Sambut Kedatangan Kontingen Paralimpiade Indonesia, Menpora Dito: Terima Kasih Telah Mengukir Sejarah

Selasa, 10 September 2024
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo menyambut kedatangan Kontingen Paralimpiade Indonesia kembali ke Tanah Air, Selasa (10/9) sore. Sebanyak 35 atlet kembali ke Tanah Air setelah berlaga membawa nama Indonesia dalam Paralimpiade Paris
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo menyambut kedatangan Kontingen Paralimpiade Indonesia kembali ke Tanah Air, Selasa (10/9) sore. Sebanyak 35 atlet kembali ke Tanah Air setelah berlaga membawa nama Indonesia dalam Paralimpiade Paris

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo menyambut kedatangan Kontingen Paralimpiade Indonesia kembali ke Tanah Air, Selasa (10/9) sore. Sebanyak 35 atlet kembali ke Tanah Air setelah berlaga membawa nama Indonesia dalam Paralimpiade Paris 2024 yang berlangsung selama 12 hari, 28 Agustus sampai 8 September 2024.

Menpora Dito mengalungkan bunga kepada satu per satu atlet yang tiba di Gedung VVIP Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Dalam kesempatan itu Menpora didampingi Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Senny Marbun dan Chef de Mission (CdM) Kontingen Paralimpiade Indonesia Reda Manthovani. 

"Selamat datang kepada kontingen Indonesia Paralimpiade 2024. Kepada para atlet, para pelatih dan ofisial, selamat datang kembali di Tanah Air," ujar Menpora Dito.

Menpora memberikan apresiasi atas perjuangan para atlet Indonesia. Pasalnya para atlet berhasil pulang membawa pulang 14 medali, yang merupakan pencapaian terbanyak Indonesia selama keikutsertaan dalam Paralimpiade.

Tiga cabang olahraga (cabor) menyumbang medali untuk Indonesia. Dari cabang bulu tangkis, medali emas didulang pasangan Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila di nomor ganda campuran SL3-SU5. Medali perak diraih Qonitah Ikhtiar Syakuroh di nomor tunggal putri SL 3, pasangan Fredy Setiawan/Khalimatus Sadiyah di nomor ganda campuran SL3-SU5, Leani Ratri Oktilla di tunggal putri SL4 dan Suryo Nugroho tunggal putra SU5. 

Sementara perunggu diraih pasangan Subhan/Rina Marlina di nomor ganda campuran SH6, Dheva Anrimusthi di tunggal putra SU5, dan Fredy Setiawan pada tunggal putra SL4.

Kemudian di cabor boccia, medali perak diraih Muhammad Bintang Satria pada nomor perorangan putra BC2 serta dari nomor tim campuran BC1/BC1 oleh Muhamad Afrizal Syafa, Felix Ardhi Yudha, dan Gischa Zayana. Sementara medali perunggu dipersembahkan Gischa Zayana di nomor perorangan putri BC2 dan Muhamad Afrizal Syafa di nomor perorangan putra BC1.

Sedangkan di cabor atletik medali perak diraih Saptoyogo Purnomo di nomor lari 100 meter T37 putra. Sapto mempersembahkan medali perak dengan catatan waktu 11,26 detik. Prestasi ini diikuti Karisma Evi Tiarani yang meraih perak di nomor lari 100 T63 putri. Hebatnya, Karisma memecahkan rekor dunia T42 dengan catatan waktu 14,26 detik.

"Selain perolehan medali terbanyak, ini juga kontingennya atlet terbanyak yang lolos kualifikasi Paralimpiade," tutur Menpora Dito. 

Lebih lanjut Menpora bersyukur lantaran Kontingen Indonesia sukses melampaui capaian target yang sudah dipasang saat pengukuhan dan pelepasan sebelumnya. Dari target satu emas, dua perak, dan tiga perunggu, Indonesia sukses mengukir sejarah membawa pulang satu emas, delapan perak, dan lima perunggu. 

"Saya mewakili pemerintah mengucapkan banyak terima kasih karena sudah mengukir sejarah, menorehkan motivasi, dan yang paling penting adalah kalian semua adalah inspirasi khususnya buat generasi muda dan juga seluruh masyarakat Indonesia. Bahwa ketika kita punya semangat, kita pasti bisa," tutur Menpora Dito.

Menpora berharap pencapaian ini merupakan awal dari peningkatan signifikan perolehan medali Indonesia pada Paralimpiade berikutnya di tahun 2028. Khususnya menambah medali emas dan cabang olahraga (cabor) yang menyumbang medali. 

"Kali ini tiga cabang olahraga yang mendapatkan medali. Atletik, badminton, dan boccia. Semoga Paralimpiade selanjutnya minimal enam cabang olahraga," tegas Menpora Dito. (luk)

Ketegasan Menpora Erick Thohir dalam menyikapi kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet mendapat dukungan dari Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari. (foto:dok/kemenpora.go.id)
Selasa, 03 Maret 2026

Dukung Ketegasan Menpora Erick, Ketua Umum NOC Indonesia Kawal Investigasi Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Atlet Panjat TebingTanpa Kompromi

Ketegasan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dalam menyikapi kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang terjadi di pelatihan nasional (pelatnas) cabang olahraga panjat tebing, dengan mengawal proses investigasi internal oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dan mendorong sanksi berat jika terduga pelaku terbukti bersalah, mendapat dukungan dari Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengapresiasi langkah cepat Menpora terkait kasus pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet. (foto:istimewa)
Senin, 02 Maret 2026

Apresiasi Langkah Cepat Menpora Erick, Kementerian PPPA Dorong Penguatan Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual di Lingkungan Olahraga

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mengapresiasi langkah cepat Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora) Erick Thohir dalam menyikapi kasus pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang dialami atlet panjat tebing Indonesia.

Kemenpora RI bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) terkait dugaan pelecehan seksual dan kekerasan kepada atlet mendapat dukungan KONI Pusat.(foto:dok/kemenpora.go.id)
Senin, 02 Maret 2026

KONI Pusat Dukung Menpora Erick Lindungi Atlet dan Dorong Sanksi Tegas Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Cabor Panjat Tebing

Upaya pencarian fakta oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) terkait dugaan pelecehan seksual dan kekerasan kepada atlet yang dilakukan oknum pelatih berinisial HB mendapat dukungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)Pusat.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Menpora Erick Hadiri Kejuraan Asian Cadet and Junior Fencing 2026
Jumat, 27 Februari 2026

Menpora Erick Hadiri Kejuraan Asian Cadet and Junior Fencing 2026

Menpora Erick Thohir hadiri Asian Cadet and Junior Fencing Championship 2026 di JICC, Jumat (27/2/2026).

Silaturahmi dengan Media, Menpora Erick Sampaikan Program Besar Kemenpora
Selasa, 24 Februari 2026

Silaturahmi dengan Media, Menpora Erick Sampaikan Program Besar Kemenpora

Menpora Erick Thohir melakukan silaturahmi dengan media, Selasa (24/2) malam.

Menpora Erick Bertemu dengan Dubes Indonesia untuk Malaysia, Bahas SEA Games 2027
Jumat, 20 Februari 2026

Menpora Erick Bertemu dengan Dubes Indonesia untuk Malaysia, Bahas SEA Games 2027

Menpora Erick Thohir bertemu Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Malaysia Raden Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile