Menpora Dito Harap Tradisi Pacuan Kuda Rakyat di Kebumen Berdampak Terhadap Roda Perekonomian Masyarakat

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, berharap kejuaraan pacuan kuda rakyat yang digelar di Kebumen dapat lebih sering dilaksanakan untuk menggerakkan roda perekonomian rakyat di Kebumen.

Menpora Dito Harap Tradisi Pacuan Kuda Rakyat di Kebumen Berdampak Terhadap Roda Perekonomian Masyarakat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, berharap kejuaraan pacuan kuda rakyat yang digelar di Kebumen dapat lebih sering dilaksanakan untuk menggerakkan roda perekonomian rakyat di Kebumen.(foto:bagus/kemenpora.go.id)

Kebumen: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, berharap kejuaraan pacuan kuda rakyat yang digelar di Kebumen dapat lebih sering dilaksanakan untuk menggerakkan roda perekonomian rakyat di Kebumen.

"Saya harap kejuaraan seperti ini setahun bisa dua kali diselenggarakan, ke depan konsepnya bisa diiringi dengan budaya dan kesenian seperti band," kata Menpora Dito usai menyaksikan final pacuan kuda di Lapangan Pacuan Kuda, Desa Tegalrejo, Ambalresmi, Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (27/4).

Menpora Dito, mengaku senang melihat antusiasme masyarakat untuk menyaksikan kejuaraan yang sudah melegenda di tengah masyarakat Kebumen puluhan tahun ini.

"Pacuan kuda ini sudah ada sejak tahun 1956, ini adalah kebudayaan yang sangat bagus mengkombinasi antara budaya dan rohani karena berkuda adalah sunah rosul, sehingga meningkatkan kecintaan kita kepada agama kita," papar Menpora Dito yang didampingi Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta dan Sesdep Pembudayaan Olahraga Suyadi Pawiro.

"Ini juga animo masyarakat Kebumen dari ujung sana sampai ujung sini sangat luar biasa, seperti menonton sepakbola di stadion, terinfo sebanyak 30 ribu penonton memadati pinggiran lintasan pacuan," urai Menpora Dito.

Dengan lebih dari sekali dalam setahun, even ini bisa menggerakkan ekonomi khususnya untuk masyarakat di Kebumen dan Jawa Tengah.

"Karena hal ini seperti ini saya lihat ada UMKM nya yang mengelilingi sepanjang lintasan, jadi even ini bisa juga menggerakkan roda ekonomi di Kebumen, pak Bupati harus semangat kita support," tutur Menpora Dito.

"Saya harap dengan adanya dukungan dan atensi dari pemerintah pusat. Even-even seperti ini bisa kita kemas lebih meriah agar lebih guyub bersama rakyat, masyarakat lebih senang dan bahagia berkumpul bersama saudara. Untuk itu saya tidak berlama-lama untuk hadir disini," pungkas Menpora Dito.

Tradisi pacuan kuda masyarakat pesisir Kebumen ini diselenggarakan rutin setiap libur Lebaran. Tradisi ini sudah berlangsung sejak tahun 1956 dan tidak pernah sepi penonton baik dari dalam dan luar Kebumen.

"Alhamdulillah pertumbuhan ekonomi kabupaten Kebumen saat ini sudah cukup baik 5,7 lebih tinggi dari provinsi, ini menunjukkan semangat masyarakat Kebumen meraih sukses sangat luar biasa," tambah Bupati Kebumen Arif Sugiyanto. (ben)

BAGIKAN :
PELAYANAN