Portal Sportstars.id Dilaunching, Menpora Amali Harap Dapat Berkontribusi Informasikan Kegiatan Olahraga

Selasa, 25 Mei 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menghadiri peluncuran portal olahraga Sportstars.id yang dibarengi dengan diskusi seputar olahraga bertema "Kebangkitan Olahraga di Tengah Pandemi" di Jakarta Concert Hall, iNews T
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menghadiri peluncuran portal olahraga Sportstars.id yang dibarengi dengan diskusi seputar olahraga bertema "Kebangkitan Olahraga di Tengah Pandemi" di Jakarta Concert Hall, iNews T

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menghadiri peluncuran portal olahraga Sportstars.id yang dibarengi dengan diskusi seputar olahraga bertema "Kebangkitan Olahraga di Tengah Pandemi" di Jakarta Concert Hall, iNews Tower, Jakarta Pusat, Selasa (25/5) siang. 

Hadir dalam acara ini Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia  (KONI) Marciano Norman dan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. 

Pada kesempatan ini, Menpora Amali yang diberi waktu untuk menjadi pembicara kunci atau keynote speaker mengapresiasi dan menyambut baik lahirnya portal Sporstars.id. Pasalnya, dengan adanya portal berita khusus olahraga ini maka kegiatan-kegiatan keolahragaan akan terpublikasikan kepada masyarakat. 

"Kalau ditanya apa perasaan saya? Saya orang yang paling senang dengan Sportstars.id ini dilaunching pada sore hari ini. Artinya ini membantu pekerjaan kami mempublikasikan, menginformasikan kepada masyarakat tentang kegiatan olahraga yang ada," kata Menpora Amali. 

Menurut Menpora Amali, kegiatan olahraga cukup banyak dan variatif. Namun publik tidak banyak tahu karena terbatasnya informasi yang didapatkan. 

"Karena itu Sportstars.id kami sangat harapkan untuk bisa berkontribusi secara maksimal untuk mensosialisasikan menginformasikan berbagai kegiatan keolahragaan. Pemerintah mengapresiasi dan berterima kasih," pungkasnya. 

Disisi lain, lanjut Menpora Amali, saat ini pemerintah melalui Kemenpora tengah menyusun desain besar atau grand design olahraga nasional sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang meminta agar pola pembinaan olahraga prestasi nasional direview total. 

"Saya kira arahan bapak presiden, pak Jokowi ini kita sambut, semua kita kerja bersama-sama. Kemudian Komite Olimpiade dan cabor-cabor khususnya cabor yang digemari masyarakat khususnya sepkbola kita dorong terus. Tapi apapun upaya pemerintah, upaya kami sekeras apapun pemerintah atau kami melakukan berbagai usaha tanpa terinformasi kepada masyarakat pasti masyarakat tidak akan tahu banyak tentang kegiatan olahraga," jelasnya. 

Menpora Amali kemudian memaparkan terkait desain besar olahraga nasional yang telah disusun bersama KONI Pusat dan berbagai stakeholder olahraga terutama guru besar, praktisi dan pelaku olahraga. Target utama desain besarini adalah sukses olimpiade. 

"Target kita sampai 2045 posisi Indonesia dalam perencanaan itu olimpiade 2044 kita sudah menyiapkan Indonesia harus masuk di 5 besar dunia. Tentu ini bukan pekerjaan yang ringan," ucapnya. 

Hal itu bukanlah tanpa dasar melainkan sudah melalui riset dan hitung-hitungan dengan mengundang para profesor, akademisi dan praktisi dari berbagai perguruan tinggi serta pelaku-pelaku olahraga. 

Menurut Menpora Amali, ada tiga tema besar yang termuat dalam desain besar olahrga nasional antara lain sport science, sposrt industry dan sport tourism. 

Untuk sport science, kata Menpora Amali, sangat butuhkan untuk peningkatan prestasi olahraga dengan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. 

"Sport industry, olahraga harus menjadi industri. Kalau olahraga tidak kita dorong ke arah industri maka itu akan berpengaruh terhadap pembinaan prestasi," pungkasnya. 

Menpora Amali menegaskan bahwa pemerintah tidak akan secara terus-menerus mengeluarkan dana dari APBN untuk membina olahraga. Oleh karena itu maka upaya untuk mendorong ke arah industri harus dilakukan sehingga semua orang bisa hidup industri olaharga. 

"Salah satu problem sekarang ketika saya berkeliling ke Pelatnas-pelatnas apa yang disampaikan oleh mereka. Pak bagaimana nasib kami setelah tidak berprestasi? cabang olahraga manapun pasti menyampaikan itu. Berapa yang bisa ditampung menjadi pegawai negeri, berapa yang bisa masuk ke TNI, Polri. Tidak banyak. Oleh karena itu mereka harus diberi untuk kehidupan mereka," jelasnya. 

Sementara ketiga adalah sportourism,  menurut dia, beberapa negara sudah menjadikan sportourism untuk devisa negara salah satunya Thailand. "Saya senang tadi melihat bagaimana MNC Group mengembangkan KEK wisata yang ada di Lido. Dan ada fasilitas sport-nya. Saya kira itu pasti akan menjadi daya tarik buat para turis bagi yang ada dalam negeri maupun luar negeri untuk datang ke tempat itu. Dan itu ekonominya akan luar biasa," pungkasnya Menpora Amali.(ded)

Wamenpora RI Taufik Hidayat menyampaikan apresiasi atas kehadiran perwakilan klub olahraga dan atlet dalam Champions Stage by INA Sports pada ISS di JICC, Minggu (13/9) sore.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Minggu, 13 September 2026

Wamenpora Taufik Apresiasi Klub Olahraga dan Atlet Berbagi Kisah Menjadi Juara dalam Champions Stage ISS 2026

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI Taufik Hidayat mewakili Menpora Erick Thohir menyampaikan apresiasi atas kehadiran perwakilan klub olahraga dan atlet dalam Champions Stage by INA Sports pada Indonesia Sports Summit di Jakarta International Convention Center (JICC), Minggu (13/9) sore.

Federasi sepak bola Indonesia (PSSI) dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menjalin kerja sama dengan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), Minggu (13/9) siang. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Minggu, 13 September 2026

Satukan Dunia Olahraga dan Industri Kreatif, PSSI-PT LIB Jalin Kerja Sama dengan LMKN di Panggung ISS 2026

Federasi sepak bola Indonesia (PSSI) dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menjalin kerja sama dengan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), Minggu (13/9) siang. Kerja sama ini ditandai penandatanganan memorandum of understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman dalam panggung Main Forum Indonesia Sports Summit 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).

Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 resmi berakhir di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Penutupan berlangsung meriah dengan penampilan Tulus yang sukses menghibur ribuan pengunjung. (dok.Gilang/Kemenpora)
Minggu, 13 September 2026

Penampilan Spektakuler Tulus Tutup Indonesia Sports Summit 2026 di JICC

Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 resmi berakhir di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Penutupan berlangsung meriah dengan penampilan Tulus yang sukses menghibur ribuan pengunjung.

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Saskia Mayesa, anak umur 4 tahun yang menginspirasi pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.(dok.Suci/Kemenpora)
Jumat, 11 September 2026

Kehilangan Orang Tua di Usia 2 Tahun, Semangat Belajar Saskia Tak Pernah Padam

Saskia Mayesa, 4 tahun, yang dengan penuh percaya diri mampu melafalkan Surat Al-Fatihah di hadapan para tamu undangan pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.

Menjadi atlet profesional bukan berarti harus mengesampingkan pendidikan. Justru, pendidikan menjadi bekal penting bagi atlet untuk menghadapi kehidupan setelah karier olahraga berakhir. (foto: Bagus/Kemenpora
Kamis, 10 September 2026

Pesan Cokorda Raka untuk Anak Muda: Olahraga dan Pendidikan Harus Jalan Beriringan

Menjadi atlet profesional bukan berarti harus mengesampingkan pendidikan. Justru, pendidikan menjadi bekal penting bagi atlet untuk menghadapi kehidupan setelah karier olahraga berakhir.

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.
Rabu, 02 September 2026

Kenzie Bawa Isu Hankam Lebih Dekat ke Anak Muda

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.

Menpora Erick Dampingi Presiden Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026
Rabu, 09 September 2026

Menpora Erick Dampingi Presiden Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026

Pelepasan ini menegaskan dukungan penuh negara kepada Tim Indonesia untuk memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama bangsa di Asian Games 2026.

Menpora Erick Hadiri Upacara Pengukuhan 430 Atlet Kontingen Indonesia yang Bertanding di Asian Games 2026
Rabu, 09 September 2026

Menpora Erick Hadiri Upacara Pengukuhan 430 Atlet Kontingen Indonesia yang Bertanding di Asian Games 2026

Pengukuhan ini menjadi penanda dimulainya perjuangan resmi Tim Indonesia di Asian Games 2026, sekaligus wujud komitmen bersama untuk menorehkan prestasi yang lebih baik dari edisi-edisi sebelumnya.

Kemenpora Gelar Upacara Memperingati Haornas Ke-43
Rabu, 09 September 2026

Kemenpora Gelar Upacara Memperingati Haornas Ke-43

Peringatan Haornas ke-43 menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa untuk bergerak bersama membangun budaya hidup aktif dan bugar sebagai bagian dari pembangunan nasional.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop ISS 2026 Banner mobile ISS 2026