go.id)

Jakarta: Kementrian Pemuda dan Olahraga RI (Kemenpora) membuka pintu bukan hanya untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) tetapi juga kalangan profesional non-PNS untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi madya dengan posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga.

Kemenpora memang saat ini sedang menggalakkan pengembangan industri olahraga dan wisata olahraga yang memiliki kekuatan dan potensi nyata untuk menjadi sektor strategis penopang perekonomian nasional.

Karena ekosistem industri olahraga yang maju dapat meningkatkan jumlah lapangan kerja dengan serapan tenaga kerja tinggi dan menguatkan keterlibatan UMKM yang tumbuh melalui rantai pasok industri ini. Manfaat berlipat ganda akan semakin terasa jika kita mampu mengekspor produk peralatan olahraga secara berkesinambungan. Sehingga devisa bertambah dan posisi Indonesia di pasar global juga semakin mapan.

Untuk itu Kemenpora menginginkan sosok pemimpin dalam kedeputian bidang pengembangan industri olahraga ini adalah sosok yang kompeten, berpengalaman dan memiliki inovasi untuk membawa sport industry tanah air ke level yang lebih tinggi. Hal ini menjadi dasar Kemenpora memberi kesempatan bukan hanya pada PNS tapi juga kalangan profesional yang menggeluti bidang ini.

Registrasi akan dimulai tanggal 3 Februari 2026, dan inilah syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh non-PNS untuk melakukan pendaftaran mengikuti seleksi terbuka jabatan tingkat eselon I.a.(put)

Persyaratan Bagi Non Pegawai Negeri Sipil
a. Warga negara Indonesia;
b. Memiliki kualifikasi pendidikan paling rendah Pascasarjana;
c. Usia paling tinggi 58 tahun pada saat pelantikan;
d. Memiliki Kompetensi Teknis, Kompetensi Manajerial, dan Kompetensi Sosial
Kultural sesuai standar kompetensi Jabatan yang dibutuhkan;
e. Pengalaman Jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan Jabatan yang akan
diduduki secara kumulatif paling singkat 10 (sepuluh) tahun di bidang teknis dan
manajerial;
f. Tidak menjadi anggota/pengurus partai politik paling singkat 5 (lima) tahun
sebelum pendaftaran;
g. Telah menyerahkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) tahun 2025;
h. Tidak pernah dan/atau tidak sedang dalam proses peradilan atau menjalani
hukuman pidana;
i. Memiliki rekam jejak Jabatan, integritas dan moralitas yang baik;
j. Tidak pernah diberhentikan tidak dengan hormat dari PNS, prajurit Tentara
Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia atau pegawai
swasta;
k. Bersedia menandatangani Pakta Integritas;
l. Sehat Jasmani dan Rohani berdasarkan Surat Keterangan dari Rumah Sakit
Umum Pemerintah;
m. Bebas Narkoba berdasarkan Surat Keterangan dari Rumah Sakit Umum
Pemerintah dilengkapi dengan hasil pemeriksaan laboratorium.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, pendaftar bisa mengunjungi situs rersmi Kemenpora http://kemenpora.go.id/pengumuman.

Menpora RI Erick Thohir, menyambut baik peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui program beasiswa keolahragaan.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Jumat, 17 April 2026

Menpora Erick Sambut Baik Peningkatan Kapasitas SDM Melalui Program Beasiswa Keolahragaan

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyambut baik peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui program beasiswa keolahragaan. Beasiswa bagi atlet pelajar dinilai sangat penting untuk mendukung pendidikan dan masa depan mereka setelah menjadi atlet.

Menpora RI Erick Thohir menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto di Kemenpora,Jakarta. (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Jumat, 17 April 2026

Menpora Erick Teken MoU dengan Mendiktisaintek Brian, Bersinergi Dukung Student Athlete dan Pengelolaan Fasilitas Olahraga di Perguruan Tinggi

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto terkait sinergi pengembangan sumber daya manusia dan pembinaan olahraga di perguruan tinggi.

Menpora RI Erick Thohir bertemu dengan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Jumat (17/4 ) pagi  guna memperkuat sinergi pengembangan olahraga di daerah.(foto:istimewa)
Jumat, 17 April 2026

Bertemu dengan Gubernur Maluku Utara, Menpora Erick Bahas Sinergi Potensi Olahraga Daerah

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir bertemu dengan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Jumat (17/4 ) pagi guna memperkuat sinergi pengembangan olahraga di daerah.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

DWP Kemenpora Terima Penghargaan atas Partisipasi Program DWP Mengajar
Selasa, 21 April 2026

DWP Kemenpora Terima Penghargaan atas Partisipasi Program DWP Mengajar

DWP Kemenpora RI menghadiri Halalbihalal dan Peringatan Hari Kartini DWP Pusat, Rabu (15/4) pagi.

Wamenpora Taufik Hidayat Menghadiri Pelepasan Tim Thomas dan Uber 2026
Senin, 20 April 2026

Wamenpora Taufik Hidayat Menghadiri Pelepasan Tim Thomas dan Uber 2026

Wamenpora Taufik Hidayat menghadiri acara pelepasan Tim Piala Thomas dan Uber 2026 yang dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal keluarga besar PBSI

Menpora Erick Thohir Dorong Diplomasi Olahraga Lewat Program Sepak Bola Wanita Indonesia-Prancis
Kamis, 16 April 2026

Menpora Erick Thohir Dorong Diplomasi Olahraga Lewat Program Sepak Bola Wanita Indonesia-Prancis

Menpora Erick Thohir menegaskan pentingnya diplomasi olahraga dalam memperkuat hubungan antarnegara

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile