Duel Ketat Lawan Tuan Rumah, Komet/Banyu Sukses Rebut Emas ASEAN Para Games 2025 Thailand

Minggu, 25 Januari 2026
Bagikan:
Duet maut Komet Akbar dan Banyu Tri Mulyo berhasil membungkam wakil tuan rumah Thailand C. Punpoo/B.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Duet maut Komet Akbar dan Banyu Tri Mulyo berhasil membungkam wakil tuan rumah Thailand C. Punpoo/B.(foto:Andre/kemenpora.go.id)

Nakhon Ratchasima: Duet maut Komet Akbar dan Banyu Tri Mulyo berhasil membungkam wakil tuan rumah Thailand C. Punpoo/B. Sillapakong dihadapan publiknya sendiri pada laga final para tenis meja ASEAN Para Games 2026 Thailand yang berlangsung di 4th Floor Central Plaza Nakhon Ratchasima.

Komet/Banyu berhasil memastikan medali emas nomor Men's Double Class MD18 usai mengakhiri tiga laga langsung dengan skor telak 11-4, 11-5 dan 11,9. 

"Tadi memang sangat ketat ya soalnya kita lawan tuan rumah dan mereka masih muda juga jam terbangnya sudah sampai di paralimpik, mereka salah satu rival kita yang paling berat di Asia Tenggara," ujar Komet usai pertandingan, Minggu (25/1) sore. 

"Mereka pasti lebih ngotot karena kan tuan rumah pasti pengen kalahin wakil Indonesia, apalagi kita kalau di para tenis meja ini sering juara umum jadi mungkin cita-cita mereka buat kalahin kita," imbuh Banyu yang juga meraih perunggu di nomor Men's Single TT8.

Berkat usaha keras Komet/Banyu, kontingen Indonesia kembali menambah medali emasnya. Menurutnya, persiapan tim para tenis meja sudah sangat matang hingga bisa meraih prestasi hingga ke titik tertinggi. Di nomor ini duet keduanya memang ditargetkan meraih medali emas.

"Kita ditargetkan memang medali emas, jadi persiapan kita memang luar biasa, NPC pelatnasnya jalan terus hampir satu tahun dan kita latihan tiap hari benar-benar digenjot apalagi Thailand sebagai tuan rumah pasti kita persiapkan dengan matang untuk hari ini," urai Komet yang juga telah meraih dua emas dan satu perak APG Thailand ini.

Usai laga di Thailand, kedua langsung mempersiapkan pelatnas untuk ASIAN Para Games 2026, mereka berharap bisa lolos kualifikasi untuk laga tertinggi olahraga di dunia Paralimpiade 2028 LA mendatang.

"Untuk target paling dekat mungkin kami langsung latihan lagi di pelatnas untuk laga di Jepang semoga dapat hasil maksimal, kami berharap juga lolos ke Paralimpiade 2028 mendatang," ujar Komet, pemuda asal Pomalaa, Sulawesi Tenggara ini.

"Kami persembahkan medali emas ini untuk orang tua, anak istri saya karena dukungan mereka luar biasa bahkan saya jarang pulang. NPC Indonesia bisa dibilang rumah para atlet karena saya juga jrang pulang. Kami berusaha keras mempersembahkan emas ini untuk bangsa Indonesia," pungkasnya. (ben)

Ketegasan Menpora Erick Thohir dalam menyikapi kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet mendapat dukungan dari Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari. (foto:dok/kemenpora.go.id)
Selasa, 03 Maret 2026

Dukung Ketegasan Menpora Erick, Ketua Umum NOC Indonesia Kawal Investigasi Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Atlet Panjat TebingTanpa Kompromi

Ketegasan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dalam menyikapi kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang terjadi di pelatihan nasional (pelatnas) cabang olahraga panjat tebing, dengan mengawal proses investigasi internal oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dan mendorong sanksi berat jika terduga pelaku terbukti bersalah, mendapat dukungan dari Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengapresiasi langkah cepat Menpora terkait kasus pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet. (foto:istimewa)
Senin, 02 Maret 2026

Apresiasi Langkah Cepat Menpora Erick, Kementerian PPPA Dorong Penguatan Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual di Lingkungan Olahraga

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mengapresiasi langkah cepat Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora) Erick Thohir dalam menyikapi kasus pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang dialami atlet panjat tebing Indonesia.

Kemenpora RI bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) terkait dugaan pelecehan seksual dan kekerasan kepada atlet mendapat dukungan KONI Pusat.(foto:dok/kemenpora.go.id)
Senin, 02 Maret 2026

KONI Pusat Dukung Menpora Erick Lindungi Atlet dan Dorong Sanksi Tegas Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Cabor Panjat Tebing

Upaya pencarian fakta oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) terkait dugaan pelecehan seksual dan kekerasan kepada atlet yang dilakukan oknum pelatih berinisial HB mendapat dukungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)Pusat.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Menpora Erick Hadiri Kejuraan Asian Cadet and Junior Fencing 2026
Jumat, 27 Februari 2026

Menpora Erick Hadiri Kejuraan Asian Cadet and Junior Fencing 2026

Menpora Erick Thohir hadiri Asian Cadet and Junior Fencing Championship 2026 di JICC, Jumat (27/2/2026).

Silaturahmi dengan Media, Menpora Erick Sampaikan Program Besar Kemenpora
Selasa, 24 Februari 2026

Silaturahmi dengan Media, Menpora Erick Sampaikan Program Besar Kemenpora

Menpora Erick Thohir melakukan silaturahmi dengan media, Selasa (24/2) malam.

Menpora Erick Bertemu dengan Dubes Indonesia untuk Malaysia, Bahas SEA Games 2027
Jumat, 20 Februari 2026

Menpora Erick Bertemu dengan Dubes Indonesia untuk Malaysia, Bahas SEA Games 2027

Menpora Erick Thohir bertemu Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Malaysia Raden Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile