Rakor Tingkat Menteri Terkait Desain Besar Olahraga Nasional, Menpora Amali: Indonesia Target Tembus Peringkat 5 Olimpiade

Jumat, 21 Mei 2021
Bagikan:
Menpora Zainudin Amali menghadiri dalam Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat Menteri dengan agenda Finalisasi Payung Hukum Desain Besar Olahraga Nasional dari Sitroom Lt.9 Kemenpora, Jumat (21/4) pagi. Menpora Amali berharap  Indonesia bisa menembus peringkat
Menpora Zainudin Amali menghadiri dalam Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat Menteri dengan agenda Finalisasi Payung Hukum Desain Besar Olahraga Nasional dari Sitroom Lt.9 Kemenpora, Jumat (21/4) pagi. Menpora Amali berharap Indonesia bisa menembus peringkat

Jakarta: Menpora Zainudin Amali menghadiri dalam Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat Menteri dengan agenda Finalisasi Payung Hukum Desain Besar Olahraga Nasional dari Sitroom Lt.9 Kemenpora, Jumat (21/4) pagi. Menpora Amali berharap  Indonesia bisa menembus peringkat lima besar pada Olimpiade 2044.

Rakor yang dipimpin langsung oleh Menko PMK Muhadjir Effendy, Menpora Amali memaparkan Grand Design Olahraga Nasional. Menurutnya, lahirnya Grand Design Olahraga Nasional didasari oleh arahan presiden saat sambutan pada peringatan (Hari Olahraga Nasional) ke-37 pada 9 September kemarin.

'Pada arahanya, Presiden minta untuk melakukan review total terhadap ekosistem prestasi olahraga nasional.  Atas dasar ini, kemudian melahirkan Grand Design Olahraga Nasional yang sudah dipresentasikan pada rapat terbatas tanggal 15 Maret 2021,"  kata Zainudin Amali.

Lebih lanjut ia mengatakan dalam meraih prestasi dibutuhkan minimum 10 tahun latihan untuk mengantarkan atlet menuju podium internasional. "Sasaran utama kita adalah Olimpiade. Asian Games dan Sea Gemes menjadi sasaran antara saja. Dari diskusi bersama dengan profesor,  guru besar dan  stakeholder olahraga maka kita memutuskan bahwa kita akan memprioritaskan cabang-cabang olahraga yang mengandalkan akurasi dan teknik," jelasnya.

Dalam Grand Design Olahraga Nasional, pemerintah menargetkan sampai tahun 2045 yakni 100 tahun Indonesia merdeka. "Cita-cita kita di tahun 2044 pada saat dilaksanakan Olimpiade,  partispasi olahraga kita sudah mencapai 70%, siswa aktif berolahraga sudah mencapai 30%. Dan peringkat 6 besar untuk Olimpiade dan Paralimpiade bahkan kita menuju ke 5 besar," ucapnya.

"Pada Olimpiade 2032 apabila kita menjadi tuan rumah dan menang bidding, kita tidak ingin hanya sukses secara penyelenggaraan tapi juga kita ingin sukses  prestasi, sebagaimana yang sudah dibuktikan pada Asian Games 2018. Dan dari hitungan kita dengan para ahli ini sangat memungkinkan. Dan yang penting kita terkonsentrasi kepada apa yang akan kita lakukan," lanjutnya 

Menurutnya, untuk sukses prestasi olimpiade  tentu ada tahapanya. Tahapan di tahun 2021-2024, Indonesia akan mengalami dua olimpiade yaitu Olimpiade Takyo 2021 dan Olimpiade Paris  2024. Untuk ajang Olimpiade, ada 14 cabor yang diutamakan dalam desain besar olahraga nasional.  Cabor itu adalah bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, panahan, menembak, wushu, karate, taekwondo, balap sepeda, atletik, renang, senam artistik, dan pencak silat. 

Usai memberikan paparan grand design, ada beberapa  masukan dari beberapa menteri yang mengikuti rakor tesebut. "Intinya kita berharap desain ini didukung oleh semua pihak, termasuk dari kementerian terkait.  Dan  masukan beberapa menteri yang hadir dan kami akan jadikan bahan untuk melengkapi," tutup Menpora  Amali. (rep)

Menpora RI Erick Thohir mengapresiasi penyelenggaraan Turnamen Rosiade Padel 2026 Series 3 yang mencatatkan Rekor MURI di Crown Padel Alam Sutera, Tangerang, Sabtu (7/11). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 07 November 2026

Menpora Erick Apresiasi Turnamen Rosiade Padel 2026 Series 3 yang Raih Rekor MURI

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mengapresiasi penyelenggaraan Turnamen Rosiade Padel 2026 Series 3 yang sukses menarik perhatian publik dan resmi mencatatkan Rekor MURI di Crown Padel Alam Sutera, Tangerang, Sabtu (7/11).

Menpora Erick menghadiri pameran foto karya fotografer olahraga senior Tjandra Moh Amin (56) yang bertajuk Spirit de Indonesia di Jakarta, Jumat (6/11). (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 07 November 2026

Hadir di Pameran Foto Spirit de Indonesia, Menpora Erick: Dunia Fotografi Harus Bertransformasi Agar Tetap Bertahan

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menekankan pentingnya bagi para pelaku seni, khususnya fotografer olahraga, untuk terus beradaptasi dengan perkembangan era digitalisasi yang bergerak cepat.

Menpora Erick menghadiri pelantikan Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (PP Hikmahbudhi) periode 2026-2028 di Kemenpora, Jakarta, Kamis (5/11). (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 06 November 2026

Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menegaskan bahwa generasi muda dan organisasi kepemudaan memiliki peran strategis sebagai agen perubahan untuk mengawal pembangunan nasional dan memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.(dok.Gilang/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Kelas Bahasa hingga Beasiswa, Fira Ajak Pemuda Indonesia “Tumbuh”

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Di Indonesia Youth Summit 2026, Jerhemy Owen: Peduli Lingkungan Bukan Lagi Pilihan
Rabu, 04 November 2026

Di Indonesia Youth Summit 2026, Jerhemy Owen: Peduli Lingkungan Bukan Lagi Pilihan

Kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup berhenti pada kesadaran, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata. Pesan tersebut mengemuka dalam rangkaian hari pertama Indonesia Youth Summit (IYS) 2026.

David Chua Dorong Penguatan Peran Pemuda dalam Kepemimpinan Masa Depan
Rabu, 04 November 2026

David Chua Dorong Penguatan Peran Pemuda dalam Kepemimpinan Masa Depan

Pemberdayaan pemuda menjadi salah satu kunci dalam membangun kepemimpinan masa depan. Hal tersebut disampaikan CEO National Youth Council Singapore, David Chua, dalam sesi “Empowering Youth, Strengthening Leadership: Lessons from SIYLEP”.

Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di Indonesia Youth Summit 2026
Rabu, 04 November 2026

Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di Indonesia Youth Summit 2026

Aktris sekaligus host dan wellness enthusiast Fanny Ghassani bersama Psikolog Samanta Clara Elsener mengajak generasi muda untuk lebih mengenali diri sendiri daripada sibuk mendiagnosis diri.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026. Banner website HSP 2026.